KOMPAS.com - Masyarakat Batak di Jakarta bersama Mesa Race menggelar acara lari amal bertajuk “Care for Sumut Charity Run” di Plaza Timur Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu (8/2/2026).
Kegiatan bertajuk"One Heartbeat, One Purpose" tersebut diselenggarakan untuk mengumpulkan donasi bagi korban banjir di Sumatera Utara (Sumut).
Ketua Panitia Care for Sumut Bara Krishna Hasibuan mengatakan, inisiatif ini lahir dari kepedulian sekelompok masyarakat berdarah Batak yang tinggal di Jakarta.
Mereka merasa terpanggil untuk berbuat lebih dari sekadar menyampaikan simpati atas dampak banjir besar yang melanda kampung halaman.
"Berangkat dari kepedulian yang sama dan kegemaran kami dalam berlari, lahirlah gagasan untuk menyelenggarakan charity run sebagai upaya penggalangan dana,” ujar Bara dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Rabu (4/2/2026).
Seluruh hasil dari kegiatan tersebut, lanjutnya, akan disalurkan sepenuhnya untuk mendukung pemulihan Sumut agar masyarakat terdampak dapat kembali bangkit dan menjalani kehidupan yang lebih layak.
Adapun Care for Sumut Charity Run mengusung kategori lari 5K dengan donasi minimum sebesar Rp 500.000 per peserta. Partisipan dapat memberikan kontribusi lebih besar sesuai kemampuan masing-masing.
Seluruh pendapatan dari kegiatan ini akan disalurkan untuk mendukung pemulihan pascabanjir dan layanan kesehatan bagi masyarakat terdampak di Sumut.
Dengan demikian, setiap langkah peserta di Jakarta diharapkan dapat berdampak nyata bagi pemulihan di wilayah tersebut.
Bara menegaskan, Care for Sumut membawa pesan bahwa sebuah acara lari pagi di Jakarta dapat memberikan harapan bagi Sumut.
Saat sebagian masyarakat masih dapat menjalani rutinitas harian dengan relatif nyaman, puluhan ribu warga di Sumut harus menghadapi kenyataan kehilangan rumah, akses air bersih, serta layanan kesehatan dasar akibat banjir.
"Lewat Care for Sumut, kami ingin mengajak masyarakat untuk berlari dengan hati. Setiap langkah yang kita ambil di Jakarta, kami berharap, bisa menjadi semangat bagi mereka yang sedang berusaha bangkit. Ini bukan hanya soal olahraga, melainkan tentang kepedulian dan rasa kemanusiaan," tambahnya.
Melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya berlari untuk kebugaran fisik. Mereka juga berlari dengan tujuan yang lebih besar, yakni mendukung pemulihan Sumut secara berkelanjutan.
Fundraising night
Laporan penggalangan dana yang terkumpul akan diumumkan pada malam hari dalam acara fundraising night.
Pada acara tersebut, juga akan diadakan pelelangan barang seni berupa kain ulos dari Edward Hutabarat dan lukisan koleksi dari Ruci Art Gallery.
Sebagai bentuk akuntabilitas dan tata kelola yang bertanggung jawab, penyelenggara menegaskan komitmen transparansi dalam pengelolaan dana.
Wakil Ketua Panitia Care for Sumut Pahala Mansury menjelaskan, panitia berkomitmen menyalurkan seluruh dana yang terkumpul secara transparan dan akuntabel.
"Kami memahami bahwa bantuan yang dibutuhkan bukan hanya cepat, melainkan juga tepat dan dapat dipertanggungjawabkan," jelas Pahala.
Panitia akan bekerja sama dengan instansi dan organisasi lokal yang terverifikasi. Penyaluran dana difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar seperti air bersih, layanan kesehatan, dan perbaikan infrastruktur.
Dengan semangat One Heartbeat, One Purpose, Care for Sumut mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bergerak bersama menyatukan denyut kepedulian dan tujuan kemanusiaan demi membantu masyarakat Sumatera Utara bangkit kembali.
Sebagai informasi, pendaftaran peserta Care for Sumut dibuka mulai Rabu (28/1/2026) hingga Rabu (4/2/2026) secara daring melalui situs resmi Care for Sumut.
Informasi terbaru terkait mekanisme pendaftaran, pengambilan race pack, teknis acara, serta pembaruan kegiatan dapat diakses melalui akun Instagram resmi @careforsumut.run.