Advertorial

BPJS Kesehatan Rilis Pemenang Healthkathon 2025

Kompas.com - 30/11/2025, 20:06 WIB

KOMPAS.com - BPJS Kesehatan mengumumkan pemenang kompetisi Healthkathon 2025, Sabtu (29/11/2025). Penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap generasi muda yang telah menyalurkan inovasi teknologi kesehatan dalam kemajuan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

“Kami mengucapkan selamat kepada para pemenang dan terima kasih kepada seluruh peserta Healthkathon tahun ini. Menilai banyak inovasi dari berbagai tim tentu bukan hal yang mudah,” ungkap Direktur Teknologi Informasi BPJS Kesehatan, Edwin Aristawan.

“Kami berharap prestasi ini menjadi awal untuk terus mengembangkan solusi teknologi kesehatan yang bermanfaat bagi masyarakat dan memperkuat layanan JKN,” lanjutnya.

Melalui ajang Healthkathon ini, Edwin menyebut BPJS Kesehatan ingin membuka ruang seluas-luasnya bagi anak bangsa untuk terlibat dalam pembangunan layanan kesehatan digital.

Gagasan yang lahir dari Healthkathon telah membuktikan bahwa generasi muda memiliki kapasitas besar untuk membawa Program JKN menjadi semakin adaptif, mudah diakses, dan berorientasi pada kebutuhan peserta.

Edwin menyebutkan bahwa ajang Healthkathon BPJS Kesehatan 2025 mencatat peningkatan partisipasi yang signifikan, dengan total 2.832 peserta atau 1.496 tim. Para peserta berkompetisi pada tiga kategori, yakni Innovation System sebanyak 631 tim, Artificial Intelligence 409 tim, serta Security (Capture the Flag dan Pentest) 456 tim.

Ia menambahkan Healthkathon yang diselenggarakan bukan hanya tentang kompetisi, namun soal kolaborasi keberlanjutan. Melalui kompetisi ini, BPJS Kesehatan ingin memastikan inovasi berbasis teknologi yang lahir bukan hanya unggul dalam teknologi, namun relevan sesuai dengan kebutuhan peserta dalam akses layanan kesehatan yang semakin mudah dan cepat.

“Kami berharap inovasi yang dihasilkan melalui Healthkathon dapat terus dikembangkan sehingga selaras dengan kebutuhan layanan. Semakin berkembang teknologi kesehatan, semakin besar pula manfaat yang dapat dirasakan oleh peserta JKN,” tegas Edwin.

Sementara itu, salah satu juri Healthkathon Tahun 2025, Marsudi Wahyu Kisworo menyatakan bahwa kompetisi ini banyak menghadirkan beragam inovasi yang berfokus pada upaya pencegahan, bukan pengobatan.

Ia menegaskan bahwa inovasi pencegahan perlu terus dikembangkan karena berpotensi membantu menekan pembiayaan di masa yang akan datang.

"Semoga dengan adanya kompetisi Healthkathon ini bisa menjadikan anak-anak muda yang memiliki kreativitas yang tinggi sehingga bisa membawa perubahan, khususnya di bidang teknologi kesehatan," kata Marsudi.

Berikut Para Pemenang Healthkathon BPJS Kesehatan Tahun 2025

Kategori Security (Capture the Flag dan Pentest)

  • Juara 1 : Tim GWS (Lu Wiliam Hanugra, Ahmad Maulvi Alfansuri dan Fadilah Agung Nugraha)
  • Juara 2 : Tim Middleshots ajah (Alvin Christian Halim, Rakabima Ghaniendra Rusdianto dan Fikri Massaid Wahab)
  • Juara 3 : Tim Aluf (Rizky Eka Maulana, Fakhrur Razi, Riordna Pramana Tandijo Putra)

Kategori Artificial Intelligence

  • Juara 1 : Tim Aivora (Kelvin Ardian Syah Putra, Adi Wira Pratama, Yasmin Nur Helisa) dengan judul inovasi "AIRA, Chatbot AI Agentic dengan Akses Inklusif untuk Pengguna Disabilitas Penglihatan dan Tangan"
  • Juara 2 : Tim Down to Earth (Marzuli Suhada M, Debrina Veisha Rashika Wijayanto, Melati Anggraini" dengan judul inovasi "SIGAP-JKN: Sistem Intelijen Generatif Antisipasi Peretasan JKN"
  • Juara 3 : Tim Rapapa (Sigit Pamungkas, Aji Santoso, Rufaida Anny) dengan judul inovasi "PRO-CLAIM: Co-Pilot AI Validasi Klaim Anti Fraud"

Kategori Innovation System

  • Juara 1 : Tim Aruna (Mutiara Aisyah, Haekal Rizky Yulianto, Cahya Ireno Anugerah) dengan judul inovasi "Teman Ibu: Pendamping Digital Kehamilan dan Persalinan untuk Peserta JKN"
  • Juara 2 : Tim Lucky Seven (Patricia Putri Art Syaini, Azalia Amanda Putri Sampurno, Priscilla Anthonio Kurniawan) dengan judul inovasi "Sahabat Rawat"
  • Juara 3 : Tim Psyc-Occ Digitalization (M. Rifky Al Ikhsan, Patih Rajahasta, Andhika Nayaka Arya Wibowo) dengan judul inovasi "BPJS Go Fit 360: Solusi Preventive Care Apps untuk Meningkatkan Kesehatan Jantung"

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Kolom ini tidak boleh kosong.
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau