KOMPAS.com — Kolaborasi strategis antara perusahaan asal Malaysia yang memiliki spesialisasi dalam layanan dan peralatan slickline/wireline, Geowell Sdn Bhd, dan PT Internusa Artha Sekawan, anak usaha Arthamuat Group, resmi memasuki fase penting.
Kedua perusahaan resmi merealisasikan ekspor perdana produk manufaktur untuk sektor energi.
Pengiriman pertama itu menandai awal mula operasional kerja sama manufaktur yang telah dibangun sejak awal 2024. Langkah tersebut juga menjadi tonggak dalam upaya memperkuat rantai pasok peralatan minyak dan gas serta sektor energi di kawasan Asia Tenggara, khususnya Malaysia.
Pada tahap awal, produk yang diekspor meliputi berbagai perangkat penunjang operasional sektor energi, termasuk peralatan dan layanan slickline/wireline.
Proses pemuatan peralatan slickline/wireline ke dalam kontainer sebelum dikirim ke Malaysia sebagai bagian dari ekspor perdana produk manufaktur sektor energi.Seluruh produk dibuat melalui kolaborasi manufaktur antara Geowell Sdn Bhd dan PT Internusa Artha Sekawan di Indonesia.
Produk-produk tersebut kemudian dikirim ke Malaysia melalui jalur laut dengan memanfaatkan jaringan logistik Arthamuat Group.
Truk pengangkut membawa produk manufaktur sektor energi dalam rangka peluncuran ekspor perdana hasil kolaborasi PT Internusa Artha Sekawan dan Geowell Sdn Bhd menuju Malaysia.Direktur PT Internusa Artha Sekawan Paramitha Setya Wulandary mengatakan bahwa keberhasilan ekspor perdana tersebut mencerminkan kesiapan kedua perusahaan dalam menjalankan kerja sama jangka panjang.
“Ekspor perdana ini menjadi simbol babak baru dalam kolaborasi internasional kami. Bersama Geowell Sdn Bhd, kami berkomitmen menyediakan produk manufaktur berkualitas tinggi bagi industri energi di Asia Tenggara, khususnya Malaysia,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Kamis (18/12/2025).
Sementara itu, Managing Director Geowell Sdn Bhd Mohd Khoirul Kamal Rashid menyampaikan optimismenya terhadap potensi kerja sama lintas negara tersebut.
“Indonesia merupakan salah satu pasar energi terbesar di kawasan Asia Tenggara. Melalui kolaborasi ini, kami ingin memastikan pasokan peralatan dan teknologi dapat disediakan secara lebih cepat, efisien, serta memenuhi standar internasional untuk kawasan Asia Tenggara, khususnya Malaysia,” tuturnya.
Ekspor tersebut akan dilanjutkan dengan serangkaian pengiriman berikutnya yang telah dijadwalkan untuk memenuhi kebutuhan sektor minyak dan gas, baik di Indonesia maupun kawasan Asia Tenggara, seiring dengan peningkatan kebutuhan akan peralatan berstandar internasional serta rantai pasok yang andal.