KOMPAS.com - Universitas Negeri Malang (UM) melakukan kunjungan strategis untuk memperkuat dominasi global ke Guangxi Normal University (GXNU) di Guilin, China, Kamis (20/11/2025). Kunjungan ini dipimpin langsung Rektor UM Prof Dr Hariyono, MPd.
Selain menghadiri council meeting tahunan Confucius Institute (CI), kunjungan tersebut juga membuka perluasan kolaborasi lintas fakultas untuk meningkatkan kualitas akademik, riset, dan kelembagaan kedua universitas.
“Pertemuan ini menjadi momentum penting memperkuat kolaborasi internasional UM,” ujar Prof Hariyono dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Kamis (27/11/2025).
Dalam kunjungan tersebut, Rektor UM didampingi jajaran pimpinan UM, seperti Wakil Rektor IV, Dekan Fakultas Sastra, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Dekan Fakultas Psikologi, Direktur Sekolah Pascasarjana, Direktur Kantor Urusan Internasional (KUI), serta Kepala UPT Perpustakaan UM.
Kehadiran pimpinan lintas fakultas menandai perluasan kerja sama yang tidak lagi terbatas pada bahasa dan budaya, tetapi merambah ke ekonomi, psikologi, serta pengembangan pascasarjana.
Pertemuan tingkat tinggi UM–GXNU menghasilkan beberapa kesepakatan strategis. Salah satunya adalah perluasan program Joint Degree (2+2). Setelah sukses pada Prodi Bahasa Mandarin, GXNU kini mendorong pembukaan skema serupa untuk program studi lain di UM.
Pihak GXNU juga menyatakan komitmen membiayai joint research antara dosen UM dan GXNU untuk meningkatkan publikasi ilmiah kedua institusi.
“GXNU sangat mendorong dosen UM aktif melakukan riset bersama. Kami sudah menyiapkan pendanaan dan Confucius Institute akan menjembatani komunikasi antar dosen,” ungkap salah satu perwakilan delegasi.
Selain akademik, kerja sama tersebut diperluas pada penguatan literasi. Rencananya, pusat referensi dan kebudayaan China, Duxiu Centre, akan dibuka di Perpustakaan UM pada Desember 2025. Fasilitas ini akan menjadi rujukan utama bagi sivitas akademika yang mendalami literatur China.
Lebih lanjut, CI UM akan berperan sebagai penghubung strategis antara fakultas di UM dan industri China guna membuka peluang magang dan kolaborasi industri.
Kunjungan tersebut menegaskan posisi UM sebagai World Class University yang aktif membangun kemitraan global berkelanjutan dan mendukung SDG 17, yakni Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.