Advertorial

Gerakan STEM untuk Semua Unpar Ajak Keluarga Indonesia Bereksperimen dengan Sains

Kompas.com - 12/11/2025, 09:25 WIB

KOMPAS.com - Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) meluncurkan tiga program besar terbarunya dengan mengusung semangat “STEM untuk Semua”.

Inisiatif tersebut bertujuan untuk mendekatkan dunia sains, teknologi, rekayasa (engineering), dan matematika (STEM) kepada masyarakat luas melalui berbagai kegiatan yang bersifat inspiratif, interaktif, serta inklusif.

Melalui dukungan Direktorat Diseminasi dan Pemanfaatan Sains dan Teknologi (Minatsaintek) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek), Unpar siap memperluas literasi STEM di masyarakat lewat tiga program unggulan.

Salah satunya adalah STEM Keliling atau disebut STEM-LING. Inovasi ini menghadirkan pengalaman belajar sains dan teknologi secara langsung di ruang publik.

Melalui stan interaktif, laboratorium mini portabel, simulasi teknologi, dan permainan edukatif berbasis STEM, program tersebut dirancang untuk membuat pembelajaran sains terasa lebih dekat serta menyenangkan bagi semua kalangan.

STEM-LING sendiri telah dilaksanakan tiga kali di ruang publik Kota Bandung. Pertama, di The Kings Shopping Center, Alun-Alun Bandung pada Senin (20/10/2025).

Kedua, di Taman Hutan Raya Bandung pada Senin (27/10/2025). Ketiga, di car free day Taman Cikapayang Dago, Kota Bandung pada Minggu (2/11/2025).

Setiap kegiatan diikuti oleh lebih dari 200 peserta yang terdiri dari anak-anak, orangtua, dan masyarakat umum.

Program tersebut mendapat sambutan hangat karena mampu mengubah cara masyarakat melihat sains. Mereka tak lagi memandang sains sebagai hal rumit, tetapi juga menyenangkan dan dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Program kedua yang dihadirkan Unpar adalah STEM Corner, ruang belajar interaktif yang berlokasi di Perpustakaan Unpar.

Fasilitas itu dirancang untuk menumbuhkan rasa ingin tahu dan kreativitas tidak hanya bagi mahasiswa, tetapi juga bagi guru, siswa, dan masyarakat umum.

Di dalamnya, tersedia berbagai koleksi buku dan modul edukasi STEM, media interaktif, serta alat peraga ilmiah dan robotik yang dapat digunakan untuk menunjang kegiatan belajar.

Sebagai bagian dari aktivitasnya, STEM Corner juga rutin menggelar STEM Hour, sebuah sesi diskusi dan demonstrasi eksperimen sederhana yang difasilitasi oleh dosen dan mahasiswa Unpar.

Kegiatan itu menjadi wadah berbagi pengetahuan secara langsung dan menyenangkan. STEM Corner terbuka untuk umum setiap hari Senin pukul 08.00–16.00 WIB dan setiap Sabtu pukul 08.00–15.00 WIB.

Selain dua program tersebut, Unpar juga menghadirkan Festival Unpar STEM Day, sebuah perayaan ide, inovasi, dan kreativitas bagi keluarga Indonesia.

Festival tersebut diisi dengan berbagai kegiatan menarik, seperti lokakarya pembuatan alat sains sederhana, misalnya balon melayang dan sabun buatan, pengembangan proyek ramah lingkungan, kompetisi sains orangtua dan anak, serta diskusi keluarga bertema sains dan teknologi.

Festival Unpar STEM Day juga menghadirkan kegiatan peresmian STEM Corner Unpar dan STEM-LING Unpar.

Peresmian dilakukan oleh Direktur Diseminasi dan Pemanfaatan Sains dan Teknologi Kemendiktisaintek Prof Dr Yudi Darma, SSi, MSi; Rektor Unpar Prof Ir Tri Basuki Joewono, PhD; PIC Pusdi STEM Unpar Christina Ester Manthalina Hutabarat, SSi MSi; serta Tim Pakar Hibah SEMESTA In-Saintek Kemendiktisaintek Dr Anton Timur Jaelani dan Reinard Primulando, PhD.

Festival UNPAR STEM Day juga menghadirkan lokakarya sains yang menarik dan seru bagi orangtua dan anak-anak.

Kegiatan itu dibawakan oleh Ragil Dimas Pamungkas, seorang guru dan juga kreator konten yang sering disapa dengan @Kang.Guru.IPA.

Selain itu, terdapat talk show bersama praktisi STEM, guru, dan perwakilan masyarakat.

Narasumber talk show terdiri dari dosen Mekatronika Unpar Dr Ir Christian Fredy Naa, SSi, MSi, MSc; Dosen PGSD Unpar Christina Ester Manthalina Hutabarat, SSi, MSi; Guru Biologi SMAK BPK Penabur Kota Baru Parahyangan Agus Purwanto Kaban, SSi, MSi; serta orangtua dan perwakilan komunitas masyarakat RW 2 Kelurahan Hegarmanah Kecamatan Cidadap Widya Susilawati.

Tak hanya talk show, acara juga menampilkan pameran stan yang menampilkan berbagai karya inovatif siswa dan mahasiswa dari beragam sekolah dan program studi.

Beberapa di antaranya adalah filter air, generator mini, robotik dasar, koding sederhana, dan sensor IoT.

Lebih dari 500 peserta dari berbagai sekolah, universitas, serta masyarakat umum hadir memeriahkan kegiatan yang menggabungkan unsur pembelajaran, permainan, dan eksplorasi teknologi dalam satu pengalaman yang menarik.

Melalui ketiga program tersebut, Unpar berkomitmen untuk membangun budaya literasi sains dan teknologi yang membumi dan inklusif, serta menjembatani dunia akademik dengan masyarakat luas.

Inisiatif itu sejalan dengan visi Kemendiktisaintek melalui program Sinergi Kreasi Masyarakat dan Akademisi untuk Sains dan Teknologi Nusantara (SEMESTA In-Saintek) untuk memperluas pemanfaatan sains dan teknologi di kehidupan nyata serta memperkuat partisipasi publik dalam pembangunan berbasis pengetahuan.

Dengan semangat kolaboratif, Unpar berharap gerakan tersebut dapat melahirkan generasi muda yang kritis, kreatif, dan inovatif sehingga siap menghadapi tantangan era Society 5.0 serta membangun masa depan berkelanjutan melalui sains dan teknologi.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau