Advertorial

Peluang Terakhir Miliki Ruang Usaha Premium di Kawasan Fenomenal Gading Serpong

Kompas.com - 24/02/2026, 11:12 WIB

KOMPAS.com – Pertumbuhan kawasan komersial di Gading Serpong, Kabupaten Tangerang, Banten, terus menunjukkan tren positif setiap tahun. Kawasan ini tidak sekadar menjadi pusat permukiman padat penduduk, tapi juga bertransformasi menjadi magnet bisnis dan gaya hidup berskala regional.

Salah satu kawasan komersial yang paling menonjol dan fenomenal di area tersebut adalah Maggiore yang dikembangkan oleh Paramount Land.

Guna menjawab permintaan pasar akan ruang usaha premium yang kian tinggi, Paramount Land secara resmi meluncurkan kawasan komersial terbarunya, Maggiore Signature West.

Proyek ini menjadi kawasan komersial terakhir yang melengkapi portofolio Maggiore setelah kesuksesan Maggiore Junction, Maggiore Square, Maggiore Grande, Maggiore Business Loft, hingga Maggiore Signature East yang seluruhnya telah terjual habis.

Berdasarkan data Paramount Estate Management, kawasan Maggiore mencatatkan pertumbuhan kawasan yang sangat signifikan sebesar 711 persen sepanjang 2023 hingga 2025.

Direktur Paramount Land Chrissandy Dave menjelaskan, Maggiore kini telah menjadi rumah bagi lebih dari 400 bisnis kuliner dan gaya hidup yang aktif beroperasi.

"Hal ini menjadi kesempatan terakhir bagi pelaku usaha dan investor untuk bergabung menjadi bagian dari ekosistem bisnis Maggiore yang telah terbukti sukses," ujar Chrissandy.

Kunci keberhasilan pengembangan kawasan ini terletak pada riset komprehensif untuk menghadirkan produk yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat masa kini.

Paramount Land juga berkomitmen membangun Gading Serpong sebagai ekosistem yang terintegrasi untuk memenuhi segala kebutuhan masyarakat dalam satu kawasan.

Maggiore Signature West di Gading Serpong. Dok. Paramount Maggiore Signature West di Gading Serpong.

Konsep arsitektur dan ruang usaha fleksibel

Maggiore Signature West hadir secara eksklusif hanya sebanyak 81 unit dengan mengusung gaya arsitektur Modern Italianate yang anggun.

Direktur Planning and Design Paramount Land Henry Napitupulu menuturkan, desain tersebut dirancang selaras dengan area komersial sebelumnya guna menjaga keharmonisan visual.

Proyek ini juga terintegrasi langsung dengan kawasan prestisius Matera serta ruang terbuka hijau Maggiore Hills Park seluas 2,3 ha di zona sempadan Situ Cihuni.

Henry menambahkan, sekitar 45 persen area dialokasikan khusus untuk penyewa utama berskala besar demi menarik lebih banyak pengunjung reguler.

Kawasan komersial ini juga dilengkapi dengan sejumlah fasilitas pendukung, seperti ruang terbuka Plaza Signature, area parkir langsung, dan jalur pedestrian yang aman.

"Kami menghadirkan konsep Your Own Style Expendable Commercial Area yang memberikan fleksibilitas bagi pelaku usaha untuk menyesuaikan tampilan fasad bangunan sesuai karakter bisnisnya," kata Henry.

Terdapat dua tipe bangunan yang ditawarkan kepada konsumen pada peluncuran kali ini.

Pertama, tipe Studio Loft berupa bangunan empat lantai yang tersedia dalam tiga pilihan dimensi, yaitu ukuran luas L5x16, L5x17, dan L6x17.

Kedua, tipe Shophouses dilengkapi Alfresco yang terdiri dari bangunan tiga lantai dengan dimensi berukuran luas 4,5x16.

Tipe kedua tersebut dilengkapi dengan area teras dan balkon alfresco yang memiliki kanopi fleksibel atau expendable awning.

Sebagai bukti komitmen menghidupkan kawasan, Paramount Land telah mengurasi dua penyewa utama yang siap bergabung, yaitu Angke Restaurant dan Aroma Tungku dari Kampung Kecil Group.

Maggiore Signature West di Gading Serpong. Dok. Paramount Maggiore Signature West di Gading Serpong.

Waktu terbaik untuk berinvestasi

Memulai bisnis di kawasan yang sudah hidup dan memiliki ekosistem matang tentu memberikan keuntungan tersendiri bagi para pengusaha ataupun investor.

Pengusaha sekaligus investor Theo Derick membagikan pandangannya mengenai cara menangkap peluang bisnis di tengah dinamika pasar yang bergerak cepat.

Ia menyarankan para pebisnis untuk memiliki kemampuan adaptasi yang tinggi serta jeli membaca arah perubahan sejak fase awal.

"Kunci menghadapi ketidakpastian terletak pada keberanian untuk melangkah, memanfaatkan sumber daya yang ada, serta proaktif menciptakan peluang," ucap Theo.

Menunda rencana investasi, menurutnya, hanya akan membuat seseorang tertinggal oleh pergerakan pasar.

Maggiore Signature West di Gading Serpong. Dok. Paramount Maggiore Signature West di Gading Serpong.

Bagi masyarakat yang tertarik, unit Maggiore Signature West ditawarkan dengan harga mulai dari Rp 3,4 miliar.

Sebagai nilai tambah, konsumen dapat memilih opsi penambahan fasilitas lift berkapasitas enam orang secara eksklusif untuk melengkapi kenyamanan ruang usaha.

Setiap unit juga sudah dilengkapi dengan pendingin ruangan atau air conditioner (AC) dan kamera pengawas berbasis protokol internet atau internet protocol closed circuit television (IP CCTV) di tiap lantai.

Pembeli pun berhak mendapatkan bonus bebas Iuran pemeliharaan keamanan dan lingkungan (IPKL) selama dua belas bulan.

Guna memfasilitasi konsumen, Paramount Land menyediakan beragam kemudahan metode pembayaran seperti pembayaran tunai Supercash.

Konsumen juga dapat memilih opsi pembayaran Tunai Keras yang setara dengan skema Kredit Pemilikan Rumah (KPR) melalui pembayaran uang muka lima persen yang bisa dicicil tiga kali.

Selain itu, tersedia opsi tunai keras yang setara dengan skema tunai bertahap melalui pembayaran uang muka sepuluh persen satu kali dengan tenor cicilan delapan belas kali.

Informasi lebih lengkap mengenai produk dan promo dapat diakses langsung melalui situs resmi Paramount Land atau akun Instagram @officialparamountgadingserpong.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau