KOMPAS.com - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI berkomitmen mendorong transformasi digital usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).
Komitmen tersebut diwujudkan melalui dukungan terhadap kegiatan Sosialisasi Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) untuk UMKM yang digelar di Laboratorium Smesco, Jakarta.
Kegiatan kolaboratif antara Smesco Indonesia, Wanita Pengusaha Muslimah Indonesia (WPMI), MWX, dan BNI itu diikuti oleh 56 pelaku UMKM.
Para peserta memperoleh pembekalan terkait pemanfaatan teknologi AI dalam operasional usaha, digitalisasi transaksi keuangan, hingga peluang pengembangan bisnis menuju pasar ekspor.
Direktur Commercial Business BNI Muhammad Iqbal mengatakan, BNI berkomitmen menghadirkan solusi digital yang dapat mempercepat transformasi UMKM agar lebih adaptif dan berdaya saing.
“Salah satu dukungan tersebut diwujudkan melalui layanan BNIdirect bisnis yang membantu pelaku usaha mengelola transaksi keuangan secara cepat, aman, dan efisien,” ujar Iqbal dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Selasa (20/1/2026).
Ia melanjutkan, BNI memperluas dukungan kepada UMKM melalui solusi digital, akses pembiayaan, serta program pembinaan yang terintegrasi.
“Kami ingin UMKM Indonesia tumbuh berkelanjutan dan mampu bersaing, tidak hanya di pasar domestik, tetapi juga di pasar global," kata Iqbal.
Iqbal menjelaskan, BNI juga berperan mendorong UMKM agar bisa menembus pasar ekspor melalui platform BNI Xpora. Platform ini berfokus pada tiga pilar utama, yakni Go Productive, Go Digital, dan Go Global.
Program tersebut mencakup edukasi, pendampingan, hingga fasilitasi business matching dan akses ke pasar internasional.
Direktur Business dan Pemasaran Smesco Indonesia Rizky Firdaus menambahkan, kegiatan sosialisasi itu dirancang untuk memberikan pemahaman praktis kepada UMKM mengenai penerapan AI dan digitalisasi dalam kegiatan usaha sehari-hari.
Menurutnya, kolaborasi dengan BNI menjadi langkah strategis dalam memperluas akses edukasi UMKM, mulai dari pencatatan transaksi digital, pemasaran berbasis AI, hingga kesiapan ekspor.
"Kami mengapresiasi dukungan dan sinergi BNI yang turut menyukseskan kegiatan ini. Dengan demikian, UMKM memperoleh wawasan yang aplikatif dan relevan dengan kebutuhan bisnis mereka," tutur Rizky.
Apresiasi serupa disampaikan Ketua WPMI Tri Hastuti Anjarsari. Tri menilai, materi yang disampaikan memberikan perspektif baru bagi pelaku usaha perempuan untuk meningkatkan skala dan kualitas bisnis.
"Pemanfaatan AI dari MWX, pengembangan ekspor melalui BNI Xpora, serta penggunaan BNIdirect bisnis untuk digitalisasi transaksi membuka peluang bagi pelaku usaha perempuan untuk naik kelas," jelas Tri.
Dalam sesi pemaparan, perwakilan MWX Tresna Manggala memperkenalkan pemanfaatan teknologi AI melalui platform SMEwhiz.ai dan FinanceWhiz.
Teknologi tersebut membantu UMKM dalam pembuatan konten otomatis, analisis pemasaran, pencatatan transaksi, hingga pengelolaan laporan keuangan secara digital. Dengan begitu, operasional usaha menjadi lebih efisien dan terukur.
Melalui kolaborasi lintas institusi, BNI berharap semakin banyak UMKM memanfaatkan teknologi digital sebagai strategi peningkatan daya saing.
Upaya tersebut juga diharapkan dapat memperkuat ekosistem UMKM nasional sekaligus membuka peluang pertumbuhan usaha Indonesia yang lebih berkelanjutan dan berorientasi global.