KOMPAS.com - Salah satu peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), Divya Yuni Anggraeni (25), mengingatkan pentingnya menjaga perilaku hidup sehat meski telah terdaftar sebagai peserta JKN.
Menurutnya, memiliki jaminan kesehatan bukan berarti mengabaikan upaya menjaga kesehatan tubuh. Setiap peserta JKN, kata dia, harus menjaminkan kesehatan tidak hanya pada waktu sakit, tetapi juga dalam kondisi sehat.
“Kita harus menjaminkan kesehatan karena kita tidak tahu kapan sakit akan datang dan berapa biaya yang dikeluarkan selama pengobatan,” ungkap Divya dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Rabu (26/11/2025).
Untuk menjaga kebugaran tubuh, Divya rutin berolahraga ringan dengan berjalan kaki mengelilingi kompleks rumahnya selama tiga puluh menit sebelum memulai aktivitas.
Ia juga menghindari makanan berkolesterol tinggi dan tidak sehat sebagai bagian dari pola hidup sehatnya.
Selain itu, Divya juga selalu memastikan kepesertaan JKN miliknya tetap aktif sebagai langkah antisipasi jika sewaktu-waktu membutuhkan layanan kesehatan.
Divya mengimbau masyarakat untuk membayar iuran BPJS Kesehatan tepat waktu. Menurutnya, iuran yang dibayarkan tidak hanya bermanfaat bagi diri sendiri, tetapi juga membantu orang lain dalam mendapatkan pengobatan melalui sistem gotong royong.
Berkat Program JKN, banyak masyarakat dapat mengakses pelayanan kesehatan berkualitas, termasuk dirinya.
Sebelum JKN hadir, mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik itu sangat mahal. Namun, sekarang masyarakat bisa mendapatkannya berkat Program JKN.
“Iuran akan digunakan untuk membiayai peserta lain yang membutuhkan pada saat sakit. Biaya pengobatan di rumah sakit akan ditanggung BPJS Kesehatan dari iuran peserta lainnya yang sehat," ucapnya.
Divya menegaskan bahwa peserta yang ingin merasakan manfaat JKN harus terlebih dahulu memenuhi kewajibannya, termasuk membayar iuran secara rutin setiap bulan.
Sebagai peserta yang telah beberapa kali memanfaatkan layanan kesehatan melalui Program JKN, ia menilai bahwa pelayanan yang diberikan kepada peserta JKN terus mengalami peningkatan.
Menurutnya, pelayanan BPJS Kesehatan semakin baik, meskipun ia tidak pernah sekalipun mengeluarkan biaya selama berobat. Terlebih, dengan adanya aplikasi Mobile JKN yang dikembangkan oleh BPJS Kesehatan.
“Aplikasi ini sangat membantu saya mendapatkan pelayanan lebih cepat. Status kepesertaan bisa langsung dicek apakah aktif atau tidak dan tersedia juga KIS Digital sebagai pengganti kartu fisik,” ujar Divya.
Meskipun pernah merasakan manfaat pelayanan BPJS Kesehatan, ia tetap berkomitmen menjalani pola hidup sehat. Divya mengajak masyarakat untuk segera mendaftarkan diri sebagai peserta JKN.
Menurutnya, menjadi peserta JKN adalah langkah penting yang tidak boleh dilewatkan karena memberikan banyak manfaat. Ia menilai tidak ada kerugian menjadi bagian dari program ini.
Sebaliknya, program tersebut sangat membantu masyarakat, terutama dalam menghadapi kebutuhan pelayanan kesehatan yang tidak terduga.
“Lebih baik mendaftar JKN sejak dini karena kita tidak pernah tahu kapan akan memerlukannya. Dengan JKN, setidaknya kita sudah memiliki jaminan untuk menghadapi segala kemungkinan di masa depan,” tuturnya.