Advertorial

NHM Peduli Hadirkan Rumah Layak Huni bagi Janda Lansia di Halmahera Utara

Kompas.com - 27/12/2025, 18:11 WIB

KOMPAS.com - PT Nusa Halmahera Mineral (NHM) melalui NHM Peduli meresmikan sekaligus menyerahkan kunci rumah layak huni kepada Yuli Meki (69), seorang janda lansia yang tinggal bersama dua cucunya di Desa Pediwang, Kecamatan Kao Utara, Halmahera Utara.

Berdasarkan hasil penilaian lapangan tim NHM Peduli, kondisi rumah Yuli sebelumnya tergolong tidak layak huni dan membutuhkan penanganan serius.

Melalui program Bedah Rumah, NHM Peduli menghadirkan hunian yang lebih layak, aman, dan sehat. Upaya ini sejalan dengan program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang dicanangkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku Utara (Malut), sekaligus mendukung visi pembangunan nasional yang menekankan pemerataan kesejahteraan dan keadilan sosial.

Serah terima kunci rumah dilaksanakan pada Selasa (23/12/2025). Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Divisi Pengembangan Berkelanjutan NHM M Irwan Malaka beserta tim NHM Peduli, Camat Kao Utara yang diwakili Kepala Subbagian Kepegawaian Mince Pelo, Kepala Desa Pediwang Dorteis B Tobeoto, unsur Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh agama, serta perwakilan masyarakat.

Rumah tersebut kini dapat ditempati Yuli bersama dua cucunya. Selama ini, Yuli merawat kedua cucunya setelah ayah mereka meninggal dunia, sementara sang ibu telah membangun rumah tangga baru. Kehadiran rumah layak huni ini diharapkan menjadi fondasi penting bagi keberlangsungan kehidupan keluarga kecil tersebut.

Rumah Yuli merupakan unit ke-155 yang telah dibangun dan direnovasi melalui program Bedah Rumah NHM Peduli sejak 2021 di 83 desa lingkar tambang. Capaian ini mencerminkan konsistensi NHM dalam mendukung pembangunan sosial berkelanjutan serta memperluas manfaat kehadiran perusahaan bagi masyarakat sekitar wilayah operasional.

Apresiasi dedikasi tim NHM Peduli

Kepala Divisi Pengembangan Berkelanjutan NHM Irwan Malaka mengapresiasi dedikasi dan semangat gotong royong tim NHM Peduli sehingga proses renovasi dapat diselesaikan tepat waktu.

“Berkat kebersamaan ini (kerja sama tim NHM Peduli), Ibu Yuli dapat menempati rumah barunya menjelang perayaan Natal,” ujar Irwan, seperti dikutip dari siaran pers yang diterima Kompas.com, Sabtu (27/12/2025).

-Dok. NHM -

Irwan berharap, rumah tersebut dapat menjadi tempat tinggal yang lebih layak, aman, dan nyaman bagi keluarga penerima manfaat.

“Rumah ini kami yakini sebagai berkat Natal 2025 sekaligus hadiah menyambut Tahun Baru 2026 bagi keluarga Ibu Yuli,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Pediwang Dorteis B Tobeoto menyampaikan apresiasi atas kontribusi NHM Peduli dalam membantu warganya.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kepedulian NHM khususnya Bapak Haji Robert (Presiden Direktur NHM). Program ini sangat membantu masyarakat kami,” imbuhnya.

Yuli Meki bersama kedua cucunya pun menyambut rumah baru mereka dengan penuh haru dan rasa syukur.

-Dok. NHM -

Ia mengucapkan terima kasih atas perhatian dan kepedulian NHM serta Haji Robert yang telah membantu menghadirkan rumah yang lebih layak bagi keluarganya.

“Terima kasih NHM dan Bapak Haji Robert,” ucap Yuli.

Program Bedah Rumah NHM Peduli hadir sebagai wujud kepedulian untuk membantu masyarakat memiliki hunian yang layak, aman, dan sehat.

Menyambut 2026, NHM berharap inisiatif ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak keluarga yang membutuhkan, sejalan dengan upaya pemerintah meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau