Advertorial

12 Potret Terbaik Jurnalis Nasional Hiasi Stasiun MRT Bundaran HI

Kompas.com - 17/01/2026, 10:44 WIB

KOMPAS.com – Hiruk-pikuk Stasiun MRT Bundaran HI terasa berbeda dengan kehadiran pameran foto yang menyita perhatian penumpang pada Senin (12/1/2026) hingga Rabu (14/1/2026).

Pameran bertajuk "Perempuan Lentera Kehidupan" itu menghadirkan jeda visual yang mengajak publik menyelami kisah perjuangan perempuan. Sebanyak 12 karya foto jurnalistik terbaik dipajang untuk merekam sosok-sosok perempuan tangguh yang bekerja dalam sunyi demi menjaga stabilitas keluarga.

Deretan bingkai tersebut merupakan hasil kurasi dari kompetisi PNM Journalist’s Photo Journey yang diikuti ratusan jurnalis dari berbagai provinsi di Indonesia. Kompetisi ini adalah inisiatif PT Permodalan Nasional Madani (PNM).

Tajuk "Perempuan Lentera Kehidupan" diangkat sebagai pengingat peran vital perempuan, selaras dengan momentum peringatan Hari Ibu pada 22 Desember 2025.

Pemilihan Stasiun MRT Bundaran HI sebagai lokasi pameran memungkinkan karya-karya inspiratif tersebut disaksikan oleh masyarakat dengan mobilitas tinggi.

Adapun foto-foto yang ditampilkan terbagi ke dalam tiga kategori utama, yakni sosial, ekonomi, dan lingkungan. Ketiga pilar tersebut menggambarkan pendekatan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) dalam mendampingi 22,7 juta perempuan prasejahtera sejak 2016.

Respons publik terhadap pameran cukup positif, terlihat dari banyaknya penumpang yang berhenti sejenak untuk membaca narasi di balik foto.

Jurnalis Radio Republik Indonesia (RRI) yang merupakan peserta sekaligus Juara 1 Kategori Essay Syamsudin Ilyas mengapresiasi langkah PNM yang telah menyediakan ruang bagi pewarta foto untuk berkarya.

"Semoga ke depannya lebih banyak kisah perempuan tangguh sebagai tulang punggung keluarga yang dapat dikenal tak hanya di lingkungan sekitar, tetapi juga di seluruh Indonesia," ujar Syamsudin dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Kamis (15/1/2026).

Hal senada disampaikan Sekretaris Perusahaan PNM Dodot Patria Ary. Ia berterima kasih kepada para jurnalis peserta lomba yang telah berpartisipasi.

Ia berharap, pameran tersebut dapat memperluas pemahaman publik tentang dampak pemberdayaan perempuan melalui kekuatan medium visual.

"PNM akan menjadi rumah bagi setiap bingkai yang menyimpan cerita dan makna mendalam. Kami berharap karya-karya ini menguatkan gaung pendampingan perempuan prasejahtera," kata Dodot.

Daftar pemenang kompetisi

Ajang PNM Journalist’s Photo Journey telah menetapkan sejumlah jurnalis sebagai pemenang di dua kategori utama.

Pada Kategori Single, Arief Hermawan berhasil menyabet Juara 1, disusul oleh Bisa Junisa Munthe sebagai Juara 2 dan Idris Prasetiawan sebagai Juara 3.

Posisi Harapan 1 hingga 3 untuk kategori ini masing-masing diraih oleh Iqbal Lubis, Auliya Rahman, dan Hesti Rika.

Sementara itu, kategori Essay dimenangi oleh Syamsudin Ilyas sebagai Juara 1, diikuti Andry Denisah sebagai Juara 2, dan Hendra Eka Syahputra Juara 3.

Adapun penghargaan Harapan 1, 2, dan 3 untuk kategori Essay diberikan kepada Kadri Boy Ladani Tarigan, Rifqianto N

ugroho, serta Erianto.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau