KOMPAS.com —Tim Generasi Jernih menggelar kegiatan Charitrip Spesial Hari Peduli Sampah Nasional di Taman Literasi Christina Martha Tiahahu, Jakarta Selatan, Sabtu (21/2/2026).
Kegiatan tersebut menggabungkan sesi Kids Corner, yakni edukasi anak, dengan aksi pungut sampah. Lewat kegiatan “Dari Edukasi Menuju Aksi Nyata” ini, diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat, khususnya anak-anak, terhadap manfaat menjaga kebersihan lingkungan sejak dini.
Seperti diketahui, persoalan sampah yang masih menjadi tantangan besar di Indonesia. Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional setiap 21 Februari pun menjadi momentum untuk mengingatkan kembali akan manfaat pengelolaan sampah yang bertanggung jawab.
Oleh karena itu, kegiatan Charitrip Spesial Hari Peduli Sampah Nasional diselenggarakan. Kegiatan ini juga sejalan dengan kebijakan pengurangan sampah yang dilakukan terus oleh Kementerian Lingkungan Hidup.
Kegiatan dimulai dengan pembagian peran antara tim edukasi dan volunteer plogging yang dilaksanakan secara bersamaan.
Tim edukasi mengisi sesi Kids Corner dengan memberikan materi mengenai jenis-jenis sampah. Melalui materi tersebut, anak-anak diajak untuk memilah sampah melalui diskusi dan penjelasan ringan yang mudah dipahami.
Di waktu yang sama, para relawan melakukan aksi plogging di sekitar area kegiatan. Aktivitas tersebut bertujuan untuk membersihkan lingkungan serta memberikan contoh langsung bahwa kepedulian terhadap sampah dapat langsung dimulai dari langkah kecil.
Setelah rangkaian edukasi dan aksi plogging, kegiatan dilanjutkan dengan buka puasa bersama dalam suasana yang hangat dan penuh kebersamaan. Acara kemudian ditutup dengan ungkapan rasa syukur atas kelancaran kegiatan.
Melalui Charitrip ini, Tim Generasi Jernih berharap, kesadaran dalam menjaga lingkungan dapat tumbuh sejak dini, terutama di kalangan generasi muda sebagai penerus masa depan.