Advertorial

Diserbu Pembeli, Produk Kerajinan Jabar Catat Penjualan Lebih dari Rp 450 Juta di Inacraft 2026

Kompas.com - 10/02/2026, 20:52 WIB

KOMPAS.com — Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Jawa Barat (Jabar) sukses menarik perhatian pengunjung pada gelaran The 26th Jakarta International Handicraft Trade Fair (Inacraft 2026) di JICC Senayan, Jakarta, Rabu (4/2/2026) hingga Minggu (8/2/2026).

Berbagai produk mode, kriya, dan kerajinan premium yang dibawa Dekranasda Jabar disebut diserbu pembeli, baik dari dalam negeri maupun mancanegara.

Ketua Dekranasda Jabar Noneng Komara Nengsih mengatakan, hingga hari terakhir pelaksanaan Inacraft 2026, stan Dekranasda Jabar mencatatkan performa penjualan yang positif.

Total penjualan kumulatif dari satu stan Dekranasda Jabar dan 10 perwakilan kabupaten/kota mencapai lebih dari Rp 450 juta.

“Produk-produk, seperti aksesori etnik, sepatu kulit artisan, batik tulis, hingga luaran dan kebaya modern, menjadi komoditas yang paling diburu banyak pengunjung,” ujarnya dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Selasa (10/2/2026).

Di stan Dekranasda Jabar, interaksi dengan pembeli terlihat aktif. Tercatat, lebih dari 300 pengunjung per hari memadati area pameran Jabar. Kondisi ini menunjukkan minat tinggi terhadap kualitas produk serta narasi budaya yang dibawa para perajin.

Sementara itu, Inacraft 2026 sendiri menargetkan kehadiran 1.000 pembeli internasional dari 12 negara, seperti Singapura, Jepang, Malaysia, Australia, hingga Amerika Serikat.

“Melalui keberhasilan di Inacraft 2026, Dekranasda Jabar berkomitmen untuk terus memperkuat ekosistem ekonomi kreatif yang berdaya saing. Para perajin didorong memperluas jejaring, berinovasi, tanpa melupakan akar budaya lokal,” kata Noneng.

Dengan mengusung tema utama Inacraft 2026 “Exploring and Celebrating Womenpreneurs in Craft”, Dekranasda Jawa Barat mengirimkan 24 usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) pilihan. Sebanyak 18 di antaranya merupakan wirausaha perempuan (womenpreneurs).

Pemilihan UMKM itu sejalan dengan visi Inacraft 2026 yang menempatkan perempuan sebagai salah satu motor penggerak ekonomi kreatif nasional.

Sebagai informasi, Inacraft 2026 dibuka secara resmi oleh Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya dan dihadiri Ketua Umum Dekranas Selvi Gibran Rakabuming Raka, pada Rabu.

Gelaran itu diharapkan dapat menjadi batu loncatan bagi UMKM untuk menembus pasar ekspor. Selain pameran produk, Inacraft 2026 juga menghadirkan konsep area kuliner “Talam” yang menyajikan kekayaan rasa Nusantara sehingga pengalaman pengunjung terasa lebih komplet.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau