KOMPAS.com – Penyakit kanker masih menjadi salah satu masalah kesehatan utama yang membutuhkan diagnosis dan tata laksana yang tepat.
Oleh karena itu, diperlukan teknologi pencitraan medis yang lebih canggih yang mampu mendeteksi sel kanker dengan presisi lebih tinggi jika dibandingkan pemeriksaan konvensional.
Dua teknologi canggih tersebut adalah teknologi kedokteran nuklir Positron Emission Tomography–Computed Tomography (PET CT) Scan dan Single Photon Emission Computed Tomography–Computed Tomography (SPECT CT) Scan.
Kedua teknologi itu sudah tersedia di Indonesia, meski pemanfaatannya masih terbatas di beberapa rumah sakit.
PET CT Scan dan SPECT CT Scan merupakan pencitraan berbasis nuklir yang tidak hanya menampilkan struktur organ, tetapi juga membantu melihat aktivitas sel kanker di dalam tubuh.
Pemeriksaan dilakukan dengan menggunakan penanda radioaktif untuk menelusuri aktivitas sel dan jaringan. Dengan begitu, area penyakit dapat terlihat lebih jelas.
Dokter Spesialis Kedokteran Nuklir Mayapada Hospital Jakarta Selatan dr Lim Andreas, SpKN, menjelaskan bahwa hasil PET-CT dan SPECT-CT dapat membantu dokter mengambil keputusan klinis yang lebih terarah.
Dengan pemeriksaan ini, lanjutnya, dokter tidak hanya dapat melihat seberapa aktif penyakit, tetapi juga menilai penyebaran kanker (metastasis), menentukan stadium, serta mengevaluasi respons terapi.
“Hasil ini menjadi dasar untuk menyusun rencana penanganan yang lebih tepat dan personal bagi setiap pasien,” ujarnya dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Jumat (13/3/2026).
Selain membantu diagnosis awal, PET CT Scan dan SPECT CT Scan juga berperan penting selama pasien menjalani pengobatan, terutama untuk memantau respons terapi.
Dokter Lim Andreas menjelaskan, PET CT Scan berfokus menilai aktivitas metabolisme sel, termasuk mendeteksi sel kanker yang aktif dan memantau penyebarannya.
“Sementara itu, SPECT CT Scan menilai fungsi organ dan membedakan jaringan normal dan abnormal untuk membantu diagnosis dan merencanakan terapi secara lebih akurat,” ungkapnya.
Karena manfaatnya, pencitraan tersebut umumnya dilakukan pada pasien dengan kecurigaan kanker, pasien yang telah menjalani terapi dan dicurigai mengalami kekambuhan, atau pasien yang memerlukan pemetaan penyakit sebelum ataupun sesudah pengobatan.
Dengan informasi tersebut, terapi dapat direncanakan lebih terarah dan sesuai karakteristik biologis penyakit.
Protokol keselamatan dan keamanan radiasi
Aspek keamanan sering kali menjadi pertanyaan bagi pasien yang akan menjalani prosedur berbasis nuklir.
Dokter Spesialis Kedokteran Nuklir Mayapada Hospital Jakarta Selatan dr Yustia Tuti, SpKN, menjelaskan bahwa pemeriksaan itu menggunakan zat radioaktif dalam dosis rendah (low radiation) yang diawasi sesuai standar protokol keselamatan radiasi.
Menurutnya, dosis radiasi yang diberikan rendah dan akan dikeluarkan secara alami dari tubuh dalam beberapa jam.
“Teknologi ini mampu menghasilkan gambar dengan resolusi yang lebih tajam sehingga memberikan tingkat akurasi diagnostik lebih baik dibandingkan dengan pemeriksaan konvensional. Oleh karena itu, manfaat dari pemeriksaan ini jauh lebih besar jika dibandingkan dengan risikonya,” katanya.
Layanan komprehensif melalui Oncology Center
Untuk mendukung diagnosis kanker yang lebih cepat dan akurat, Mayapada Hospital Jakarta Selatan akan segera menghadirkan layanan PET CT Scan dan SPECT CT Scan.
Layanan tersebut terintegrasi dengan Oncology Center yang menghadirkan penanganan tumor dan kanker secara komprehensif melalui kolaborasi tim multidisiplin dari berbagai subspesialisasi. Dengan demikian, pasien mendapatkan pengobatan yang tepat dan terarah.
Selama perawatan, Tumor Board Mayapada Hospital akan aktif menyusun rencana perawatan yang tepat bagi pasien.
Sementara itu, Patient Navigator berperan mendampingi pasien dalam memahami setiap tahap layanan, mulai dari skrining, evaluasi hasil, hingga penyusunan rencana terapi. Pendampingan ini menjadi bagian dari Comprehensive Cancer Care sehingga perawatan pasien berjalan lebih nyaman, personal, dan berkualitas.
Masyarakat yang membutuhkan layanan deteksi dini atau evaluasi kanker secara menyeluruh dengan PET CT Scan dan SPECT CT Scan dapat berkonsultasi dengan dokter spesialis kedokteran nuklir di Mayapada Hospital.
Informasi dan pendaftaran layanan dapat diperoleh melalui Call Center 150770 atau aplikasi MyCare.
Sementara itu, informasi seputar kesehatan dari dokter Mayapada Hospital juga dapat diakses melalui aplikasi MyCare pada fitur Health Articles & Tips.
Pada aplikasi itu juga tersedia fitur pemantauan kebugaran tubuh melalui fitur Personal Health yang dapat menghitung detak jantung, langkah kaki, kalori terbakar, dan Body Mass Index (BMI).