Advertorial

PNM Kembali Gelar Program Hadiah Umrah, 101 Nasabah Mekaar Berangkat ke Tanah Suci

Kompas.com - 11/02/2026, 11:26 WIB

KOMPAS.com — PT Permodalan Nasional Madani (PNM) kembali memberangkatkan nasabah program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) untuk menunaikan ibadah umrah ke Tanah Suci Makkah.

Sebanyak 101 nasabah PNM Mekaar dari berbagai daerah di Indonesia, mulai dari Sabang hingga Merauke, diberangkatkan pada kloter Februari 2026.

Mereka mendapatkan hadiah umrah sebagai bentuk apresiasi atas proses usaha dan pendampingan yang telah dijalani bersama PNM selama bertahun-tahun.

Program hadiah umrah tersebut merupakan bagian komitmen PNM dalam memberdayakan dan menghargai perjalanan hidup nasabah, khususnya ibu-ibu prasejahtera yang menjadi tulang punggung keluarga.

Hingga kini, PNM telah melayani sekitar 22,9 juta nasabah perempuan prasejahtera di seluruh Indonesia melalui berbagai program pemberdayaan ekonomi.

PNM menegaskan, apresiasi tersebut bukan sekadar penghargaan sesaat, melainkan bagian dari proses panjang dalam mendampingi usaha dan membentuk karakter nasabah.

Selain nasabah, insan PNM atau karyawan yang berperan dalam pemberdayaan juga turut mendapatkan ruang apresiasi atas dedikasi yang telah diberikan.

Pada kloter pertama program hadiah umrah, sebanyak 212 nasabah PNM Mekaar telah lebih dulu diberangkatkan ke Tanah Suci. Apresiasi ini merupakan bentuk penghormatan atas proses dan komitmen yang dijaga bersama, bukan semata-mata hasil akhir yang dicapai.

Kisah nasabah dari Lamongan

Salah satu nasabah PNM Mekaar yang turut berangkat umrah adalah Siti Jumaidah. Nasabah dari Lamongan, Jawa Timur, ini mengisahkan perjalanan hidupnya yang sebelumnya diwarnai pekerjaan serabutan hingga akhirnya mampu membangun usaha sendiri dan menjalani kehidupan yang lebih stabil.

“Terima kasih banyak PNM sudah menemani kisah hidup saya dari nol. Dari mulai saya kerja apa saja sampai sekarang bisa mengasuh anak dan punya usaha sendiri. Saya bahagia sekali dan selalu mendoakan PNM agar bisa terus menolong orang seperti saya,” ujar Siti dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Selasa (10/2/2026).

Sekretaris Perusahaan PNM Lalu Dodot Patria menyampaikan pesan kepada para nasabah yang berangkat agar perjalanan ibadah ini menjadi momentum syukur serta sumber kekuatan baru.

Ia juga menitipkan doa dari Tanah Suci bagi keberlanjutan misi pemberdayaan PNM.

“Kami menitipkan doa dari Tanah Suci agar langkah PNM senantiasa dijaga, diberi kelapangan, dan mampu terus menemani lebih banyak perjuangan hidup para nasabah di berbagai penjuru negeri,” kata Dodot.

Melalui program hadiah umrah tersebut, PNM menegaskan komitmen untuk tidak hanya mendampingi nasabah dalam aspek permodalan dan usaha, tetapi juga memberikan apresiasi yang bermakna atas proses, ketekunan, dan kepercayaan yang dibangun bersama.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau