Advertorial

Buka Dealer Pertama di Dunia di Indonesia, LEPAS Perkenalkan Standar Baru Mobilitas Premium

Kompas.com - 22/01/2026, 14:37 WIB

KOMPAS.com – Di saat banyak merek otomotif menunggu pasar matang untuk debut, LEPAS memilih jalan yang berani. Memulai babak terpenting perjalanannya di Indonesia, LEPAS resmi membuka dealer global pertamanya di dunia dengan peluncuran Showroom LEPAS Kelapa Gading.

Peluncuran itu bukan sekadar simbol, melainkan pernyataan ambisi LEPAS dalam membangun brand new energy vehicle (NEV) premium yang relevan, berkelanjutan, dan hadir untuk jangka panjang.

Kehadiran showroom tersebut tidak hanya tentang angka atau fasilitas, tetapi juga pengalaman. Showroom tersebut merupakan tempat di mana desain, teknologi, dan layanan berpadu menjadi satu narasi yang terasa personal, eksklusif, dan konsisten.

Setiap langkah pengunjung, dari menyapa staf hingga menjelajahi kendaraan, semua dirancang untuk menghadirkan sentuhan premium yang nyata.

Indonesia jadi pilihan pertama

Selain memiliki pasar yang menjanjikan, konsumen di Indonesia juga dinilai semakin matang, selektif, dan menghargai pengalaman yang lebih dari sekadar produk. Dengan pertumbuhan segmen NEV yang pesat, Indonesia menjadi laboratorium sempurna bagi LEPAS untuk menetapkan standar global.

“Indonesia memiliki peran strategis dalam pengembangan global LEPAS. Kehadiran showroom pertama ini menegaskan komitmen kami untuk membangun brand yang konsisten dan berkelanjutan,” ujar President Director Chery Group Indonesia Zeng Shuo dalam rilis pers yang

Lebih dari sekadar tempat pamer

Tampak depan bangunan Showroom LEPAS Kelapa Gading. Dok. LEPAS Tampak depan bangunan Showroom LEPAS Kelapa Gading.

Dirancang bersama PT Mitra Auto Sinergi, Showroom LEPAS Kelapa Gading memiliki luas 1.400 meter persegi dan dibangun di atas lahan seluas 1.600 meter persegi dengan ekosistem Sales, Service, dan Spare Parts (3S) yang menyatu secara mulus.

Namun, keistimewaan showroom terletak pada pengalaman yang ditawarkan, seperti konsultasi yang ramah, eksplorasi produk yang intuitif, serta layanan purnajual yang terasa personal.

“Menjadi showroom LEPAS pertama di dunia adalah tanggung jawab besar. Semua yang kami lakukan di sini mencerminkan karakter brand yang elegan, profesional, dan menekankan kenyamanan jangka panjang,” tutur Director PT Mitra Auto Sinergi Djunaedi Hadiwidjaja.

Ketika kendaraan jadi gaya hidup

LEPAS L8 menjadi pusat perhatian di tengah gemerlap showroom tersebut. Model NEV premium ini tidak hanya tentang mesin atau desain. Lebih dari itu, LEPAS L8 adalah tentang bagaimana kendaraan bisa menjadi bagian dari gaya hidup urban.

Dengan teknologi mutakhir, kenyamanan berkendara maksimal, dan estetika modern, LEPAS L8 menghadirkan keseimbangan antara performa, inovasi, dan keanggunan.

Model NEX premium tersebut menjadi interpretasi baru dari mobilitas premium yang relevan dengan keseharian, tetap elegan, dan mampu memberi pengalaman berbeda setiap kali dikendarai.

Visi jangka panjang

Pengunjung peluncuran Showroom LEPAS Kelapa Gading disambut oleh robot pintar. Dok. LEPAS Pengunjung peluncuran Showroom LEPAS Kelapa Gading disambut oleh robot pintar.

LEPAS menatap masa depan dengan jelas. Sejalan dengan target global 2030 untuk menjual 1.000.000 unit per tahun, LEPAS berencana menghadirkan 12 model baru dalam tiga tahun ke depan di Indonesia.

Langkah tersebut dilakukan tidak hanya untuk ekspansi, tetapi juga untuk membangun ekosistem premium yang berkelanjutan.

“LEPAS hadir sebagai brand NEV premium dengan identitas yang konsisten. Showroom ini adalah cara kami memperkenalkan mobilitas premium yang elegan, relevan, dan berkelanjutan,” ujar Deputy Country Director LEPAS Indonesia Ricky He.

Showroom LEPAS Kelapa Gading bukan sekadar titik pamer, melainkan awal dari sebuah perjalanan panjang. Perjalanan di mana teknologi, layanan, dan pengalaman konsumen berpadu menjadi standar baru mobilitas premium global.

LEPAS menunjukkan bahwa mobilitas modern tidak hanya tentang kendaraan, tetapi juga cara brand hadir, melayani, dan membangun hubungan yang abadi. Sebuah simbol elegansi dan inovasi yang akan terus berkembang di masa depan.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau