Advertorial

Jangan Panik Jika Rest Area Penuh, Catat Kuliner dan Tempat Istirahat Alternatif di Dekat Ruas Tol ASTRA Infra

Kompas.com - 18/03/2026, 14:30 WIB

KOMPAS.com – Memasuki periode puncak arus mudik Lebaran 2026, volume kendaraan di ruas-ruas tol Astra Infra terus menunjukkan peningkatan. Kondisi ini turut mendorong tingginya okupansi rest area, terutama pada waktu sahur dan berbuka puasa.

Saat rest area penuh, Astra Infra mengimbau pengguna jalan untuk mencari tempat istirahat alternatif di luar jalan tol. Kabar baiknya, hal ini tidak akan membebani pengguna secara finansial.

Ruas tol Astra Infra merupakan bagian dari jaringan Tol Trans-Jawa yang menerapkan sistem transaksi tertutup. Dengan sistem ini, pengguna jalan dapat keluar dan masuk kembali ke tol tanpa dikenakan biaya tambahan.

Kesempatan tersebut sekaligus bisa dimanfaatkan untuk mampir ke berbagai pilihan kuliner khas yang tersebar di sekitar exit gerbang tol (GT). Selain mengisi perut, momen ini juga bisa menjadi bagian dari kebersamaan keluarga selama perjalanan.

Ruas tol Astra Infra merupakan bagian dari jaringan Tol Transjawa yang menerapkan sistem transaksi tertutup, sehingga pengguna jalan dapat keluar dan masuk kembali tanpa biaya tambahan.Dok. Astra Infra Ruas tol Astra Infra merupakan bagian dari jaringan Tol Transjawa yang menerapkan sistem transaksi tertutup, sehingga pengguna jalan dapat keluar dan masuk kembali tanpa biaya tambahan.

Rekomendasi kuliner di ruas tol Astra Infra

Setidaknya ada tiga ruas tol Astra Infra yang menyediakan rekomendasi kuliner di sekitar exit gerbang tol, yakni Tol Tangerang-Merak, Tol Cikopo-Palimanan, dan Tol Jombang-Mojokerto.

  1. Dekat Tol Tangerang-Merak (H3)

Bagi pemudik yang melintas di Ruas Tol Tangerang-Merak, beragam pilihan kuliner tersedia dalam jarak tempuh sekitar 5 hingga 10 menit berkendara dari exit gerbang tol terdekat.

  • GT Cikupa: Sate Bacok, RM Sate Colombus Cinglu
  • GT Balaraja Timur: Ayam Goreng Baltim, Warung Sunda Talaga Bestari
  • GT Balaraja Barat: RM Cide (Cangkudu), Istana Manceri
  • GT Cikande: Dapoer Indah Caffe & Resto
  • GT Ciujung: RM Sayur Asem Kragilan, RM Ayam Cianjur
  • GT Serang Timur: RM Ciganea, Food Hall Taman Petak Papat
  • GT Serang Barat: Sop Ikan Taktakan, RM Pecak Bandeng Sawah Luhur
  • GT Cilegon Timur: Pondok BM Ikan Bakar, Sate Bebek Vindelaras
  • GT Cilegon Barat: Pecak Bandeng Taman Ujung Kulon, Ayam Tulang Lunak Khas Ibu Hj. Fitri Dede Rusli
  1. Ruas tol Cikopo-Palimanan (Cipali)

Sementara bagi pemudik yang melintasi Ruas Tol Cipali, pilihan kuliner berikut dapat dijangkau sekitar 10 hingga 20 menit dari exit gerbang tol.

  • GT Kalijati: RM Mang Yeye, Cafe & Resto 86
  • GT Subang: Mie Ayam Coet Spesial Chef Wawan, Warung Jasunda
  • GT Cikedung: RM Baraya, Taman Selera Cikamurang
  • GT Kertajati: RM Rus Ras, RM Ibu Hj. Elies
  • GT Sumberjaya: RM Lesehan Saung Balong, Rumah Makan Neng Euis
  1. Ruas Tol Jombang-Mojokerto

Tak kalah beragam, pemudik yang melewati Ruas Tol Jombang-Mojokerto juga bisa mampir ke sejumlah kuliner lokal dalam jarak 10 hingga 20 menit dari exit gerbang tol.

  • GT Bandar: Ayam Panggang Urap Bu Tris
  • GT Jombang: RM & Lesehan Yusro Lestari, RM Banjar Ridho
  • GT Mojokerto Barat: Lontong Cap Gomeh Warung Sekarsari, Bakwan Depot Erna, Sop Buntut Depot Anda

Informasi lengkap mengenai lokasi kuliner, tempat istirahat alternatif, serta lokasi Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) dapat diakses melalui tautan https://bit.ly/GuidebookLebaran2026AstraInfra.

Pantauan lalu lintas H-5 Lebaran di ruas tol Astra Infra

Pada H-5 Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Senin (16/3/2026), ruas Tol Tangerang-Merak mencatat sekitar 162.000 kendaraan melintas. Angka tersebut turun 1,7 persen dari lalu lintas harian normal dan menurun 1,8 persen jika dibandingkan periode Lebaran tahun lalu.

Berbeda kondisi di ruas Tol Cikopo-Palimanan. Ruas ini mencatat sekitar 99.000 kendaraan pada hari yang sama, melonjak 69 persen di atas lalu lintas harian normal meski turun 8 persen dari Lebaran 2025.

Sementara itu, Tol Jombang-Mojokerto mencatat sekitar 39.000 kendaraan, lebih tinggi 46 persen dari normal dan naik 5 persen dari periode sama tahun lalu.

Memasuki periode puncak arus mudik, Astra Infra mengimbau pengguna jalan untuk beristirahat secara berkala di rest area yang tersedia.

Namun, jika rest area penuh, fasilitas SPBU, SPKLU, toilet, dan tempat ibadah di sekitar exit gerbang tol terdekat dapat dimanfaatkan sebelum melanjutkan perjalanan kembali ke dalam tol.

Bagi pengguna kendaraan listrik, Astra Infra secara khusus mengingatkan pentingnya perencanaan pengisian daya sejak awal perjalanan dengan memperhatikan lokasi SPKLU di sepanjang rute. Dalam kondisi cuaca hujan, kecepatan kendaraan diharapkan tidak melebihi 70 km per jam demi menjaga keselamatan selama berkendara.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau