Kabar pariwisata

Tutup 2025, InJourney Gelar Doa Bersama Serentak untuk Sumatera di Destinasi Ikonik Nasional

Kompas.com - 01/01/2026, 14:46 WIB

KOMPAS.com – Menutup 2025, holding badan usaha milik negara (BUMN) sektor aviasi dan pariwisata PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney menggelar doa bersama dan moment of silence.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari perayaan pergantian tahun yang berlangsung aman, tertib, dan penuh makna serta wujud empati dan solidaritas InJourney bagi masyarakat terdampak bencana di Sumatera.

Doa bersama dan moment of silence dilaksanakan menjelang detik-detik pergantian tahun di sejumlah aset strategis InJourney, antara lain bandara-bandara utama, Kawasan The Mandalika di Lombok, The Nusa Dua dan The Sanur di Bali, The Golo Mori di Labuan Bajo, Candi Borobudur, Candi Prambanan, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), dan Sarinah Jakarta.

Seluruh rangkaian berlangsung khidmat dengan melibatkan pengelola destinasi, tenant, mitra kerja, serta para pengunjung.

Direktur Utama InJourney Maya Watono mengatakan, penutupan 2025 menjadi momentum refleksi bersama. Momen ini tidak hanya menjadi perayaan capaian, tetapi juga menumbuhkan kepedulian sosial.

Di tengah suasana pergantian tahun, lanjutnya, InJourney mengajak masyarakat untuk sejenak berhenti, menundukkan kepala, dan mendoakan masyarakat terdampak bencana di Sumatera.

“Ini adalah wujud komitmen kami bahwa pariwisata tidak hanya menghadirkan kegembiraan, tetapi juga empati, solidaritas, dan nilai kemanusiaan,” ujar Maya dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Kamis (1/1/2026).

Sepanjang periode libur Natal dan Tahun Baru 2025/2026, InJourney juga memastikan seluruh rangkaian perayaan dan aktivitas wisata di bandara ataupun destinasi berjalan optimal, aman, dan nyaman.

Berbagai program pergantian tahun di The Mandalika, Bali, Prambanan, TMII, Sarinah, serta destinasi lain dilaksanakan dengan penguatan aspek keselamatan, pengendalian kapasitas pengunjung, dan kesiapsiagaan operasional lintas sektor.

Sebagai bagian dari komitmen perayaan yang bertanggung jawab, seluruh destinasi InJourney menyelenggarakan malam Tahun Baru tanpa pertunjukan kembang api. Perayaan digantikan dengan agenda reflektif berupa doa bersama, moment of silence, serta penggalangan dana terbuka bagi masyarakat terdampak bencana.

Di sektor perhotelan, InJourney Hospitality menyalurkan donasi dari sebagian keuntungan penyelenggaraan perayaan Tahun Baru 2026 untuk membantu warga terdampak banjir di Sumatera.

Pada malam pergantian tahun, InJourney Hospitality menggelar Seaside Festive Symphony di The Meru Sanur dan Bali Beach Hotel. Acara ini menghadirkan kolaborasi Erwin Gutawa Orchestra dan Indra Lesmana Jazz Experience.

Adapun doa lintas agama dan moment of silence dilakukan saat jeda penampilan yang dilanjutkan dengan pembawaan lagu “Bumi Pertiwi” secara emosional.

Di kawasan Candi Prambanan, melalui InJourney Destination Management (IDM), InJourney menyalurkan dukungan kemanusiaan bagi warga terdampak banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat melalui kampanye #SwaraUntukIndonesia bekerja sama dengan Human Initiative.

Kampanye itu dilakukan dalam rangkaian Festival Musik Swara Prambanan yang digelar pada Rabu (31/12/2025). Meski tanpa kembang api, acara berlangsung lancar dan sarat solidaritas.

Sementara di Jakarta, peringatan pergantian tahun di TMII diisi dengan rangkaian reflektif Sorak Sorai Fest, termasuk doa bersama seribu lilin dan penggalangan dana melalui Kitabisa.com. Seluruh dana yang terkumpul disalurkan untuk membantu masyarakat di Sumatera yang terdampak bencana banjir.

Di Sarinah, rangkaian Festiloka Panggung Nusantara 2026 juga ditandai dengan doa bersama dan moment of silence yang mendapat respons positif dari pengunjung dan masyarakat.

Rangkaian kegiatan tersebut menegaskan komitmen InJourney untuk menjadikan pergantian tahun bukan sekadar perayaan, melainkan ruang kebersamaan yang bermakna dan inklusif.

Maya mengatakan, bagi InJourney, keberhasilan penyelenggaraan libur akhir tahun tidak hanya diukur dari kelancaran layanan dan antusiasme tinggi masyarakat, tetapi juga dari seberapa besar nilai kepedulian yang dapat dihadirkan.

“Menutup 2025, kami ingin memastikan pariwisata Indonesia tumbuh dengan hati, membawa harapan, dan semangat kebersamaan menuju 2026,” imbuh Maya.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau