Advertorial

Dosen Farmasi Universitas Borneo Lestari Raih Anugerah Pendidikan Tinggi Diktisaintek 2025

Kompas.com - 31/01/2026, 15:45 WIB

KOMPAS.com – Dosen Fakultas Farmasi Universitas Borneo Lestari (UNBL), Helmina Wati, meraih Anugerah Pendidikan Tinggi Diktisaintek 2025 kategori Dosen Berdampak dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) di Jakarta, Jumat (19/12/2025).

Penghargaan berskala nasional tersebut diberikan kepada dosen yang dinilai berkontribusi signifikan dalam pengembangan pendidikan tinggi, sekaligus menempatkan Helmina Wati sebagai perwakilan UNBL di kancah nasional.

Ia dinilai mampu menghadirkan dampak positif melalui pengajaran, pengabdian, serta keterlibatan aktif dalam penguatan mutu akademik dan keilmuan farmasi.

Dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Jumat (30/1/2026), penghargaan Dosen Berdampak merupakan bentuk pengakuan atas dedikasi dosen dalam dunia pendidikan.

Penghargaan Dosen Berdampak diberikan kepada pendidik yang tidak hanya berfokus pada proses pembelajaran di kelas, tetapi juga menghasilkan kontribusi nyata bagi masyarakat dan pengembangan institusi pendidikan tinggi.

Anugerah Diktisaintek 2025 merupakan agenda tahunan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek).

Program tersebut menjadi bentuk apresiasi kepada perguruan tinggi, Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti), mitra dunia usaha dan dunia industri, institusi, media, jurnalis, serta insan pendidikan tinggi yang berkontribusi signifikan dalam peningkatan mutu pendidikan tinggi, riset, inovasi, dan tata kelola sains dan teknologi.

Tahun ini, Kemdiktisaintek memberikan total 572 penghargaan yang terbagi dalam 15 subkategori, mulai dari Anugerah Pendidikan Tinggi, Anugerah Sains dan Teknologi, hingga Anugerah Riset dan Pengembangan.

Seleksi ketat menjadikan penghargaan tersebut memiliki nilai strategis dan prestisius.

Keberhasilan Helmina Wati tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga memperkuat citra UNBL sebagai perguruan tinggi yang mendorong lahirnya dosen-dosen berdampak.

Prestasi tersebut diharapkan dapat menginspirasi sivitas akademika untuk berinovasi dan berkontribusi aktif dalam kebijakan Diktisaintek Berdampak.

Kemdiktisaintek pun berkomitmen memperkuat tata kelola pendidikan tinggi melalui harmonisasi regulasi, peningkatan akuntabilitas, serta optimalisasi koordinasi lintas pemangku kepentingan.

Penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa dedikasi dan dampak nyata dosen memiliki peran sentral dalam kemajuan pendidikan tinggi Indonesia.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau