Advertorial

Pemprov Jabar Siapkan 3.040 Tiket Mudik Gratis 2026, Berikut Rute dan Cara Daftarnya

Kompas.com - 20/02/2026, 15:35 WIB

KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) melalui Dinas Perhubungan menghadirkan “Program Mudik Gratis Tahun 2026”.

Lewat program tersebut, Pemprov Jabar memberikan kemudahan akses transportasi bagi masyarakat agar dapat pulang kampung lebih aman, tertib, dan terencana. 

Kepala Dinas Perhubungan Jabar Dhani Gumelar mengatakan, Program Mudik Gratis 2026 dilaksanakan pada Jumat (13/3/2026), Sabtu (14/3/2026), dan Minggu (15/3/2026) dengan titik keberangkatan dari beberapa lokasi, seperti Terminal Leuwipanjang (Bandung), Terminal Cikarang, dan Kota Bekasi.

“Pemprov Jabar bersama dengan Jasa Raharja mempersiapkan kuota mudik gratis sebanyak 3.040 tiket dengan menggandeng beberapa PO bus, seperti PO Sugeng Rahayu, PO Damri, PO Sinar Jaya, PO Primajasa, PO MGI. Total bus yang disediakan sebanyak 74 unit,” ujar Dhani dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Jumat (20/2/2026).

Pada Program Mudik Gratis Tahun 2026, Pemprov Jabar menyediakan sejumlah rute perjalanan, baik dalam maupun luar Provinsi Jawa Barat. Rute tersebut meliputi Bandung–Yogyakarta dengan total 320 tiket, Bandung–Solo sebanyak 320 tiket, serta Yogyakarta–Bandung dengan 360 tiket.

Tersedia pula rute Bandung–Ciledug sebanyak 120 tiket, Bekasi–Purbalingga 80 tiket, dan Bekasi–Bandung 120 tiket. Untuk keberangkatan dari Bekasi (Terminal Cikarang) menuju Tasikmalaya disediakan 320 tiket, sedangkan rute Bandung–Sukabumi tersedia 400 tiket.

Adapun rute Bogor (Cileungsi)–Bandung tersedia 320 tiket dan Bogor–Pelabuhan Ratu 200 tiket.

Pemprov Jabar juga menambah kuota untuk sejumlah rute, yakni Bandung–Yogyakarta sebanyak 48 tiket, Bandung–Wonogiri 192 tiket, Bandung–Solo 144 tiket, Bandung–Semarang 48 tiket, serta Bandung–Sragen 48 tiket.

Untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan masyarakat, Dishub Jabar bersama Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jabar mengembangkan sistem pendaftaran yang mudah diakses secara digital melalui aplikasi “sapawarga”. Aplikasi ini dapat diunduh di Play Store atau Appstore.

Pendaftaran mudik gratis dibuka mulai Rabu (11/2/2026) hingga Kamis (12/3/2026). Saat mendaftar, pemudik hanya perlu memasukkan data diri, seperti nama, nomor induk kependudukan (NIK), alamat, nomor Kartu Keluarga (KK), tanggal lahir. dan rute keberangkatan.

Adapun pemilihan tanggal keberangkatan dilakukan saat aktivasi tiket mulai Minggu (1/3/2026) hingga Kamis (12/3/2026).

"Program mudik gratis terbuka untuk semua warga asal dan tinggal di Jawa Barat yang ingin mudik ke kampung halaman. Tentunya dengan persyaratan yang telah ditentukan," kata Dhani.

Armada bus yang digunakan telah memenuhi standar keselamatan yang disiapkan melalui pemeriksaan teknis atau ramp check sebelum keberangkatan.

Adapun pengemudi dan kru dipastikan dalam kondisi sehat dan siap melayani penumpang selama perjalanan.

“Ayo manfaatkan kesempatan mudik gratis ini agar perjalanan mudik dapat ditempuh dengan lebih aman, nyaman, selamat, dan tertib," tutur Dhani.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau