Kabar kesehatan

Standar Global untuk Masa Depan Kesehatan, PT Cordlife Persada Raih Akreditasi AABB

Kompas.com - 13/02/2026, 11:09 WIB

KOMPAS.com – Peran sel punca (stem cell) dalam penanganan berbagai penyakit berat kian mendapat perhatian. Terapi tersebut umumnya digunakan untuk membantu menangani kelainan darah bawaan, kanker darah, gangguan sistem imun, hingga kelainan metabolik tertentu.

Salah satu sumber sel punca yang banyak dimanfaatkan berasal dari darah tali pusat. Darah tersebut diambil sesaat setelah bayi lahir, lalu disimpan dalam kondisi khusus agar sel-selnya tetap hidup dan dapat digunakan di masa mendatang.

Dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Kamis (12/2/2026), PT Cordlife Persada menyatakan bahwa proses pengambilannya aman serta tidak menimbulkan rasa sakit, baik bagi ibu maupun bayi.

Oleh karena itu, semakin banyak orangtua memilih menyimpan darah dan jaringan tali pusat sebagai langkah antisipatif untuk perlindungan kesehatan keluarga.

Sel punca dari darah tali pusat memiliki potensi besar dalam terapi berbagai penyakit serius, mulai dari kelainan darah hingga gangguan imun. Dok. Cordlife Sel punca dari darah tali pusat memiliki potensi besar dalam terapi berbagai penyakit serius, mulai dari kelainan darah hingga gangguan imun.

Di Indonesia, PT Cordlife Persada dikenal sebagai pelopor layanan penyimpanan darah dan jaringan tali pusat sejak 2007. Hingga saat ini, perusahaan tersebut telah dipercaya lebih dari 20.000 keluarga.

Dalam operasionalnya, Cordlife menempatkan kualitas, keamanan, dan integritas sampel sebagai prioritas utama.

Setiap darah dan jaringan tali pusat yang disimpan, dikelola melalui prosedur yang dirancang untuk menjaga kelayakan sel dalam jangka panjang.

Komitmen tersebut kembali ditegaskan PT Cordlife Persada dengan menyelesaikan siklus keempat re-akreditasi Association for the Advancement of Blood and Biotherapies (AABB) untuk bank darah tali pusat pada November 2025.

Tak hanya itu, perusahaan tersebut juga memperoleh akreditasi AABB dalam pemrosesan sel somatik dari jaringan tali pusat untuk pertama kalinya.

Sebagai informasi, AABB merupakan lembaga akreditasi internasional yang diakui luas sebagai standar kualitas dan keamanan di bidang darah serta terapi biologi.

Tim PT Cordlife Persada berkomitmen menghadirkan layanan penyimpanan sel punca dengan standar kualitas dan keamanan tertinggi. Dok. Cordlife Tim PT Cordlife Persada berkomitmen menghadirkan layanan penyimpanan sel punca dengan standar kualitas dan keamanan tertinggi.

Country Director PT Cordlife Persada Retno Suprihatin menjelaskan bahwa hingga 2025, Cordlife Group secara global telah mengeluarkan 77 unit darah tali pusat dan 21 unit jaringan tali pusat untuk terapi sel punca.

Unit-unit tersebut dimanfaatkan dalam penanganan berbagai kondisi medis, seperti talasemia, leukemia, dan serebral palsi.

Pemanfaatannya tidak hanya untuk anak pemilik sel punca, tetapi juga berpotensi digunakan oleh anggota keluarga lain dengan kecocokan human leukocyte antigen (HLA).

Ke depan, PT Cordlife Persada menyatakan akan terus mempertahankan standar layanan tertinggi.

Upaya itu dilakukan untuk memberikan rasa aman dan ketenangan bagi keluarga Indonesia yang mempercayakan penyimpanan darah dan jaringan tali pusat buah hati mereka.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau