Advertorial

Mayapada Hospital dan RSPAD Kolaborasi Kembangkan Terapi “Stem Cell“

Kompas.com - 27/12/2025, 20:20 WIB

KOMPAS.com - Bagian dari jaringan Mayapada Healthcare atau PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk (kode emiten: SRAJ), Mayapada Hospital, menjalin kerja sama dengan Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto dalam pengembangan penelitian berbasis pelayanan terapi sel dan/atau sel punca (stem cell).

Perjanjian kerja sama tersebut ditandatangani oleh Presiden Direktur sekaligus Chief Executive Officer (CEO) Mayapada Healthcare Navin Sonthalia dan Kepala RSPAD Gatot Soebroto Mayor Jenderal (Mayjen) Tentara Nasional Indonesia (TNI) Ichsan Firdaus di Auditorium dr RM Partomo Lantai VI Gedung Profesor Dr Satrio, RSPAD Gatot Soebroto, Selasa (2/12/2025).

Kolaborasi itu menjadi dasar integrasi dan penguatan layanan terapi regeneratif di lingkungan Mayapada Hospital.

Dalam kerja sama tersebut, RSPAD Gatot Soebroto berperan sebagai salah satu pengampu layanan terapi stem cell. Hal ini sejalan dengan Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Pelayanan Sel Punca dan/atau Sel.

Adapun ruang lingkup kolaborasi mencakup pengembangan pendidikan, peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM), serta pengabdian kepada masyarakat melalui sejumlah unit Mayapada Hospital di Jakarta Selatan (Lebak Bulus), Kuningan, Tangerang, Bogor, dan Bandung.

Navin menjelaskan, kerja sama dengan RSPAD Gatot Soebroto memungkinkan integrasi keunggulan riset dan pengalaman klinis RSPAD dengan kesiapan layanan Mayapada Hospital. Kolaborasi ini juga membuka ruang bagi dokter-dokter Mayapada Hospital yang telah tersertifikasi untuk terlibat dalam praktik berbasis penelitian di bidang terapi stem cell dan kedokteran regeneratif.

Sinergi tersebut diharapkan memperkuat layanan unggulan Mayapada Hospital, khususnya dalam penanganan kasus kompleks di bidang ortopedi, neurologi, imunologi, dan hematologi.

“Kerja sama ini sekaligus mempercepat pengembangan terapi stem cell berbasis bukti yang aman, berkualitas, sekaligus mendukung pendidikan berkelanjutan bagi tenaga medis yang ingin mendalami regenerative medicine,” kata Navin dalam siaran tertulis yang diterima Kompas.com, Sabtu (27/12/2025).

Pada kesempatan yang sama, Chief of Medical Officer Mayapada Healthcare Dini Handayani mengungkapkan, kolaborasi tersebut memperkuat posisi Mayapada Hospital sebagai pusat layanan kesehatan yang siap mengembangkan terapi stem cell secara bertanggung jawab dan berbasis penelitian medis.

Menurutnya, sinergi dengan para ahli RSPAD memungkinkan Mayapada Hospital menyelaraskan standar praktik, meningkatkan akurasi klinis, serta memastikan seluruh prosedur dijalankan sesuai prinsip mutu dan keselamatan pasien.

“Dengan dukungan dokter-dokter yang telah tersertifikasi dan ekosistem layanan yang kuat, Mayapada Hospital berada pada posisi ideal untuk berperan dalam percepatan pemanfaatan terapi regeneratif di Indonesia,” kata Dini.

Komitmen tingkatkan inovasi dan mutu layanan kesehatan

Sementara itu, Kepala RSPAD Gatot Soebroto Mayjen TNI Ichsan Firdaus menyampaikan bahwa kolaborasi dengan Mayapada Hospital merupakan wujud komitmen kedua institusi dalam meningkatkan inovasi dan mutu layanan kesehatan nasional.

Ia menyebut, RSPAD menyambut baik kerja sama tersebut karena sejalan dengan upaya pengembangan terapi stem cell yang terukur, aman, dan sesuai standar internasional.

“Kami percaya, sinergi dengan Mayapada Hospital akan menghasilkan manfaat besar bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Ichsan.

Sebagai informasi, Mayapada Hospital Bandung (MHBD) menjadi salah satu unit yang telah menerapkan layanan terapi stem cell di bawah pengawasan RSPAD sejak 2 Oktober 2024.

Penerapan layanan tersebut merupakan bagian dari inovasi pengobatan regeneratif modern berbasis ilmu pengetahuan yang berfokus pada pemulihan jaringan, peningkatan fungsi organ, serta keselamatan dan kualitas hidup pasien.

Pelayanan terapi stem cell di MHBD didukung tim dokter multidisiplin, mulai dari ortopedi, rehabilitasi medis, dermatologi, neurologi, hingga bidang terkait lainnya.

Seluruh layanan dijalankan dengan protokol klinis komprehensif sesuai pedoman ilmiah dan regulasi kesehatan. MHBD juga didukung fasilitas modern untuk menunjang kenyamanan serta mutu pelayanan terbaik.

Kehadiran layanan terapi stem cell menegaskan komitmen MHBD sebagai rumah sakit rujukan unggulan yang tidak hanya memberikan pengobatan, tetapi juga menghadirkan inovasi dan harapan baru bagi masyarakat.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau