Advertorial

Archipelago Angkat Fenomena Kuliner Korea lewat “60 Seconds to Seoul”

Kompas.com - 07/01/2026, 09:52 WIB

KOMPAS.com — Mencicipi beragam sajian kuliner dari berbagai penjuru dunia menjadi impian banyak orang, terutama para pencinta makanan. Mulai dari hidangan khas Barat hingga kuliner Asia, seperti Thailand, China, dan Korea, masih menjadi tren di Indonesia.

Melihat minat tinggi tersebut, Archipelago, grup manajemen perhotelan terbesar di Asia Tenggara, menghadirkan “60 Seconds to Seoul”.

Konsep pop-up kuliner tersebut membawa cita rasa street food Seoul ke jaringan hotel Archipelago di Indonesia. Program ini merupakan bagian dari rangkaian Archipelago Global Flavours Series.

Sebagai informasi, Indonesia tercatat sebagai negara dengan tingkat ketertarikan tertinggi terhadap budaya Korea secara global.

Berdasarkan Survei Hallyu Luar Negeri 2024 yang dirilis Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata Korea Selatan (MCST) bersama Korea Foundation for International Culture Exchange (KOFICE), sebanyak 86,3 persen responden di Indonesia menunjukkan minat kuat terhadap budaya Korea, mulai dari kuliner, gaya hidup, hingga tren urban.

Untuk itu, melalui “60 Seconds to Seoul”, Archipelago menawarkan pengalaman menikmati hidangan khas Korea yang autentik dan mudah dinikmati.

Program yang dapat dinikmati mulai Januari hingga Juni 2026 itu menghadirkan perjalanan rasa yang terinspirasi dari kuliner jalanan Seoul di seluruh jaringan hotel Archipelago di Indonesia.

Chief Executive Officer (CEO) Archipelago John Flood menjelaskan, sebagai konsep pop-up kuliner, “60 Seconds to Seoul” membawa cita rasa autentik street food Seoul ke jaringan hotel Archipelago Indonesia.

“Inisiatif tersebut merupakan bagian dari Archipelago Global Flavours Series dan akan berganti setiap enam bulan dengan menampilkan ragam street food bercita rasa khas dari berbagai negara,” ujar John dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Selasa (6/1/2026).

Dengan harga mulai dari Rp 38.000, tamu dapat menikmati beragam menu street food Korea yang populer dan penuh karakter, seperti tteokbokki, korean cheese burger, gangnam hot chicken, soko fish taco, dan kimchi fried rice, serta berbagai pilihan hidangan gurih lain yang terinspirasi dari suasana jalanan Seoul.

Empat minuman segar dihadirkan Archipelago Indonesia pada program 60 Seconds to Seoul. Dok. Archipelago Empat minuman segar dihadirkan Archipelago Indonesia pada program 60 Seconds to Seoul.

Pengalaman bersantap tersebut juga dilengkapi dengan dua pilihan dessert khas, yakni Jeju Matcha Puff dan Baesuk Pear, serta empat minuman segar, yakni Sparkling Yuzu Honey, Shikyee Fizz, Maesil Mojito, dan Omija Cooler.

Seluruh menu “60 Seconds to Seoul” tersedia untuk layanan poolside, room service, serta pesan antar melalui GoFood dan GrabFood. Dengan demikian, sajian ini dapat dinikmati tidak hanya oleh tamu hotel, tetapi juga masyarakat umum.

Melalui program itu, Archipelago secara konsisten menghadirkan pengalaman kuliner yang kreatif dan berkesan, sekaligus membawa semangat street food Seoul lebih dekat ke Indonesia tanpa harus bepergian ke luar negeri.

Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui situs www.archipelagohotels.com atau akun Instagram @archipelagointernational.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau