Advertorial

Taman Safari Indonesia Hadiahkan Wuling Air EV Lite untuk Pemenang IAPVC 2025

Kompas.com - 09/11/2025, 13:36 WIB

KOMPAS.com – Taman Safari Indonesia (TSI) resmi menutup rangkaian International Animal Photo & Video Competition (IAPVC) ke-34 melalui malam penghargaan yang digelar di MGP Space, SCBD Jakarta, Sabtu (8/11/2025).

Mengusung tema “The Picture of Nature’s Secret”, ajang tahunan itu menjadi wadah apresiasi bagi para fotografer dan videografer yang telah mengabadikan keindahan serta pesan pelestarian satwa liar melalui karya visual yang inspiratif.

Tahun ini, IAPVC mencatat rekor baru dengan 26.291 karya dari 9.115 peserta atau meningkat 10 persen jika dibandingkan tahun sebelumnya.

Antusiasme itu menunjukkan tingginya kepedulian masyarakat terhadap konservasi satwa dan sekaligus membuktikan bahwa kamera dan ponsel kini menjadi sarana efektif untuk menyuarakan pesan pelestarian alam.

Taman Safari Indonesia berkomitmen menjadikan ajang tersebut sebagai platform kreatif yang memadukan seni, edukasi, dan aksi nyata dalam mendukung keberlanjutan bumi.

Sorotan utama malam penghargaan jatuh kepada peraih Grand Prize IAPVC 2025 Adhitya Wibhawa. ia sukses memukau dewan juri lewat potret seekor elang dengan pencahayaan dramatis dan komposisi yang kuat.

Potret seekor elang dengan pencahayaan dramatis dan komposisi yang kuat karya pemenang Grand Prize International Animal Photo & Video Competition (IAPVC) 2025 Adhitya Wibhawa. dok. Adhitya Wibhawa Potret seekor elang dengan pencahayaan dramatis dan komposisi yang kuat karya pemenang Grand Prize International Animal Photo & Video Competition (IAPVC) 2025 Adhitya Wibhawa.

Lewat pendekatan visual yang minimalis, tetapi sarat makna, Adhitya berhasil menangkap esensi ketenangan, kekuatan, dan kesunyian alam liar.

Atas prestasinya, Taman Safari Indonesia menghadiahkan 1 unit mobil listrik Wuling Air EV Lite sebagai simbol apresiasi tertinggi bagi kreativitas dan kepedulian terhadap konservasi satwa.

Presiden Direktur Taman Safari Indonesia Aswin Sumampau mengatakan, setiap karya yang diterima seakan berbicara tentang perjuangan, keindahan, dan harapan.

“Karya para peserta mengingatkan kita bahwa konservasi bukan hanya tanggung jawab satu pihak, tetapi gerakan bersama yang lahir dari kreativitas dan kepedulian,” ujarnya dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Minggu (9/11/2025).

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau