KOMPAS.com – Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menyampaikan apresiasi atas berbagai perbaikan yang dilakukan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dalam penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Ia menilai, transformasi dan penguatan layanan yang dilakukan dari waktu ke waktu menunjukkan komitmen kuat dalam menghadirkan perlindungan kesehatan bagi masyarakat.
"Kami melihat, ada perbaikan yang terus dilakukan BPJS Kesehatan. Harapannya, kehadiran program ini semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terutama di daerah-daerah yang masih sulit mengakses layanan kesehatan," ujar Sjafrie dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Senin (3/3/2026).
Menhan juga berharap, penguatan akses layanan dapat diperluas hingga tingkat desa, misalnya melalui keberadaan kanal BPJS Kesehatan pada Koperasi Desa Merah Putih. Kanal tersebut dapat bekerja sama dengan klinik ataupun Desa Merah Putih.
Menurutnya, pendekatan ini dapat mendekatkan layanan administrasi dan informasi Program JKN kepada masyarakat desa.
Optimalisasi faskes TNI dan produksi obat
Sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan implementasi Program JKN, Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Kemenhan) menyatakan kesiapan untuk mengoptimalkan seluruh fasilitas kesehatan (faskes) milik TNI yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.
Selain itu, Lembaga Farmasi (LAFI) di bawah Kemenhan juga siap mendukung produksi dan penyediaan obat-obatan bagi peserta JKN.
"Kami memiliki jaringan faskes TNI dan kapasitas produksi farmasi yang dapat disinergikan untuk mendukung keberlanjutan program JKN," ujarnya.
Sjafrie juga menyampaikan bahwa saat ini terdapat 150 Batalyon Teritorial Pembangunan yang secara bertahap akan ditingkatkan menjadi 750 batalyon.
Di dalam setiap batalyon terdapat kompi kesehatan yang berpotensi membantu memperluas akses layanan kesehatan ataupun penyebarluasan informasi terkait Program JKN di seluruh Indonesia.
BPJS Kesehatan sambut baik kerja sama
Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas dukungan yang diberikan Kemenhan beserta seluruh jajaran TNI.
"Kami menyambut baik peluang kerja sama yang dapat dilakukan bersama Kemenhan. Sinergi ini sangat strategis untuk menjangkau lebih banyak masyarakat, termasuk di wilayah dengan keterbatasan akses," tutur pria yang akrab disapa Pujo.
Ia juga menegaskan komitmen BPJS Kesehatan untuk terus meningkatkan mutu layanan kesehatan, termasuk bagi seluruh prajurit TNI, purnawirawan, serta anggota keluarga mereka sebagai peserta JKN.
"Komitmen kami adalah memastikan seluruh peserta JKN mendapatkan layanan kesehatan yang mudah diakses dan berkualitas," kata Pujo.
Prihati berharap, kolaborasi ini semakin memperkuat implementasi Program JKN serta menghadirkan manfaat yang lebih luas dan merata bagi masyarakat Indonesia hingga ke pelosok desa.