KOMPAS.com – Dosen Fakultas Farmasi Universitas Borneo Lestari (UNBL), Helmina Wati, meraih Anugerah Pendidikan Tinggi Diktisaintek 2025 kategori Dosen Berdampak dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) di Jakarta, Jumat (19/12/2025).
Penghargaan berskala nasional tersebut diberikan kepada dosen yang dinilai berkontribusi signifikan dalam pengembangan pendidikan tinggi, sekaligus menempatkan Helmina Wati sebagai perwakilan UNBL di kancah nasional.
Ia dinilai mampu menghadirkan dampak positif melalui pengajaran, pengabdian, serta keterlibatan aktif dalam penguatan mutu akademik dan keilmuan farmasi.
Dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Jumat (30/1/2026), penghargaan Dosen Berdampak merupakan bentuk pengakuan atas dedikasi dosen dalam dunia pendidikan.
Penghargaan Dosen Berdampak diberikan kepada pendidik yang tidak hanya berfokus pada proses pembelajaran di kelas, tetapi juga menghasilkan kontribusi nyata bagi masyarakat dan pengembangan institusi pendidikan tinggi.
Anugerah Diktisaintek 2025 merupakan agenda tahunan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek).
Program tersebut menjadi bentuk apresiasi kepada perguruan tinggi, Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti), mitra dunia usaha dan dunia industri, institusi, media, jurnalis, serta insan pendidikan tinggi yang berkontribusi signifikan dalam peningkatan mutu pendidikan tinggi, riset, inovasi, dan tata kelola sains dan teknologi.
Tahun ini, Kemdiktisaintek memberikan total 572 penghargaan yang terbagi dalam 15 subkategori, mulai dari Anugerah Pendidikan Tinggi, Anugerah Sains dan Teknologi, hingga Anugerah Riset dan Pengembangan.
Seleksi ketat menjadikan penghargaan tersebut memiliki nilai strategis dan prestisius.
Keberhasilan Helmina Wati tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga memperkuat citra UNBL sebagai perguruan tinggi yang mendorong lahirnya dosen-dosen berdampak.
Prestasi tersebut diharapkan dapat menginspirasi sivitas akademika untuk berinovasi dan berkontribusi aktif dalam kebijakan Diktisaintek Berdampak.
Kemdiktisaintek pun berkomitmen memperkuat tata kelola pendidikan tinggi melalui harmonisasi regulasi, peningkatan akuntabilitas, serta optimalisasi koordinasi lintas pemangku kepentingan.
Penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa dedikasi dan dampak nyata dosen memiliki peran sentral dalam kemajuan pendidikan tinggi Indonesia.