KOMPAS.com – Hiruk-pikuk Stasiun MRT Bundaran HI terasa berbeda dengan kehadiran pameran foto yang menyita perhatian penumpang pada Senin (12/1/2026) hingga Rabu (14/1/2026).
Pameran bertajuk "Perempuan Lentera Kehidupan" itu menghadirkan jeda visual yang mengajak publik menyelami kisah perjuangan perempuan. Sebanyak 12 karya foto jurnalistik terbaik dipajang untuk merekam sosok-sosok perempuan tangguh yang bekerja dalam sunyi demi menjaga stabilitas keluarga.
Deretan bingkai tersebut merupakan hasil kurasi dari kompetisi PNM Journalist’s Photo Journey yang diikuti ratusan jurnalis dari berbagai provinsi di Indonesia. Kompetisi ini adalah inisiatif PT Permodalan Nasional Madani (PNM).
Tajuk "Perempuan Lentera Kehidupan" diangkat sebagai pengingat peran vital perempuan, selaras dengan momentum peringatan Hari Ibu pada 22 Desember 2025.
Pemilihan Stasiun MRT Bundaran HI sebagai lokasi pameran memungkinkan karya-karya inspiratif tersebut disaksikan oleh masyarakat dengan mobilitas tinggi.
Adapun foto-foto yang ditampilkan terbagi ke dalam tiga kategori utama, yakni sosial, ekonomi, dan lingkungan. Ketiga pilar tersebut menggambarkan pendekatan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) dalam mendampingi 22,7 juta perempuan prasejahtera sejak 2016.
Respons publik terhadap pameran cukup positif, terlihat dari banyaknya penumpang yang berhenti sejenak untuk membaca narasi di balik foto.
Jurnalis Radio Republik Indonesia (RRI) yang merupakan peserta sekaligus Juara 1 Kategori Essay Syamsudin Ilyas mengapresiasi langkah PNM yang telah menyediakan ruang bagi pewarta foto untuk berkarya.
"Semoga ke depannya lebih banyak kisah perempuan tangguh sebagai tulang punggung keluarga yang dapat dikenal tak hanya di lingkungan sekitar, tetapi juga di seluruh Indonesia," ujar Syamsudin dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Kamis (15/1/2026).
Hal senada disampaikan Sekretaris Perusahaan PNM Dodot Patria Ary. Ia berterima kasih kepada para jurnalis peserta lomba yang telah berpartisipasi.
Ia berharap, pameran tersebut dapat memperluas pemahaman publik tentang dampak pemberdayaan perempuan melalui kekuatan medium visual.
"PNM akan menjadi rumah bagi setiap bingkai yang menyimpan cerita dan makna mendalam. Kami berharap karya-karya ini menguatkan gaung pendampingan perempuan prasejahtera," kata Dodot.
Daftar pemenang kompetisi
Ajang PNM Journalist’s Photo Journey telah menetapkan sejumlah jurnalis sebagai pemenang di dua kategori utama.
Pada Kategori Single, Arief Hermawan berhasil menyabet Juara 1, disusul oleh Bisa Junisa Munthe sebagai Juara 2 dan Idris Prasetiawan sebagai Juara 3.
Posisi Harapan 1 hingga 3 untuk kategori ini masing-masing diraih oleh Iqbal Lubis, Auliya Rahman, dan Hesti Rika.
Sementara itu, kategori Essay dimenangi oleh Syamsudin Ilyas sebagai Juara 1, diikuti Andry Denisah sebagai Juara 2, dan Hendra Eka Syahputra Juara 3.
Adapun penghargaan Harapan 1, 2, dan 3 untuk kategori Essay diberikan kepada Kadri Boy Ladani Tarigan, Rifqianto N
ugroho, serta Erianto.