KOMPAS.com - Midea Club Flash Installation Tournament 2025 ASEAN Final sukses digelar minggu ini di Foshan, China. Kompetisi tersebut merayakan puncak keterampilan profesional dan layanan terbaik yang menghadirkan kenyamanan untuk rumah-rumah di Asia Tenggara.
Setelah rangkaian kompetisi babak penyisihan di antara para installer elite dari Malaysia, Thailand, Filipina, Indonesia, dan Vietnam, peserta asal Filipina Mark Kevin Pena dinobatkan sebagai Master of Speed 2025. Ia menerima piagam kemenangan dan hadiah uang tunai 5.000 dollar AS.
Sementara itu, peserta dari Malaysia Lui Kher Sze meraih posisi kedua dan peserta asal Filipina Jeorme Pumaren menempati posisi ketiga.
Filipina juga memenangkan National Award sebagai pengakuan atas performa kolektif luar biasa tim mereka. Turnamen yang berlangsung melalui babak penyisihan nasional hingga final ini dirancang untuk memberikan penghargaan pada keterampilan teknis serta komitmen terhadap layanan terbaik.
Wall of Honor untuk Finalis
Penyelenggara menyediakan "Wall of Honor" sebagai bentuk apresiasi kepada para finalis. Setiap peserta meninggalkan cetakan tangan permanen yang melambangkan penghargaan Midea atas peran penting para installer dalam menghadirkan kenyamanan bagi pelanggan.
Keahlian dan dedikasi para installer menjadi penghubung krusial antara teknologi dan kepuasan pelanggan. Hal ini terbukti dari performa tim Indonesia yang berhasil mengirimkan lima installer terbaiknya ke babak final ASEAN.
Kelima installer Indonesia menampilkan profesionalisme dan kinerja solid sepanjang kompetisi. Agung Nugroho, dengan hampir dua dekade pengalaman, mencerminkan pola pikir seorang master sejati melalui kedisiplinan dan kinerjanya yang konsisten.
Nanang Eko Setyawan membawa 12 tahun keahlian dengan komitmen tinggi. Ia dikenal mampu mendekati setiap proyek dengan integritas dan keandalan.
Tarman, yang memiliki pengalaman 10 tahun, menghadapi setiap tantangan dengan sikap positif dan ketekunan. Sementara itu, Muhammad Suyono Yatin menunjukkan pendekatan pragmatis dan tekad kuat untuk mengubah ambisi menjadi hasil nyata.
Edy Umar melengkapi tim dengan tujuh tahun pengalaman yang mencontohkan semangat pembelajaran berkelanjutan. Kehadiran mereka di babak final menjadi bukti pertemuan antara pengalaman dan optimisme generasi baru installer.
Benturan generasi di arena kompetisi
Arena kompetisi memperlihatkan para installer senior berpengalaman dengan karier lebih dari 18 tahun berdiri berdampingan dengan generasi baru installer. Pertemuan tersebut menciptakan benturan generasi yang dinamis dalam hal keterampilan dan strategi.
Pada momen itu, batas negara seolah menghilang. Malaysia, Filipina, Indonesia, Thailand, dan Vietnam tidak lagi bertanding sebagai tim terpisah, tapi komunitas profesional elite yang dipersatukan semangat sama terhadap keahlian mereka.
Usai kompetisi, para installer mengunjungi Midea Innovation Park dan Pabrik Guangzhou untuk mendapatkan wawasan langsung mengenai inovasi di balik produk. Tur ini menegaskan komitmen Midea dalam mendukung layanan para profesional melalui ilmu berkelanjutan dan kolaborasi serta memperkuat ekosistem layanan regional.
"Turnamen ini menghormati profesionalisme para installer kami dan dedikasi mereka terhadap layanan terbaik," ujar Sales and Marketing Director Midea Air Conditioning Sam Su dalam rilis yang diterima Kompas.com, Jumat (21/11/2025).
Menurutnya, pekerjaan para installer membangun kepercayaan yang diharapkan pelanggan Midea setiap hari.
"Kami berkomitmen untuk tumbuh bersama dan meningkatkan standar industri di ASEAN," katanya.
Setia pada semangat "Master Speed, More Profits", turnamen ini memperkuat misi Midea untuk membangun komunitas unggul dengan layanan profesional dan jaminan kepuasan pelanggan.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai Midea dan ajang turnamen tersebut, silakan kunjungi https://www.midea.com/id.