Advertorial

5 Tip Memilih Pinjaman Dana Tepercaya yang Terdaftar di OJK

Kompas.com - 25/01/2026, 10:00 WIB

KOMPAS.com – Kebutuhan mendesak kerap membuat masyarakat mencari solusi keuangan yang cepat dan mudah, salah satunya melalui pinjaman dana berbasis digital. Meski menawarkan proses yang praktis, pinjaman dana juga menyimpan sejumlah risiko, mulai dari bunga tinggi hingga metode penagihan yang tidak sesuai aturan.

Oleh karena itu, memastikan legalitas penyedia pinjaman sebelum mengajukan dana menjadi langkah penting untuk menghindari masalah keuangan di kemudian hari.

Lembaga pinjaman dana yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tidak hanya memiliki izin formal, tetapi juga telah melalui serangkaian pemeriksaan terkait transparansi, perlindungan konsumen, serta kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.

Dengan memilih platform yang legal dan tepercaya, masyarakat dapat meminimalkan tekanan emosional dan finansial akibat praktik pinjaman yang tidak sehat.

Langkah tersebut bukan semata-mata mencari akses dana cepat, melainkan membangun kepercayaan diri dalam mengelola keuangan secara bertanggung jawab.

Berikut adalah lima tip yang dapat diperhatikan saat memilih pinjaman dana tepercaya yang telah terdaftar di OJK.

  1. Cek status terdaftar di OJK

Pastikan platform pinjaman yang dipilih memiliki izin resmi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Pengecekan dapat dilakukan langsung melalui situs resmi OJK atau aplikasi layanan informasi yang disediakan.

Platform tidak berizin kerap menawarkan suku bunga sangat rendah atau proses tanpa verifikasi. Hal ini pun berpotensi menjadi perangkap di kemudian hari.

Legalitas menjadi fondasi utama yang wajib dipenuhi karena tanpa izin resmi, seluruh fitur dan kemudahan yang ditawarkan tidak memiliki jaminan perlindungan bagi konsumen.

Salah satu platform yang tercantum dalam daftar resmi OJK adalah Kredivo Paylater. Status tersebut menunjukkan bahwa seluruh proses pinjaman, mulai dari pengajuan hingga pembayaran, dijalankan sesuai dengan ketentuan dan regulasi yang berlaku.

Kredivo menawarkan fasilitas cicilan dengan bunga mulai dari 1,99 persen per bulan bagi member Premium, dengan limit pinjaman hingga Rp 50 juta.

Proses pengajuan dilakukan secara daring tanpa perlu melampirkan dokumen fisik yang rumit, seperti slip gaji. Pengguna cukup melakukan verifikasi identitas secara digital untuk dapat mengakses layanan tersebut.

Keunggulan lain dari Kredivo adalah fleksibilitas layanan Buy Now, Pay Later (BNPL) yang dapat digunakan di berbagai merchant, baik online maupun offline, seperti McDonald’s, Alfamart, Indomaret, dan Lawson.

Hal itu menunjukkan bahwa pinjaman dana yang legal tetap dapat memberikan kemudahan dan kenyamanan, termasuk melalui skema  cicilan tanpa kartu.

Layanan tersebut juga dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan harian. Misalnya, saat berbelanja kebutuhan pokok di Alfamart, pengguna cukup melakukan pembayaran menggunakan Kredivo dengan memindai QR Code yang tersedia.

Setelah transaksi selesai, pembayaran dapat dilakukan pada bulan berikutnya tanpa dikenakan bunga.

  1. Perhatikan suku bunga dan biaya tambahan

Suku bunga tidak selalu ditampilkan secara gamblang di awal. Sejumlah platform menyertakan biaya administrasi, denda keterlambatan, atau biaya lain yang baru terlihat di bagian akhir perjanjian.

Oleh karena itu, calon peminjam perlu membaca seluruh syarat dan ketentuan secara cermat. Sebagai ilustrasi, pinjaman Rp 10 juta dengan bunga 3 persen per bulan dapat membengkak signifikan apabila tidak dilunasi tepat waktu.

Istilah annual percentage rate (APR) juga perlu dipahami. APR mencerminkan total biaya pinjaman dalam setahun, termasuk bunga dan biaya tambahan.

Jika sebuah platform hanya menampilkan bunga rendah, tetapi APR-nya tinggi, maka biaya pinjaman sebenarnya jauh lebih mahal.

Platform yang transparan, seperti Kredivo Paylater, menampilkan seluruh komponen biaya sebelum persetujuan, sehingga pengguna dapat menyesuaikan pinjaman dengan kemampuan finansial.

  1. Evaluasi kemudahan penggunaan dan aksesibilitas

Platform pinjaman yang baik harus mudah digunakan, terutama bagi pengguna baru. Antarmuka aplikasi yang sederhana, proses pendaftaran yang cepat, serta layanan pelanggan yang responsif menjadi faktor penting, terlebih dalam situasi darurat.

Kredivo Paylater memungkinkan akses langsung melalui aplikasi tanpa perlu mendatangi kantor fisik. Pengguna dapat bertransaksi di merchant digital dan fisik sehingga relevan bagi masyarakat urban dengan mobilitas tinggi.

  1. Tinjau reputasi dan ulasan pengguna

Meski terdaftar di OJK, tidak semua platform memiliki kualitas layanan yang sama. Calon pengguna disarankan untuk meninjau ulasan di media sosial, forum, atau situs reviu. Perhatikan keluhan yang sering muncul, seperti cara penagihan, pemblokiran akun, atau respons layanan pelanggan.

Kredivo Paylater dikenal memiliki sistem komunikasi yang jelas dan notifikasi otomatis. Pengguna dapat memantau status pinjaman, cicilan, serta tenggat pembayaran secara real-time melalui aplikasi.

  1. Pastikan identitas dan kontak kantor jelas

Platform resmi selalu mencantumkan identitas perusahaan dan alamat kantor yang dapat diverifikasi. Hindari aplikasi yang tidak transparan atau hanya menggunakan satu saluran komunikasi tanpa kejelasan identitas.

Kejelasan kontak menjadi indikator tanggung jawab perusahaan terhadap nasabah, terutama jika terjadi perselisihan.

Dengan memperhatikan kelima tip tersebut, masyarakat diharapkan lebih bijak dalam memilih lembaga pinjaman dana yang tepercaya dan telah terdaftar di OJK. Dengan begitu, masyarakat memiliki perlindungan hukum yang jelas sebagai calon debitur.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau