KOMPAS.com – Amer Sports Canada Inc. melalui divisinya, Arc’teryx Equipment, menyatakan kecewa atas putusan Pengadilan Niaga Jakarta yang menolak gugatan pembatalan merek terkait Arc’teryx di Indonesia.
Sebagai informasi, Arc’teryx merupakan merek pakaian dan perlengkapan outdoor asal Kanada yang dikenal secara global, terutama untuk produk teknis seperti jaket gunung dan perlengkapan kegiatan alam bebas.
Head of Legal Arc’teryx Cameron Clark mengatakan, perusahaan kecewa atas putusan Pengadilan Niaga Jakarta yang dijatuhkan pada Selasa (30/12/2025).
Putusan tersebut berkaitan dengan gugatan pembatalan merek terhadap sebuah perusahaan berbasis di Tiongkok yang mendaftarkan merek Arc’teryx di Indonesia tanpa persetujuan Arc’teryx.
“Kami sangat kecewa atas putusan Pengadilan Niaga Jakarta. Putusan tersebut tidak mengandung pemeriksaan atas persamaan kedua merek yang disengketakan, serta tidak pula mempertimbangkan itikad tidak baik atas pendaftaran merek,” ujar Cameron dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Jumat (9/1/2026).
Interior dan produk resmi yang dijual pada Arc'teryx Sapporo Brand Store di Sapporo, Jepang.Cameron menambahkan, Arc’teryx telah menyampaikan bukti yang menurut mereka signifikan, termasuk fakta bahwa merek Arc’teryx telah didaftarkan di berbagai negara sejak 1992.
Arc’teryx juga menyatakan putusan tersebut tidak mencerminkan rasa keadilan, mengingat posisi Arc’teryx sebagai pemilik merek global telah lama berjalan. Perusahaan turut menyinggung bahwa pengetahuan konsumen global, termasuk di Indonesia, selama ini menempatkan Arc’teryx sebagai merek yang berasal dari Kanada.
Arc’teryx menilai putusan tersebut dapat memunculkan kekhawatiran di kalangan perusahaan lain yang mempertimbangkan investasi atau peluang bisnis di Indonesia, khususnya terkait kepastian hukum dalam perlindungan merek.
Meski demikian, Arc’teryx memastikan bahwa pihaknya akan menempuh jalur hukum lanjutan. Perusahaan menyatakan akan mengajukan kasasi di Indonesia sebagai bagian dari upaya menjaga integritas merek Arc’teryx secara global.
Menurut Arc’teryx, langkah tersebut dipandang penting untuk melindungi konsumen, mencegah kebingungan publik, dan memastikan hak atas merek Arc’teryx tidak diberikan kepada pihak yang bukan pemilik sah.