KOMPAS.com – Persaingan bisnis yang kian ketat menuntut perusahaan untuk terus berinovasi dalam strategi pemasaran.
Akan tetapi, bila inovasi dilakukan tanpa strategi yang tepat sasaran, pelaku usaha juga akan sulit memahami perilaku pelanggan yang cepat berubah. Bisnis pun berisiko kehilangan peluang penjualan.
Salah satu solusi yang kini diadopsi dalam bisnis adalah pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) marketing.
AI marketing menawarkan kemampuan untuk menganalisis data konsumen secara mendalam, melakukan personalisasi pengalaman pelanggan, hingga mengotomatisasi berbagai tugas repetitif.
Teknologi tersebut juga memungkinkan bisnis memahami perilaku pelanggan yang terus berubah dengan lebih cepat dan akurat.
Meski begitu, pemanfaatan AI dalam bisnis juga harus tepat agar memberikan hasil yang optimal. Berikut adalah langkah-langkah yang bisa diterapkan untuk menggunakan AI marketing secara efektif.
Langkah pertama adalah memanfaatkan AI untuk mengumpulkan dan menganalisis data pelanggan secara otomatis. AI mampu membaca pola perilaku konsumen dari berbagai titik data, seperti kunjungan situs web, riwayat pembelian, hingga interaksi di media sosial.
Dengan hasil analisis tersebut, pelaku usaha dapat menyusun strategi yang lebih tepat sasaran dan relevan bagi setiap segmen pelanggan.
AI memungkinkan pelaku usaha membagi audiens menjadi segmen-segmen yang lebih spesifik berdasarkan perilaku dan preferensi mereka.
Sebagai contoh, AI mampu membantu menentukan konsumen yang lebih responsif terhadap e-mail promo, konsumen yang cenderung membeli produk tertentu, atau konsumen yang perlu pendekatan personal.
Dengan segmentasi ini, pelaku usaha bisa membuat strategi pemasaran yang tidak lagi satu ukuran untuk semua segmen konsumen.
Pelaku usaha juga perlu menggunakan AI marketing untuk memudahkan pekerjaan yang bersifat repetitif, seperti penjadwalan postingan media sosial, segmentasi email, hingga pelacakan performa kampanye iklan.
Otomatisasi ini membantu menghemat waktu tim pemasaran untuk fokus pada strategi yang sangat memerlukan sentuhan kreatif dan pemikiran kritis.
Salah satu kekuatan AI adalah kemampuannya mengubah pengalaman pemasaran menjadi lebih personal.
Misalnya, AI dapat menampilkan rekomendasi produk yang berbeda untuk setiap konsumen berdasarkan riwayat browsing atau pembelian mereka.
Pendekatan personal seperti ini terbukti dapat meningkatkan konversi dan loyalitas pelanggan.
AI juga dapat digunakan untuk memaksimalkan strategi iklan digital, termasuk penyesuaian anggaran, pemilihan platform iklan terbaik, dan bahkan menentukan waktu tayang yang paling efektif secara otomatis.
Dengan begitu, biaya pemasaran dapat digunakan semaksimal mungkin untuk hasil yang optimal.
Penerapan AI dalam bentuk chatbot atau asisten virtual bisa membantu melayani pertanyaan pelanggan secara cepat dan otomatis. AI mampu memahami pertanyaan dalam bahasa natural dan memberikan jawaban yang relevan kapan saja tanpa harus menunggu interaksi manusia.
Sistem ini membantu meningkatkan kecepatan layanan dan kepuasan pelanggan. Respons yang cepat dan akurat menjadi nilai tambah dalam membangun kepercayaan konsumen terhadap brand.
AI memungkinkan pelaku usaha melihat metrik performa kampanye secara real-time sehingga strategi pemasaran dapat dievaluasi dengan tepat dan cepat. Pelaku usaha dapat melihat apa yang berhasil dan apa yang perlu diubah sehingga bisnis selalu dapat mengadaptasi tren pasar terbaru.
Solusi AI marketing dari Telkomsel Enterprise
Seiring peningkatan kebutuhan bisnis akan teknologi AI marketing yang efektif, kini tersedia banyak solusi AI canggih yang dapat dimanfaatkan. Salah satunya hadir dari Telkomsel Enterprise dengan dua produk unggulan.
Pertama, AI Virtual Assistant (AVA) yang mampu melayani pertanyaan konsumen secara otomatis dan personal dengan pemahaman bahasa natural. Kedua, Smart AI Voice Interactive Assistance (SAVIA) yang memungkinkan bisnis menangani interaksi suara secara cerdas.
AI marketing lebih dari sekadar alat bantu. Teknologi ini juga menjadi fondasi baru dalam strategi pemasaran yang cerdas. Dengan menerapkan langkah-langkah tersebut, pelaku usaha dapat membawa strategi pemasaran ke level berikutnya secara lebih efisien dan tepat sasaran.