KOMPAS.com — iCAR Indonesia menghadirkan iCAR V23 dalam sejumlah pendekatan desain berbeda pada ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 yang digelar di JIEXPO, Jakarta, sejak Kamis (5/2/2026) hingga Minggu (15/2/2026).
Salah satu yang menjadi sorotan adalah iCAR V23 OG hasil modifikasi kolaborasi dengan National Modificator & Aftermarket Association (NMAA) Indonesia.
Setelah peluncuran resminya, iCAR menampilkan unit V23 dalam varian OG dan Pro Edition yang menonjolkan karakter fleksibel dan mudah dipersonalisasi.
Kehadiran versi modifikasi di IIMS 2026 menjadi cara iCAR menunjukkan bahwa V23 dirancang sebagai kendaraan yang terbuka untuk eksplorasi gaya tanpa mengubah struktur utama.
Kolaborasi dengan NMAA menghadirkan konsep modifikasi yang tetap fungsional untuk kebutuhan harian maupun gaya hidup petualang. Pendekatan yang digunakan mengusung konsep plug-and-play sehingga modifikasi dapat dilakukan tanpa intervensi besar pada konstruksi kendaraan.
Pada unit modifikasi tersebut, iCAR V23 dilengkapi sejumlah komponen aftermarket, seperti roof box berkapasitas 360 liter, pelek 17x7 ET35, ban all-terrain A/T G015 ukuran 245/65 R17, serta sentuhan visual melalui special design decals.
Seluruh elemen itu dirancang agar mudah diaplikasikan sekaligus tetap selaras dengan bahasa desain kendaraan.
Country Director iCAR Indonesia Mark Yang mengatakan bahwa sejak awal, V23 dikembangkan sebagai kendaraan yang memberi kebebasan berekspresi bagi penggunanya.
Dari sisi bodi, sentuhan decal hasil garapan NMAA menjadi statement visual yang memperkuat karakter boxy iCAR V23.“Melalui kolaborasi dengan NMAA, kami ingin menunjukkan bahwa V23 sangat terbuka untuk personalisasi, sekaligus tetap mengedepankan kemudahan, keamanan, dan fungsionalitas lewat konsep plug-and-play,” ujarnya dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Sabtu (14/2/2026).
Dirancang ramah modifikasi
iCAR V23 dibangun sebagai platform yang ramah modifikasi dengan lebih dari 20 titik modular. Titik-titik ini memungkinkan pengguna melakukan penyesuaian sesuai kebutuhan dan gaya berkendara, baik untuk aktivitas urban, perjalanan jarak jauh, maupun penggunaan outdoor.
Potensi itu yang menjadi dasar kolaborasi dengan NMAA Indonesia. Organisasi yang menaungi pelaku industri modifikasi dan aftermarket nasional ini menilai, V23 memiliki fondasi desain yang kuat dan ruang eksplorasi luas tanpa mengorbankan aspek fungsionalitas.
Pendiri NMAA dan Direktur Modifikasi dan Kendaraan Listrik Ikatan Motor Indonesia (IMI) Pusat Andre Mulyadi menjelaskan, kerja sama tersebut sejalan dengan visi pihaknya untuk mendorong pertumbuhan industri modifikasi nasional.
“Rancang bangun V23 yang mudah dimodifikasi membuka ruang kreativitas luas bagi modifikator lokal. Hal ini juga membuktikan bahwa kendaraan listrik dapat menjadi kanvas kreativitas bagi industri kreatif otomotif di Indonesia,” kata Andre.
Pengunjung IIMS 2026 dapat melihat langsung hasil modifikasi iCAR V23 di booth iCAR Hall C3, sekaligus mengeksplorasi berbagai kemungkinan personalisasi lainnya yang ditawarkan model ini.
iCAR sendiri merupakan merek otomotif bagian dari Chery Group yang fokus menghadirkan solusi mobilitas cerdas dan intuitif bagi pengendara modern.
Memasuki pasar Indonesia pada 2026, iCAR menyatakan komitmennya untuk menghadirkan kendaraan yang relevan dengan kebutuhan dan gaya hidup konsumen lokal.