KOMPAS.com – Sebagian besar orang pernah punya keinginan untuk memiliki usaha sendiri. Rasanya menyenangkan membayangkan bisa mengatur waktu, menentukan arah bisnis, dan melihat hasil kerja keras tumbuh dari nol.
Namun, di balik semangat itu, selalu ada rasa ragu. Tak sedikit yang akhirnya menunda karena takut gagal atau bingung harus mulai dari mana.
Padahal, berkaca dari pelaku usaha sukses, langkah pertama memang selalu terasa paling berat. Bukan karena tak mampu, tapi karena pikiran dipenuhi banyak kekhawatiran, mulai dari produk, modal, pasar, hingga pengelolaan penjualan.
Semua itu wajar dirasakan calon wirausaha pemula. Namun, di era digital sekarang, memulai usaha justru jauh lebih mungkin dibanding beberapa tahun lalu.
Lantas, apa saja yang perlu disiapkan sebelum benar-benar terjun? Berikut langkah-langkah yang bisa jadi panduan.
Banyak calon pengusaha sibuk mencari ide “wah” sampai lupa bahwa peluang bisa datang dari hal sederhana yang mereka kuasai.
Misalnya, seseorang yang hobi memasak bisa menjual makanan rumahan lewat media sosial. Atau yang gemar merangkai bunga membuka jasa hampers.
Bisnis yang berangkat dari passion biasanya lebih tahan lama karena dijalankan dengan rasa senang. Saat menghadapi tantangan, pelaku usaha tidak mudah menyerah karena memahami nilai produknya.
Produk yang bagus belum tentu laku jika tidak sesuai kebutuhan pasar. Karena itu, penting mengenali siapa target pembeli dan apa yang mereka cari.
Langkah ini bisa dimulai dari observasi tren di media sosial atau gaya hidup masyarakat sekitar. Misalnya, tren kuliner sehat, produk lokal, atau konsep ramah lingkungan. Dengan memahami pasar, pelaku usaha bisa menentukan strategi produk dan promosi dengan lebih tepat.
Modal sering jadi alasan utama seseorang menunda berwirausaha. Padahal, tidak semua bisnis butuh modal besar. Banyak contoh usaha rumahan berkembang pesat karena pengelolaan keuangan yang baik.
Yang penting, buat rencana sederhana, hitung biaya produksi, harga jual ideal, dan cara memutar uang agar bisnis tetap berjalan.
Apalagi, kini ada banyak layanan keuangan digital yang membantu pelaku usaha mengatur transaksi dengan lebih mudah dan aman.
Salah satu keunggulan wirausaha masa kini adalah kemudahan promosi. Media sosial (medsos), seperti Instagram, TikTok, dan WhatsApp Business bisa menjadi etalase efektif pemasaran tanpa biaya besar.
Gunakan foto menarik, testimoni pelanggan, atau video singkat untuk membangun kepercayaan pembeli. Promosi tidak harus selalu jualan langsung. Cerita di balik produk atau nilai brand justru bisa membuat pelanggan lebih terhubung.
Pembeli kini lebih suka transaksi cepat dan praktis. Karena itu, menyediakan pembayaran digital jadi hal penting bagi pelaku usaha.
Salah satu solusi yang bisa digunakan adalah Merchant QR Danamon, fitur yang memungkinkan pemilik usaha menerima pembayaran lewat satu kode QR terhubung ke sistem QRIS.
Pelanggan bisa membayar lewat e-wallet atau mobile banking apa pun yang mendukung QRIS.
Cara membuatnya juga mudah. Cukup datang ke cabang Danamon, isi formulir, tanda tangan, dan lampirkan e-KTP (serta NPWP jika ada). Setelah disetujui, merchant akan menerima ID dan PIN lewat SMS untuk login ke aplikasi QR Danamon.
Lewat aplikasi tersebut, pengguna bisa memantau transaksi real time, cek riwayat harian, unduh QR statis, atau buat QR dinamis langsung dari ponsel. Dana hasil transaksi pun akan masuk ke rekening di hari yang sama (sesuai ketentuan yang berlaku), membuat arus kas lebih lancar.
Merchant QR Danamon juga sudah terhubung dengan jaringan lintas negara, sehingga bisa digunakan oleh pembeli dari Malaysia, Thailand, Singapura, dan Jepang. Cukup scan QR, pembayaran langsung beres, praktis, dan kekinian.
Solusi finansial lewat Danamon Financial Friday 2025
Tak berhenti di situ, berbagai solusi finansial juga terus dikembangkan Danamon agar bisa menjawab kebutuhan masyarakat, termasuk pelaku usaha.
Melalui webseries Danamon Financial Friday (DFF) 2025, Danamon menghadirkan cara seru belajar soal literasi keuangan. Bukan lewat seminar atau pelatihan formal, melainkan sitcom yang menghadirkan cerita sehari-hari.
Cerita yang dibahas dalam sitcom tersebut mulai dari tantangan mengatur pengeluaran, mencari peluang investasi, hingga mengelola bisnis kecil agar tetap tumbuh stabil.
Beragam produk unggulan Danamon juga diperkenalkan sebagai bagian dari solusi itu, mulai dari D-Bank PRO by Danamon yang memudahkan transaksi digital harian, Tabungan Danamon LEBIH PRO untuk pengelolaan dana yang efisien, Kartu Kredit Danamon, hingga program KPR yang membantu masyarakat mewujudkan hunian impian.
Yuk, belajar cara cerdas atur uang bareng Danamon Financial Friday setiap Jumat di YouTube channel Bank Danamon.
Untuk informasi seputar Danamon Financial Friday, klik tautan berikut.