KOMPAS.com – Kampus Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan (STTKD) Yogyakarta menerima kunjungan Menteri Koordinator (Menko) Bidang Politik dan Keamanan (Polkam) Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago pada Rabu (4/3/2026).
Kunjungan tersebut menjadi momentum yang menunjukkan sinergi antara dunia pendidikan dirgantara dan pemangku kebijakan strategis nasional.
Kehadiran Djamari juga menegaskan posisi STTKD sebagai salah satu institusi pendidikan penerbangan yang secara konsisten berkembang dan berkontribusi mencetak sumber daya manusia unggul di sektor aviasi.j
Rombongan Menko Polkam tiba di kampus STTKD dan disambut para taruna dengan prosesi jajar kehormatan serta penampilan drum corps. Penyambutan ini menciptakan suasana khidmat karena menggambarkan disiplin dan karakter kepemimpinan yang ditanamkan di lingkungan kampus.
Setelah itu, rombongan bersama jajaran pimpinan STTKD melaksanakan shalat zuhur berjamaah di Masjid At Tien Kurniadi STTKD. Momen ini menjadi pengingat bahwa nilai religiositas dan integritas menjadi bagian penting dalam pembentukan generasi profesional di bidang penerbangan.
Usai melaksanakan ibadah, kegiatan dilanjutkan dengan campus tour untuk memperkenalkan sejumlah fasilitas pendidikan dan praktik yang dimiliki STTKD. Kunjungan dimulai dari Hanggar 2. Di sini, rombongan diperkenalkan dengan helikopter BO 105 dan pesawat Cessna 402 yang digunakan sebagai sarana pembelajaran praktikum bagi para taruna.
Fasilitas tersebut menjadi bagian dari upaya STTKD menghadirkan pendidikan berbasis praktik yang relevan dengan kebutuhan industri penerbangan.
Menko Polkam Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago berfoto bersama taruna STTKD Yogyakarta saat melakukan kunjungan pada Rabu (4/3/2026). Rombongan kemudian mengunjungi area pembelajaran teknik untuk melihat secara langsung mesin Boeing yang digunakan sebagai media pembelajaran teknologi dirgantara. Selain itu, rombongan juga meninjau ruang tools yang berisi berbagai peralatan teknis untuk praktik perawatan pesawat.
Lingkungan pembelajaran tersebut menjadi laboratorium nyata bagi para taruna untuk mempersiapkan diri menjadi tenaga profesional di bidang aviasi, baik sebagai staf maskapai, staf bandara, maupun teknisi penerbangan.
Campus tour ditutup dengan kunjungan ke pesawat Boeing 737-200 yang menjadi salah satu ikon fasilitas pembelajaran STTKD. Di lokasi ini, rombongan mendapatkan penjelasan mengenai fungsi pesawat sebagai media pembelajaran sistem pesawat secara komprehensif.
Pesawat tersebut tidak hanya dimanfaatkan oleh taruna teknik penerbangan, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran bagi taruna dari berbagai program studi lain, termasuk program pendidikan pramugari, untuk memahami operasional pesawat secara langsung.
Sebagai informasi, kegiatan kunjungan tersebut turut dihadiri jajaran pimpinan STTKD, di antaranya Pembina Yayasan Citra Dirgantara beserta jajaran, Ketua Senat STTKD, serta Ketua STTKD Dr Erwhin Irmawan, SSi, MCs, bersama para wakil ketua dan pejabat struktural lain.
Sementara itu, dari pihak Kemenko Polkam hadir sejumlah pejabat, antara lain Sesmenko Polkam Letjen TNI Moch Hasan, Deputi Bidang Koordinasi Politik Dalam Negeri Mayjen TNI (Purn) Heri Wiranto, Staf Khusus Menko Polkam Ahmad Dedi, Plt Deputi IV Bidang Koordinasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat Irjen Pol Desman Tarigan, Deputi V Bidang Koordinasi Komunikasi dan Informasi Marsda TNI Eko Doni, serta Staf Khusus Menko Polhukam Bidang Intelijen Mayjen TNI (Purn) Syafnil Armen.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, rombongan melakukan sesi foto bersama di area pesawat Boeing 737-200. Kegiatan ini menjadi simbol dukungan terhadap pengembangan pendidikan dirgantara nasional.
Melalui kunjungan tersebut, STTKD berharap dapat memperkuat peran sebagai institusi pendidikan penerbangan yang tidak hanya mencetak lulusan profesional, tetapi juga berkontribusi dalam membangun masa depan industri aviasi Indonesia melalui pendidikan berkualitas, inovasi teknologi, dan pembentukan karakter generasi penerbang bangsa.