KOMPAS.com – Di tengah proses pemulihan dan penguatan operasional, PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) tetap konsisten menunjukkan komitmen sosialnya bagi masyarakat di wilayah lingkar tambang.
Melalui program NHM Peduli, perusahaan menyalurkan bantuan revitalisasi Masjid Al-Ikhlas di Desa Sidomulyo serta membangun fasilitas air bersih di lima desa di Kecamatan Kao Barat, Kabupaten Halmahera Utara (Halut).
Peresmian program tersebut dilakukan pada Kamis (6/11/2025) oleh Wakil Bupati Halut Kasman Hi Ahmad. Ia didampingi sejumlah pejabat daerah dan perwakilan NHM.
Turut hadir Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Halut Jeffry R Hoata, Sekretaris Dewan DPRD Halut Eka Putra, lima kepala desa penerima manfaat, serta warga dan jemaah setempat.
Melalui inisiatif ini, puluhan keluarga kini memperoleh akses air bersih dan fasilitas ibadah yang lebih layak. Penerima manfaat mencakup 56 kepala keluarga (KK) di Desa Tolabit, 42 KK di Desa Makarti, 8 KK serta satu fasilitas umum (Badan Usaha Milik Desa/BUMDes) di Desa Soahukum, 50 KK dan tujuh fasilitas umum di Desa Beringin Agung, serta 47 KK di Desa Sidomulyo.
Desa Sidomulyo juga menerima renovasi Masjid Al-Ikhlas beserta dua tangki air berkapasitas 5.200 liter lengkap dengan mesin dan instalasi pipa.
Wakil Manajer NHM Peduli M Irwan Malaka mengatakan, pembangunan fasilitas air bersih dan masjid merupakan bagian dari Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM) yang menjadi prioritas perusahaan.
“Kami berharap, fasilitas ini dapat dimanfaatkan dengan baik untuk kebutuhan air bersih dan kegiatan ibadah masyarakat secara berkelanjutan. Kami juga mendorong agar sarana ini dijaga bersama sehingga manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang,” ujar Irwan, seperti dikutip dari siaran pers yang diterima Kompas.com, Senin (10/11/2025).
Wakil Bupati Halut Kasman Hi Ahmad memberi sambutan pada peresmian revitalisasi Masjid Al-Ikhlas di Desa Sidomulyo serta pembangunan fasilitas air bersih di lima desa di Kecamatan Kao Barat, Kabupaten Halmahera Utara (Halut), Kamis (6/11/2025). Ia menambahkan, setelah penandatanganan berita acara serah terima, tanggung jawab operasional dan pemeliharaan fasilitas kini menjadi kewenangan pemerintah desa setempat.
Mewakili Pemerintah Kabupaten Halut, Kasman pun mengapresiasi kontribusi NHM yang dinilai memberi dampak nyata bagi masyarakat.
“Masyarakat Halmahera Utara, khususnya di wilayah lingkar tambang, harus bersyukur memiliki industri seperti NHM yang turut berperan aktif dalam pembangunan daerah. Jika pemerintah, industri, dan masyarakat bersatu, daerah kita akan tumbuh dan maju bersama,” katanya.
Kasman juga menyampaikan terima kasih kepada jajaran direksi, manajemen, dan tim NHM Peduli, serta Haji Robert yang selama ini memberi perhatian besar pada masyarakat.
“Kiranya manfaat dari program ini berkelanjutan dan menjadi amal yang terus mengalir. Kita doakan, NHM terus berbenah dan produksinya meningkat sehingga operasionalnya kembali normal seperti tahun-tahun sebelumnya,” ujarnya.
Senada dengan itu, Camat Kao Barat Efroni Tos Hendrik, yang mewakili lima kepala desa, turut menyampaikan rasa syukur.
“Hari ini adalah momen penuh kebahagiaan bagi masyarakat Kecamatan Kao Barat. Dengan kehadiran fasilitas air bersih dan Masjid Al-Ikhlas yang baru, kami berharap, masyarakat semakin meningkatkan keimanan dan semangat membangun desa,” katanya.
Melalui inisiatif ini, NHM menegaskan peran aktif sektor industri dalam memperkuat ketahanan sosial dan pemerataan pembangunan di daerah. Inisiatif ini sejalan dengan semangat nasional untuk mewujudkan kesejahteraan yang inklusif bagi seluruh rakyat Indonesia.