Advertorial

Perkuat Akses JKN hingga Pelosok, Kemhan dan BPJS Kesehatan Perkuat Sinergi Strategis

Kompas.com - 03/03/2026, 17:20 WIB

KOMPAS.com – Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menyampaikan apresiasi atas berbagai perbaikan yang dilakukan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dalam penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Ia menilai, transformasi dan penguatan layanan yang dilakukan dari waktu ke waktu menunjukkan komitmen kuat dalam menghadirkan perlindungan kesehatan bagi masyarakat.

"Kami melihat, ada perbaikan yang terus dilakukan BPJS Kesehatan. Harapannya, kehadiran program ini semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terutama di daerah-daerah yang masih sulit mengakses layanan kesehatan," ujar Sjafrie dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Senin (3/3/2026).

Menhan juga berharap, penguatan akses layanan dapat diperluas hingga tingkat desa, misalnya melalui keberadaan kanal BPJS Kesehatan pada Koperasi Desa Merah Putih. Kanal tersebut dapat bekerja sama dengan klinik ataupun Desa Merah Putih.

Menurutnya, pendekatan ini dapat mendekatkan layanan administrasi dan informasi Program JKN kepada masyarakat desa.

Optimalisasi faskes TNI dan produksi obat

Sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan implementasi Program JKN, Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Kemenhan) menyatakan kesiapan untuk mengoptimalkan seluruh fasilitas kesehatan (faskes) milik TNI yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

Selain itu, Lembaga Farmasi (LAFI) di bawah Kemenhan juga siap mendukung produksi dan penyediaan obat-obatan bagi peserta JKN.

"Kami memiliki jaringan faskes TNI dan kapasitas produksi farmasi yang dapat disinergikan untuk mendukung keberlanjutan program JKN," ujarnya.

Sjafrie juga menyampaikan bahwa saat ini terdapat 150 Batalyon Teritorial Pembangunan yang secara bertahap akan ditingkatkan menjadi 750 batalyon.

Di dalam setiap batalyon terdapat kompi kesehatan yang berpotensi membantu memperluas akses layanan kesehatan ataupun penyebarluasan informasi terkait Program JKN di seluruh Indonesia.

BPJS Kesehatan sambut baik kerja sama

Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas dukungan yang diberikan Kemenhan beserta seluruh jajaran TNI.

"Kami menyambut baik peluang kerja sama yang dapat dilakukan bersama Kemenhan. Sinergi ini sangat strategis untuk menjangkau lebih banyak masyarakat, termasuk di wilayah dengan keterbatasan akses," tutur pria yang akrab disapa Pujo.

Ia juga menegaskan komitmen BPJS Kesehatan untuk terus meningkatkan mutu layanan kesehatan, termasuk bagi seluruh prajurit TNI, purnawirawan, serta anggota keluarga mereka sebagai peserta JKN.

"Komitmen kami adalah memastikan seluruh peserta JKN mendapatkan layanan kesehatan yang mudah diakses dan berkualitas," kata Pujo.

Prihati berharap, kolaborasi ini semakin memperkuat implementasi Program JKN serta menghadirkan manfaat yang lebih luas dan merata bagi masyarakat Indonesia hingga ke pelosok desa.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau