Advertorial

Lebih dari Sekadar Mewah, DENZA Menetapkan Standar Global Kendaraan Premium Modern

Kompas.com - 21/01/2026, 19:05 WIB

KOMPAS.com – Dalam lanskap industri otomotif global, kendaraan listrik bukan hanya diposisikan sebagai inovasi teknologi, melainkan bagian dari evolusi gaya hidup modern.

Di segmen premium, tuntutan konsumen bahkan lebih tinggi. Dengan fitur elektrifikasi terkini, kendaraan listrik harus bekerja secara presisi, menghadirkan kenyamanan berkelas, sekaligus memberikan rasa aman dan tenang dalam setiap perjalanan.

Di titik inilah sub-brand premium di bawah BYD, Denza, menegaskan posisinya sebagai merek yang menghadirkan inovasi teknologi unggulan global dalam kemasan mobilitas premium yang matang dan bertanggung jawab.

BYD mengembangkan Denza secara khusus untuk segmen high-end dengan visi mendefinisikan ulang pengalaman otomotif melalui inovasi, kecerdasan, dan kemewahan. Setiap kendaraan dirancang untuk memberikan pengalaman berkendara yang menyeluruh.

Dengan demikian, mobil keluaran Denza tidak hanya unggul dari sisi performa, tetapi juga kualitas rasa, keandalan, dan ketenangan yang dirasakan pengguna dalam jangka panjang.

Komitmen Denza terhadap inovasi tecermin pada pengembangan platform e³. Ini merupakan arsitektur kendaraan canggih yang dirancang khusus untuk model flagship Denza, seperti Z9 GT.

Platform tersebut mengintegrasikan berbagai teknologi mutakhir, seperti three electric motors,rear wheel steering, Cell to Body (CTB), serta Vehicle Motion Control (VMC) dalam satu sistem yang bekerja secara terpadu.

Hasilnya, teknologi ini dapat memberikan akselerasi responsif, stabilitas optimal, dan presisi kendali yang tinggi.

Selain itu, konfigurasi tiga motor listrik dengan rear wheel steering memungkinkan kendaraan beradaptasi terhadap berbagai kondisi berkendara secara dinamis. Pada kecepatan tinggi, roda belakang bergerak searah roda depan untuk meningkatkan stabilitas.

Sementara di kecepatan rendah, roda belakang dapat berbelok ke arah berbeda guna memperkecil radius putar, meningkatkan kelincahan, dan memudahkan manuver di ruang terbatas.

Inovasi tersebut membuat kendaraan lebih stabil, mudah dikendalikan, dan lincah, baik saat bermanuver di ruang sempit maupun saat melaju di kecepatan tinggi. Dengan demikian, pengemudi dapat berkendara lebih nyaman sekaligus percaya diri.

Bentuk kemewahan tertinggi

Dalam filosofi Denza, keselamatan bukan sekadar fitur, melainkan bagian dari definisi kemewahan itu sendiri. Denza memiliki sistem VMC yang dirancang untuk membaca kondisi kendaraan dan jalan secara real-time, lalu melakukan penyesuaian dalam hitungan milidetik.

Pendekatan preventive safety control memungkinkan sistem bekerja sebelum risiko berkembang menjadi situasi berbahaya. Ini membantu menjaga stabilitas, kendali, dan keamanan kendaraan dalam berbagai situasi berkendara.

Teknologi keselamatan tersebut diperkuat fitur seperti High-Speed Blowout Stability Control yang mampu menjaga kestabilan kendaraan saat terjadi pecah ban hingga kecepatan 140 kilometer per jam.

Sistem tersebut dapat melakukan penyesuaian torsi pada roda secara presisi dalam hitungan milidetik untuk menjaga bodi kendaraan tetap stabil.

Terintegrasi dengan sistem intelligent driving, teknologi ini mampu mengenali jalur, mengurangi gejala yaw (putaran bodi), serta memperluas batas keselamatan. Ini membuat pengemudi tetap memiliki kendali dan waktu reaksi yang lebih aman dalam situasi darurat.

Selain itu, setiap mobil Denza telah diuji dengan Moose Test. Ini merupakan uji keselamatan kendaraan untuk mengukur stabilitas dan kendali mobil saat melakukan manuver.

Tes ini dilakukan dengan menghindari rintangan secara mendadak pada kecepatan 93,6 km per jam sekaligus mencatatkan rekor baru di kelasnya. Selain itu, pengujian ini memperoleh sertifikasi otoritatif dari CAERI. Ini memperkuat kredibilitas performa keselamatan kendaraan dalam manuver darurat pada kecepatan tinggi.

Permudah pengalaman berkendara

Denza juga menghadirkan inovasi yang dapat meningkatkan kenyamanan pengguna secara langsung. Salah satunya e³ Parking. Teknologi ini menggabungkan sistem parkir elektrik dengan kemampuan U-turn berbasis kompas. Ini memungkinkan efisiensi parkir hingga 65 persen, terutama di ruang yang sangat terbatas. Hasilnya, proses parkir menjadi lebih presisi, cepat, dan minim usaha.

Pengalaman berkendara semakin disempurnakan dengan DiSus Intelligent Body Control System. Ini merupakan teknologi suspensi aktif yang mampu menyesuaikan kondisi jalan secara dinamis. Teknologi ini dapat menjaga stabilitas bodi sekaligus menghadirkan kenyamanan maksimal di berbagai situasi perjalanan.

Pada lini Denza D9 yang telah hadir di Indonesia, teknologi canggih diterjemahkan dalam pengalaman yang terasa alami dan familiar bagi masyarakat Indonesia. Sistem DENZA Pilot-Advanced Driver Assistance System (ADAS) dirancang untuk menghadirkan pengalaman berkendara yang nyaman dengan memanfaatkan Light Detection and Ranging (LiDAR), radar, kamera, sensor ultrasonik, AI, serta peta HD.

Dengan bantuan sistem tersebut, pengguna dapat merasakan pengalaman berkendara yang aman dan intuitif, mulai dari perjalanan di jalan tol, lalu lintas perkotaan, hingga parkir di ruang sempit.

Dengan kehadiran D9, Denza membuktikan bahwa inovasi teknologi global dapat diterima dan relevan bagi konsumen premium di Indonesia. Inisiatif ini juga didukung investasi jangka panjang BYD serta pengembangan jaringan layanan resmi.

Denza mengambil peran strategis dalam mendukung transisi menuju mobilitas listrik yang lebih matang dan berkelanjutan.

Melalui pendekatan tersebut, Denza tidak hanya menghadirkan kendaraan listrik premium, tetapi juga menetapkan standar baru. Ini dilakukan melalui teknologi canggih yang bekerja untuk manusia, menghadirkan ketenangan, kenyamanan, dan nilai jangka panjang dalam setiap perjalanan.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau