Advertorial

Hadirkan Panggung Inklusif, TPJC 2026 Satukan Musisi Jazz Dunia lewat “Unity in Harmony”

Kompas.com - 26/12/2025, 13:47 WIB

KOMPAS.com — The Papandayan International Jazz Online Competition (TPJC) kembali digelar sebagai ruang pertemuan global bagi para musisi jazz dari berbagai belahan dunia.

Pada tahun ini, ajang tersebut mengusung tema “Unity in Harmony” serta mengajak para musisi untuk menyuarakan identitas, kreativitas, dan cerita musikal mereka melalui jazz sebagai bahasa universal tanpa batas jarak dan geografis.

Berawal dari inisiatif di masa pandemi Covid-19, TPJC berkembang menjadi ajang jazz internasional berbasis online yang konsisten membuka akses luas bagi band jazz profesional ataupun amatir.

Selain menghadirkan kompetisi, TPJC juga membangun ekosistem kreatif melalui format digital yang mendorong pertukaran budaya, kolaborasi, dan koneksi lintas negara.

Adapun alur pelaksanaan TPJC 2026 adalah sebagai berikut. Pendaftaran dilaksanakan pada 20 Desember 2025 – 31 Januari 2026. Kemudian, pengumpulan video penampilan mulai 31 Januari – 31 Maret 2026. Seluruh tahapan pendaftaran dan pengiriman karya dilakukan secara resmi melalui www.tpjazzfest.com.

Sebagai upaya untuk menjaga kualitas dan kredibilitas kompetisi, TPJC 2026 turut mengundang jajaran juri yang terdiri dari musisi dan figur penting di dunia jazz. Beberapa di antaranya adalah Venche Manuhutu, Hari Pochang, Dwiki Dharmawan, Barry Likumahuwa, serta dua juri internasional yang akan diumumkan dalam waktu dekat.

Kehadiran para juri kondang tersebut diharapkan dapat memberikan perspektif artistik yang beragam serta memperkuat posisi TPJC sebagai kompetisi jazz bertaraf internasional.

TPJC sendiri, menurut Founder TP Jazz Management Bobby Renaldi, bukan hanya tentang kompetisi. Lebih dari itu, TPJC adalah tentang sebuah perjalanan musik.

TPJC bukan hanya soal kompetisi, melainkan tentang perjalanan musikal. Setiap karya yang dikirimkan membawa cerita, karakter, dan semangat jazz dari tempat asalnya masing-masing, tutur Bobby dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Rabu (24/12/2025).

Bobby juga mengungkapkan bahwa TPJC dirancang sebagai panggung global yang bersifat inklusif.

“Di era digital, kami percaya, talenta tidak lagi ditentukan oleh lokasi, tetapi oleh keberanian untuk berkarya dan berbagi suara kepada dunia,” lanjutnya.

Sebagai informasi, TPJC 2026 terbuka untuk kategori Youth Jazz (di bawah 23 tahun) dan Jazz Warrior (di atas 23 tahun).

Selain mendapatkan pengakuan internasional, para pemenang TPJC 2026 juga berkesempatan meraih hadiah uang tunai dengan total ratusan juta rupiah, piala, serta kesempatan tampil di panggung The Papandayan Jazz Fest 2026 dan berkolaborasi dengan musisi jazz ternama.

Tak hanya itu, TPJC juga memberi kesempatan bagi para musisi untuk menuju jejaring jazz internasional yang lebih luas. Dengan demikian, perayaan jazz itu diharapkan dapat menjadi medium persatuan, dialog kreatif, dan harmoni global.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau