Advertorial

Dukung Pemulihan Pendidikan Pascabencana, BNI Bersihkan Sekolah Terdampak Banjir di Aceh Utara

Kompas.com - 04/01/2026, 11:35 WIB

KOMPAS.com - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI melakukan pembersihan lumpur dan material sisa banjir bandang di fasilitas pendidikan yang terdampak bencana di Aceh Utara.

Langkah tersebut dilakukan untuk mempercepat pemulihan lingkungan sekolah sekaligus mendukung kelancaran aktivitas belajar mengajar pascabencana.

Aksi itu sejalan dengan upaya Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang menargetkan sekolah-sekolah terdampak di Aceh Utara dapat kembali beroperasi pada awal Januari 2026.

Pembersihan fasilitas pendidikan menjadi salah satu prioritas dalam fase pemulihan awal, mengingat sekolah merupakan sarana vital bagi keberlangsungan pendidikan anak-anak pascabencana.

Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengatakan, pihaknya berupaya hadir melalui aksi nyata di lapangan.

Pembersihan sekolah dari lumpur dan material sisa banjir diharapkan dapat mempercepat pemulihan lingkungan belajar sehingga kegiatan pendidikan dapat segera berjalan kembali.

"BNI berupaya hadir melalui aksi nyata di lapangan. Pembersihan sekolah dari lumpur dan material sisa banjir diharapkan dapat mempercepat pemulihan lingkungan belajar sehingga kegiatan pendidikan dapat segera berjalan kembali," ujar Okki dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Minggu (4/1/2026).

Sinergi dengan BUMN Peduli

Dalam pelaksanaannya, BNI bersinergi dengan Keluarga Besar Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melalui program BUMN Peduli bertajuk “Satu Hati untuk Sumatera” di bawah koordinasi Danantara Indonesia.

Berbagai sarana dan sumber daya dikerahkan untuk mendukung proses pembersihan dan penanganan dampak banjir secara terkoordinasi.

Fasilitas pendidikan yang menjadi fokus kegiatan kali ini adalah Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 33 Aceh Utara atau setara sekolah dasar islam negeri.

Untuk mendukung proses pembersihan, BNI mengerahkan alat berat berupa eskavator dan dump truk serta mobil tangki air.

Selain itu, sejumlah tenaga kerja lapangan juga dilibatkan dalam kegiatan pembersihan tersebut.

Sebagai informasi, kegiatan itu merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) BNI yang akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan sesuai kebutuhan di lapangan.

Program tersebut mencakup pembersihan lanjutan, renovasi fasilitas, dan perbaikan sarana pendukung sekolah.

Okki berharap, dukungan ini dapat membantu menciptakan kembali lingkungan sekolah yang aman dan nyaman. Dengan begitu, siswa dan tenaga pendidik dapat kembali beraktivitas secara normal.

“Melalui sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan, BNI menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam penanganan bencana sekaligus mendukung pemulihan sosial dan pendidikan masyarakat terdampak,” ucap Okki.

Informasi lebih lanjut mengenai kegiatan kemanusiaan dan program sosial BNI dapat diakses melalui situs resmi BNI di www.bni.co.id yang merupakan bagian dari ekosistem Danantara Indonesia.

Sementara, informasi mengenai Danantara Indonesiadapat diakses melalui laman www.danantaraindonesia.co.id.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau