Advertorial

Deli Resmikan Groundbreaking Pabrik di Karawang Senilai Rp 2,25 Triliun

Kompas.com - 29/11/2025, 00:07 WIB

KOMPAS.com - Produsen alat tulis dan perlengkapan kantor, Deli, resmi memulai seremoni groundbreaking pabrik terpadu barunya di Kawasan Industri Artha, Karawang, Jawa Barat, Rabu (26/11/2025).

Investasi senilai Rp 2,25 triliun itu menjadi salah satu langkah strategis perusahaan dalam memperkuat fondasi manufaktur di Asia Tenggara sekaligus menunjukkan komitmen jangka panjang untuk Indonesia.

Dengan luas area sekitar 8,2 hektare dan luas bangunan mencapai 12 hektare, fasilitas industri itu akan menggabungkan tiga fungsi utama, yaitu produksi, pergudangan, dan logistik.

Integrasi tiga fungsi tersebut diharapkan mampu menciptakan efisiensi tinggi untuk mendukung kebutuhan pasar domestik dan ekspor ke berbagai negara Asia Tenggara.

Dengan infrastruktur yang dirancang modern dan terintegrasi, fasilitas itu diproyeksikan menjadi salah satu pabrik terbesar milik Deli di kawasan ASEAN.

Perusahaan menargetkan pabrik tersebut beroperasi penuh pada akhir 2027 dan menciptakan lebih dari 3.000 lapangan kerja baru bagi masyarakat lokal.

Selain itu, kehadiran pabrik itu juga diperkirakan dapat mengakselerasi produktivitas industri manufaktur nasional, terutama dalam memastikan standarisasi kualitas global produk.

Managing Director of Deli Manufacturing Company Huang menjelaskan, pihaknya akan berfokus pada manufaktur dan rantai pasok yang terlokalisasi, memperdalam kerja sama dengan kawasan industri dan perusahaan lokal, memperkuat pengembangan talenta lokal dan berbagi teknologi.

“Langkah ini diharapkan dapat mendorong kolaborasi rantai industri dan meningkatkan konektivitas regional,” ujar Huang dalam keterangan resmi, Rabu (26/11/2025)

Kehadiran investasi berskala besar tersebut juga selaras dengan program industrialisasi nasional, termasuk memperkuat ekosistem industri pendidikan dan perkantoran di dalam negeri.

Dengan menempatkan Indonesia sebagai basis manufaktur utama kawasan Asia Tenggara, Deli akan memperluas konektivitas rantai suplai global melalui efisiensi dan teknologi produksi modern.

Pembangunan pabrik terpadu tersebut menjadi bagian dari strategi pertumbuhan jangka panjang perusahaan. Deli menegaskan komitmennya terhadap tiga pilar utama, yaitu kualitas, inovasi, dan keberlanjutan.

Pada aspek kualitas, perusahaan menerapkan standar global untuk memastikan keandalan dan keamanan produk di setiap tahap produksi.

Melalui inovasi, investasi riset dan teknologi akan terus ditingkatkan agar perusahaan mampu menghadirkan solusi modern sesuai kebutuhan pasar pendidikan dan perkantoran yang terus berkembang.

Sementara itu, aspek keberlanjutan diwujudkan melalui penerapan konsep green manufacturing, efisiensi energi, dan upaya meminimalkan dampak lingkungan selama proses operasional.

Transformasi tersebut diharapkan mendorong model industri yang lebih produktif sekaligus bertanggung jawab secara ekologis.

Dalam peresmian tersebut, Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi memaparkan bahwa industri memberikan tiga daya dukung.

“Industri dapat melahirkan ribuan dan jutaan tenaga kerja yang menimbulkan multiplier effect ekonomi, mempersiapkan diri (anak muda) masuk ke dunia kerja dengan proyeksi menjadi manajer, serta distribusi pengelolaan pajak yang berkeadilan,” ujar pria yang akrab disapa KDM itu.

Deli resmi memulai seremoni groundbreaking pabrik terpadu barunya di Kawasan Industri Artha, Karawang, Jawa Barat, Rabu (26/11/2025).DOK. Deli Deli resmi memulai seremoni groundbreaking pabrik terpadu barunya di Kawasan Industri Artha, Karawang, Jawa Barat, Rabu (26/11/2025).

Proyek pembangunan tersebut juga menjadi simbol penguatan kolaborasi lintas sektor. Berbagai pihak turut memberikan dukungan, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, hingga mitra industri dan logistik lokal.

Kerja sama tersebut diyakini akan membangun ekosistem industri yang lebih adaptif, inovatif, dan kompetitif secara global.

Beroperasi penuh pada 2027

Pembangunan pabrik yang akan dimulai pada kuartal pertama 2026 itu ditargetkan rampung pada 2027. Pada periode yang sama, fasilitas direncanakan langsung masuk tahap operasi seiring rampungnya konstruksi.

Deli menilai, Indonesia sebagai pasar dengan prospek pertumbuhan tinggi, baik dari sisi konsumsi alat tulis maupun kebutuhan perlengkapan perkantoran untuk sektor pendidikan, UMKM, hingga korporasi besar.

Dengan visi menjadi Grup Industri Kreatif dan Teknologi Global, Deli berharap kehadiran pabrik terpadu itu dapat memperkuat daya saing industri nasional sekaligus membuka peluang kolaborasi lebih luas antara pusat dan wilayah.

Pabrik tersebut diharapkan menjadi katalis bagi peningkatan kapasitas produksi lokal dan transfer teknologi modern untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia di industri Indonesia.

Seluruh rangkaian eksplorasi desain hingga pembangunan diarahkan untuk menjadikan pabrik itu sebagai fasilitas manufaktur berstandar internasional dengan efisiensi dan produktivitas tinggi.

Dengan beroperasinya pabrik tersebut, layanan distribusi ke seluruh pasar Asia Tenggara diproyeksikan akan berlangsung lebih cepat, terukur, dan kompetitif.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau