KOMPAS.com – Keuskupan Agung Jakarta bersama Komunitas Heaven Mikael akan menggelar Jakarta Eucharistic Revival 2026 (JER 2026) di Plenary Hall JICC Senayan, Jakarta pada Sabtu (28/2/2026).
Kegiatan tersebut menjadi gerakan rohani yang bertujuan memperdalam penghayatan iman umat Katolik terhadap Ekaristi sebagai sumber dan puncak kehidupan Gereja.
“Jakarta Eucharistic Revival 2026 merupakan gerakan rohani yang mengajak umat untuk kembali menemukan makna mendalam Ekaristi sebagai sumber spiritualitas dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Panitia Jakarta Eucharistic Revival 2026 dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Jumat (6/3/2026).
Melalui kegiatan tersebut, umat tidak hanya diajak menghayati iman dalam perayaan liturgi, tetapi juga menerapkannya dalam kehidupan sosial, kepedulian terhadap sesama, serta kontribusi bagi masyarakat.
Menurut panitia, pendalaman spiritualitas Ekaristi diharapkan dapat memperkuat karakter pribadi, solidaritas sosial, serta semangat persaudaraan dalam kehidupan berbangsa.
“Pendalaman ini diharapkan mendorong umat untuk menghidupi iman secara nyata, termasuk melalui tanggung jawab sosial dan kontribusi bagi kebaikan bersama,” tambahnya..
Rangkaian kegiatan
JER 2026 akan menghadirkan berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari sesi pembukaan, seminar umum, adorasi Sakramen Mahakudus, hingga perayaan Ekaristi sebagai puncak acara.
Kegiatan diikuti umat Katolik dari wilayah Keuskupan Agung Jakarta dan sekitarnya, bersama para imam, biarawan-biarawati, serta tokoh awam.
Acara utama mengangkat tema “Hidup Ekaristis: Dipilih, Diberkati, Dipecah, dan Diutus” atau Chosen, Blessed, Broken, and Sent. Tema tersebut mengajak umat merefleksikan perjalanan iman yang berakar dari perjumpaan dengan Kristus dalam Ekaristi.
“Fokus utama kegiatan ini bukan sekadar berkumpul, melainkan pembaruan hati melalui kehadiran Kristus yang menggerakkan umat untuk menjadi berkat bagi sesama,” sambungnya.
Selain kegiatan liturgi, JER 2026 juga menghadirkan ruang dialog melalui seminar yang menghadirkan sejumlah narasumber inspiratif, termasuk Ignasius Jonan.
Berbagai workshop kreatif juga akan diselenggarakan untuk memperkuat peran umat dalam kehidupan sosial. Di sisi lain, kegiatan ini turut membuka ruang bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dari paroki-paroki untuk memamerkan produk ekonomi kreatif mereka.
Panitia juga menyiapkan kegiatan yang melibatkan generasi muda, salah satunya melalui program “Laudato Si’ Challenge” yang mengajak kaum muda peduli terhadap kelestarian lingkungan.
Pengalaman digital bagi generasi muda
Untuk menjangkau generasi muda, JER 2026 turut menghadirkan berbagai instalasi digital interaktif seperti Tunnel dan Immersive Room.
Instalasi dirancang untuk menghadirkan pengalaman refleksi iman melalui visual dan teknologi digital yang menceritakan sejarah keselamatan dan kehidupan Kristus.
“Pendekatan ini diharapkan dapat membantu generasi muda memahami pesan Injil dengan cara yang lebih dekat dengan kehidupan mereka di era digital,” jelas panitia.
Melalui seluruh rangkaian kegiatan tersebut, JER 2026 diharapkan menjadi momentum pembaruan iman yang mendorong umat untuk semakin aktif berkontribusi dalam kehidupan masyarakat Indonesia yang majemuk.