Advertorial

BNI Bersihkan Masjid Darul Aman untuk Percepat Pemulihan Pascabanjir di Agam

Kompas.com - 14/01/2026, 21:12 WIB

KOMPAS.com - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI membantu mempercepat pemulihan sosial masyarakat terdampak banjir bandang di Sumatra Barat (Sumbar).

Bank pelat merah ini turut membersihkan lumpur dan material sisa banjir di Masjid Darul Aman, Jorong Toboh, Nagari Malalak, Kabupaten Agam, Sumbar.

Pembersihan masjid dilakukan agar fasilitas ibadah tersebut kembali dapat digunakan secara aman dan nyaman oleh warga.

Masjid Darul Aman sebelumnya terdampak banjir bandang yang membawa lumpur serta material ke area utama bangunan sehingga menghambat aktivitas ibadah dan kegiatan sosial warga sekitar.

Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengatakan, pemulihan fasilitas ibadah menjadi salah satu prioritas awal dalam fase pemulihan pascabanjir. Menurutnya, masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat aktivitas sosial masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, BNI berharap dapat membantu masyarakat kembali menjalankan aktivitas ibadah dan sosial dengan aman dan nyaman serta mendorong percepatan pemulihan pascabencana,” ujar Okki dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Rabu (14/1/2026).

Dalam pelaksanaan pembersihan masjid, BNI bersinergi dengan Keluarga Besar Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melalui program BUMN Peduli bertajuk “Satu Hati untuk Sumatera” di bawah koordinasi Danantara Indonesia.

Sejumlah sarana serta sumber daya dikerahkan untuk memastikan pembersihan masjid berjalan efektif dan terkoordinasi.

Okki menambahkan, kegiatan ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BNI yang dijalankan secara berkelanjutan dan disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan.

Program tersebut tidak hanya mencakup pembersihan awal, tetapi juga membuka peluang dilakukannya renovasi fasilitas dan perbaikan sarana pendukung ibadah apabila diperlukan.

“Kami berharap, dukungan ini dapat membantu menciptakan kembali lingkungan yang aman dan nyaman, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan beribadah. Dengan demikian, masyarakat dapat kembali beraktivitas secara normal,” kata Okki.

Melalui sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan, BNI menegaskan komitmennya untuk berperan aktif dalam penanganan bencana serta mendukung pemulihan sosial masyarakat terdampak.

Upaya tersebut diharapkan tidak hanya mempercepat pemulihan kehidupan warga, tetapi juga memperkuat ketahanan sosial masyarakat di wilayah pascabencana.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau