KOMPAS.com – Peta persaingan kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) di Indonesia memasuki fase baru. Jika pada tahap awal adopsi EV lebih banyak didorong oleh faktor teknologi dan insentif, kini pasar mulai bergerak ke arah yang lebih matang.
Saat ini, pengalaman, kualitas, dan kejelasan positioning menjadi penentu utama. Di titik inilah DENZA, sub-brand premium di bawah BYD, menempatkan diri.
DENZA dikembangkan khusus untuk segmen high-end dengan penekanan pada kenyamanan berkelas, kualitas pengalaman berkendara, serta standar keselamatan yang tinggi.
Dengan mengusung visi “Redefine Elegance”, DENZA tidak sekadar menawarkan kendaraan listrik, tetapi juga membangun pengalaman kemewahan yang cerdas, tenang, dan berkelanjutan. Pendekatan ini dirasa relevan dengan karakter konsumen premium masa kini.
Sejak diperkenalkan di Indonesia pada Januari 2025, DENZA D9 langsung mengubah lanskap pasar kendaraan premium. Dalam waktu kurang dari satu tahun, hingga Desember 2025, penjualan nasional telah menembus lebih dari 7.400 unit, sebuah pencapaian yang menegaskan daya tarik kuat DENZA di segmen MPV listrik premium. Momentum ini tidak hanya memperkuat posisi DENZA D9, tetapi juga mendorong pertumbuhan segmen MPV premium secara signifikan, dengan kenaikan penjualan mencapai 70% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Capaian itu menjadi indikator kuat penerimaan pasar serta menegaskan peran DENZA D9 sebagai benchmark baru di kategori premium electric MPV. Segmen yang sebelumnya relatif terbatas itu kini berkembang seiring peningkatan kepercayaan terhadap kendaraan listrik.
Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kejelasan target pasar. Pengguna DENZA didominasi oleh kalangan eksekutif, profesional, serta keluarga urban yang memprioritaskan kenyamanan, ketenangan, dan keandalan dalam mobilitas harian.
Bagi kelompok ini, kendaraan bukan sekadar alat transportasi, melainkan bagian dari representasi diri dan penunjang produktivitas.
Sustainable ownership
DENZA pun dipilih sebagai kendaraan utama kelompok tersebut untuk mendampingi rutinitas profesional ataupun perjalanan bisnis. Nilai yang dicari konsumen bukan hanya performa sesaat, melainkan stabilitas kualitas dan value jangka panjang.
Pendekatan tersebut juga selaras dengan filosofi DENZA yang menempatkan konsistensi dan pengalaman pengguna sebagai fondasi utama.
Aspek keberlanjutan juga menjadi bagian integral dari strategi DENZA. Keberlanjutan yang ditawarkan tidak berhenti pada narasi ramah lingkungan semata.
DENZA secara mantap mengusung konsep sustainable ownership, yakni kepemilikan jangka panjang yang bertumpu pada ketahanan produk, kualitas material, serta keandalan sistem.
Setiap kendaraan dirancang untuk memberikan performa yang konsisten dan pengalaman yang tetap relevan dari waktu ke waktu.
Pemilihan material, kualitas perakitan, dan tingkat kenyamanan mendukung penggunaan harian tanpa kompromi. Dengan demikian, kemewahan tidak hanya dirasakan pada awal kepemilikan, tetapi sepanjang siklus hidup kendaraan.
Pendekatan tersebut turut memosisikan kendaraan listrik sebagai pilihan yang rasional dan dewasa. EV tidak lagi ditampilkan sebagai tren teknologi sesaat, tetapi evolusi alami dalam mobilitas premium.
Apalagi, konsumen segmen atas semakin mempertimbangkan efisiensi, keandalan, serta tanggung jawab lingkungan. Mereka menganggap hal tersebut sebagai bagian dari keputusan gaya hidup, tanpa mengorbankan kenyamanan dan kualitas pengalaman.
Untuk itu, DENZA berupaya menghadirkan kemewahan yang natural sehingga transisi menuju kendaraan listrik berlangsung secara mulus dan penuh keyakinan.
Peralihan ke EV tidak diposisikan sebagai bentuk kompromi, tetapi ekspresi gaya hidup modern yang bertanggung jawab, tetap eksklusif, dan representatif.
DENZA pun menyadari, dalam membangun kepercayaan publik terhadap kendaraan listrik, segmen premium memainkan peran penting sebagai reference setter.
Oleh sebab itu, melalui produk yang matang dan kredibel, DENZA berupaya mempercepat penerimaan EV secara lebih luas. Pendekatan ini menjadi contoh nyata bahwa mobilitas bersih dapat berjalan seiring dengan standar kemewahan.
Komitmen tersebut juga tecermin dari keterlibatan DENZA dalam berbagai platform gaya hidup premium yang memiliki pengaruh budaya dan keberlanjutan, seperti Indonesia International Sustainability Forum (IISF), Puteri Indonesia, dan Jakarta Fashion Week.
Kolaborasi yang menghubungkan nilai keberlanjutan dengan dunia fesyen, kecantikan, dan kepemimpinan itu menjadikan mobilitas bersih bagian dari narasi premium lifestyle yang progresif.
Didukung investasi jangka panjang BYD Group di Indonesia yang mencakup pengembangan produk, jaringan, dan ekosistem EV, DENZA mengambil peran strategis dalam mendorong transisi menuju industri kendaraan listrik nasional yang lebih matang, tepercaya, dan berkelanjutan.