Pada tahun ini, ajang tersebut mengusung tema “Unity in Harmony” serta mengajak para musisi untuk menyuarakan identitas, kreativitas, dan cerita musikal mereka melalui jazz sebagai bahasa universal tanpa batas jarak dan geografis.
Berawal dari inisiatif di masa pandemi Covid-19, TPJC berkembang menjadi ajang jazz internasional berbasis online yang konsisten membuka akses luas bagi band jazz profesional ataupun amatir.
Selain menghadirkan kompetisi, TPJC juga membangun ekosistem kreatif melalui format digital yang mendorong pertukaran budaya, kolaborasi, dan koneksi lintas negara.
Adapun alur pelaksanaan TPJC 2026 adalah sebagai berikut. Pendaftaran dilaksanakan pada 20 Desember 2025 – 31 Januari 2026. Kemudian, pengumpulan video penampilan mulai 31 Januari – 31 Maret 2026. Seluruh tahapan pendaftaran dan pengiriman karya dilakukan secara resmi melalui www.tpjazzfest.com.
Sebagai upaya untuk menjaga kualitas dan kredibilitas kompetisi, TPJC 2026 turut mengundang jajaran juri yang terdiri dari musisi dan figur penting di dunia jazz. Beberapa di antaranya adalah Venche Manuhutu, Hari Pochang, Dwiki Dharmawan, Barry Likumahuwa, serta dua juri internasional yang akan diumumkan dalam waktu dekat.
Kehadiran para juri kondang tersebut diharapkan dapat memberikan perspektif artistik yang beragam serta memperkuat posisi TPJC sebagai kompetisi jazz bertaraf internasional.
TPJC sendiri, menurut Founder TP Jazz Management Bobby Renaldi, bukan hanya tentang kompetisi. Lebih dari itu, TPJC adalah tentang sebuah perjalanan musik.
“TPJC bukan hanya soal kompetisi, melainkan tentang perjalanan musikal. Setiap karya yang dikirimkan membawa cerita, karakter, dan semangat jazz dari tempat asalnya masing-masing,” tutur Bobby dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Rabu (24/12/2025).
Bobby juga mengungkapkan bahwa TPJC dirancang sebagai panggung global yang bersifat inklusif.
“Di era digital, kami percaya, talenta tidak lagi ditentukan oleh lokasi, tetapi oleh keberanian untuk berkarya dan berbagi suara kepada dunia,” lanjutnya.
Sebagai informasi, TPJC 2026 terbuka untuk kategori Youth Jazz (di bawah 23 tahun) dan Jazz Warrior (di atas 23 tahun).
Selain mendapatkan pengakuan internasional, para pemenang TPJC 2026 juga berkesempatan meraih hadiah uang tunai dengan total ratusan juta rupiah, piala, serta kesempatan tampil di panggung The Papandayan Jazz Fest 2026 dan berkolaborasi dengan musisi jazz ternama.
Tak hanya itu, TPJC juga memberi kesempatan bagi para musisi untuk menuju jejaring jazz internasional yang lebih luas. Dengan demikian, perayaan jazz itu diharapkan dapat menjadi medium persatuan, dialog kreatif, dan harmoni global.