Advertorial

Sambut Lebaran 2026, TelkomGroup Berangkatkan 1.924 Pemudik dengan Bus Ramah Lingkungan dan Siapkan Jaringan Prima

Kompas.com - 17/03/2026, 17:33 WIB

KOMPAS.com – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) kembali menyelenggarakan Program Mudik Gratis Bersama TelkomGroup 2026. Pada tahun ini, TelkomGroup memberangkatkan 1.924 pemudik dari Jakarta menuju berbagai kota tujuan di Pulau Jawa dan Sumatera.

Program tersebut merupakan bagian dari inisiatif Mudik Nyaman Bersama BUMN dan Danantara yang bertajuk “Mudik Aman Berbagi Harapan”. Seremoni pelepasan peserta mudik dilaksanakan di Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Selasa (17/3/2026).

Agenda tersebut dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Kepala Badan Pengaturan (BP) Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sekaligus Direktur Operasional Danantara Dony Oskaria, Managing Director Stakeholders Management Danantara Rohan Hafas, Wakil Kepala BP BUMN Tedi Bharata, serta jajaran pimpinan perusahaan BUMN.

AHY mengatakan bahwa mobilitas tinggi masyarakat pada periode Lebaran menunjukkan betapa kuat tradisi mudik di Indonesia.

“Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan (Kemenhub), tahun ini diperkirakan terdapat sekitar 143,9 juta perjalanan mudik di seluruh Indonesia,” ucapnya dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Selasa.

Pemerintah, lanjutnya, secara konsisten memastikan kesiapan infrastruktur dan berbagai moda transportasi agar perjalanan masyarakat dapat berlangsung aman, nyaman, dan lancar.

“Kami juga mengapresiasi inisiatif BP BUMN, Danantara, dan BUMN yang berpartisipasi dalam penyelenggaraan program mudik gratis karena turut membantu mengurangi penggunaan kendaraan pribadi, khususnya sepeda motor. Inisiatif ini mendukung perjalanan mudik yang lebih tertib bagi masyarakat,” ujar AHY.

Perjalanan rendah emisi

Pada saat bersamaan, TelkomGroup juga melaksanakan pelepasan keberangkatan peserta Mudik Gratis Bersama TelkomGroup 2026 di Museum Satria Mandala, Jakarta.

Tahun ini, TelkomGroup menyiapkan 27 armada bus ramah lingkungan yang terdiri dari 15 bus Telkomsel, 10 bus Telkomsel Poin, dan dua bus Telkom Solution-Indibiz, serta tiga kapal laut untuk mengantarkan pemudik ke berbagai kota tujuan.

Kota-kota tersebut adalah Tasikmalaya, Magelang, Sleman, Yogyakarta, Wonosari, Semarang, Ponorogo, Surabaya, dan Malang di Pulau Jawa serta Lampung dan Palembang di Pulau Sumatra.

Seluruh perjalanan diatur secara tertib serta terkoordinasi guna mengutamakan kenyamanan dan keselamatan peserta selama perjalanan.

Adapun penggunaan armada bus ramah lingkungan dalam program ini juga menjadi langkah nyata TelkomGroup dalam mendorong perjalanan yang lebih efisien dan rendah emisi. Hal ini sejalan dengan prinsip keberlanjutan perusahaan.

TelkomGroup berharap, program mudik tidak hanya memberikan manfaat sosial bagi para peserta, tetapi juga menghadirkan dampak positif bagi lingkungan.

Mudik aman dan nyaman

Direktur Utama Telkom Dian Siswarini menyampaikan bahwa momentum Lebaran selalu diiringi peningkatan mobilitas dan aktivitas komunikasi masyarakat.

Untuk itu, TelkomGroup memastikan kesiapan jaringan dan layanan agar masyarakat tetap dapat terhubung dengan lancar di tengah peningkatan mobilitas dan kebutuhan digital.

“Kami telah meningkatkan kapasitas jaringan hingga mencapai 60,7 Tbps, menyiapkan mobile BTS di sejumlah titik jalur mudik, memonitor traffic secara intensif, serta menghadirkan 22 Posko TelkomGroup Siaga RAFI yang didukung lebih dari 13.700 personel di seluruh Indonesia,” ujar Dian.

Dian menambahkan bahwa melalui program Mudik Bersama BUMN, TelkomGroup ingin berkontribusi menghadirkan perjalanan mudik yang aman dan nyaman.

“Kami berharap, para pemudik dapat sampai di kampung halaman dengan selamat dan merayakan Idul Fitri dengan penuh sukacita,” ujar Dian.

Sebagai informasi, Program Mudik Gratis Bersama TelkomGroup 2026 diikuti oleh peserta yang terdiri dari pelanggan, pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), mitra, serta masyarakat umum yang telah melakukan registrasi melalui laman resmi program mudik TelkomGroup.

Peserta mendapatkan fasilitas transportasi gratis menggunakan armada yang telah dipersiapkan secara khusus serta berbagai dukungan perjalanan, seperti goodie bag berisi kebutuhan dasar perjalanan, merchandise, dan uang saku.

Selain moda transportasi dan penguatan layanan telekomunikasi digital, TelkomGroup juga menyerahkan bantuan corporate social responsibility (CSR) dari program Telkomsel Poin.

Sebelumnya, Telkom juga menyalurkan bantuan melalui program Telkom Berbagi secara nasional berupa dukungan perangkat dan konektivitas internet bagi 50 madrasah, sekolah, dan pesantren, serta santunan bagi 1.000 anak yatim, 1.000 masyarakat duafa, dan penyandang disabilitas dengan total nilai mencapai Rp 2 miliar.

Berbagai upaya tersebut diharapkan dapat memperkuat peran BUMN, khususnya TelkomGroup, dalam memberikan manfaat maksimal bagi pelanggan dan seluruh masyarakat.

“Mewakili jajaran board of executive dan keluarga besar TelkomGroup, saya mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Mohon maaf lahir dan batin, semoga setiap ikhtiar dan kerja keras yang telah dilakukan menjadi jalan kebaikan serta menghadirkan keberkahan bagi kita semua,” imbuh Dian.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau