KOMPAS.com - Publicis Groupe [Euronext Paris FR0000130577, CAC 40] resmi menandatangani perjanjian untuk mengakuisisi HEPMIL Media Group, agensi asal Asia Tenggara yang dikenal lewat beragam konten digital, media sosial, dan kolaborasi influencer yang kreatif serta berpengaruh luas, Singapura, Rabu (29/10/2025).
HEPMIL saat ini melayani lebih dari 450 merek global dan regional, dengan jaringan lebih dari 3.000 kreator berpengaruh dan terkemuka yang menjangkau lebih dari 1 miliar audiens di enam pasar utama Asia Tenggara.
Didirikan di Singapura pada 2015, HEPMIL tumbuh dari platform hiburan digital populer SGAG (2012), yang kemudian berkembang menjadi MGAG dan PGAG — ekosistem konten digital dengan lebih dari 70 juta pengikut yang kini dikenal luas di Asia Tenggara. Melalui pendekatan creator-first, storytelling yang relevan secara budaya, serta kemitraan jangka panjang dengan kreator melalui HEPMIL Creators Network (HCN), agensi ini telah mencatat pertumbuhan dua digit secara konsisten sejak berdiri.
Berdasarkan proyeksi industri, pasar influencer marketing di Asia Tenggara diperkirakan akan tumbuh 12–15% dalam lima tahun ke depan, dengan nilai belanja yang diproyeksikan akan menembus USD 1,4 miliar pada 2030.
HEPMIL memiliki keunggulan dalam membangun komunitas digital, memberdayakan kreator lokal, dan menghadirkan konten bermerek yang selaras dengan karakter masing-masing platform, sehingga mampu menciptakan interaksi yang kuat dengan audiens sekaligus mendorong pertumbuhan bisnis bagi para klien.
Dengan menggabungkan keunggulan HEPMIL tersebut dengan kekuatan analitik dan teknologi data milik Publicis Groupe melalui Lotame dan Epsilon ID Graph, yang mencakup lebih dari 800 juta profil konsumen di Asia Tenggara. Langkah ini membuka peluang baru bagi Publicis Groupe untuk memperkuat posisinya sebagai pelopor dalam menghadirkan solusi influencer marketing berbasis identitas (ID-driven influencer marketing), sejalan dengan pergeseran strategi para pemasar dan merek yang kini semakin berfokus pada pendekatan social-first.
Langkah strategis ini akan semakin memperkuat nilai bagi klien Publicis Groupe, dengan menghadirkan praktik kreator terintegrasi di Asia Tenggara yang mampu:
Arthur Sadoun, selaku Chairman & CEO Publicis Groupe, menyampaikan: “Setelah akuisisi Influential dan Captiv8, kami terus memperkuat posisi sebagai pemimpin dalam platform influencer marketing global. Kehadiran HEPMIL di Asia Tenggara menandai langkah penting berikutnya, menghadirkan solusi end-to-end pertama di kawasan ini yang mengintegrasikan strategi sosial, manajemen influencer, dan konten lintas platform, semuanya didukung oleh data dan berfokus pada hasil bisnis nyata. Kami sangat senang menyambut tim luar biasa HEPMIL ke dalam keluarga besar Publicis.”
Amrita Randhawa, selaku CEO Publicis Groupe Singapura dan Asia Tenggara, menambahkan: “HEPMIL telah membuktikan bahwa konten yang autentik dan relevan secara budaya mampu memperkuat hubungan antara merek dan konsumen. Sekarang, dengan dukungan teknologi, data, dan AI milik Publicis, kami akan memastikan setiap investasi klien di ranah sosial dan influencer benar-benar memberikan hasil yang nyata dan terukur di seluruh Asia Tenggara.”
Sementara itu, Karl Mak, selaku CEO dan Co-founder HEPMIL Media Group, mengatakan: “HEPMIL lahir dari mimpi kecil di kampus Singapore Management University, dan kini kami memasuki babak baru yang lebih besar. Dengan bergabung bersama Publicis Groupe, kami siap membuka peluang baru untuk menciptakan nilai lebih besar bagi klien, mitra kreator, dan tim kami di seluruh kawasan.”
HEPMIL akan tetap beroperasi dengan mereknya sendiri dan akan bekerja sama erat dengan tim Publicis Groupe di seluruh Asia Tenggara. Transaksi ini masih menunggu penyelesaian syarat-syarat penutupan sesuai ketentuan yang berlaku.