Advertorial

Jaga Kualitas Jaringan Jelang Idul Fitri, Telkom Akses Kerahkan Lebih dari 20.000 Teknisi

Kompas.com - 19/03/2026, 06:51 WIB

KOMPAS.com – PT Telkom Akses selaku anak usaha PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk menyatakan kesiapan penuh dalam mendukung kelancaran layanan telekomunikasi nasional selama periode siaga "Ramadan dan Idulfitri (RAFI) 2026".

Kesiapan tersebut diwujudkan dengan menyiagakan lebih dari 20.000 teknisi di seluruh Indonesia yang diperkuat melalui pengoperasian posko siaga terintegrasi, dukungan logistik memadai, serta penguatan koordinasi operasional.

Jaringan posko hingga pelosok

Untuk memperkuat pengawasan di berbagai wilayah, Telkom Akses mengoperasikan 4 posko area, 15 posko regional, dan 61 posko cabang yang tersebar di seluruh Indonesia.

Kehadiran jaringan posko tersebut menjadi bagian dari sistem koordinasi operasional yang memastikan penanganan layanan di lapangan dapat berjalan cepat, efektif, dan terintegrasi. Telkom Akses juga menyiagakan warehouse di seluruh posko cabang guna memastikan ketersediaan material dan perangkat kerja tetap terjaga.

Sebagai pusat pengendalian, Telkom Akses mengoperasikan satu Posko Nasional yang berlokasi di Graha Telkom Akses, Jakarta Barat. Posko ini berfungsi sebagai pusat koordinasi untuk memonitor kesiapan jaringan secara real time, memantau penanganan gangguan, serta mengawal operasional layanan di seluruh wilayah Indonesia selama periode RAFI.

Siagakan lebih dari 20.000 personel teknis 

Dari sisi operasional lapangan, Telkom Akses mengerahkan total 20.936 personel teknis yang terdiri dari berbagai spesialisasi.

Rinciannya, teknisi Integrated Operation Access Network (I-OAN) sebanyak 9.927 personel, teknisi Provisioning sebanyak 8.797 personel, teknisi External Business sebanyak 1.514 personel, serta teknisi wilayah khusus sebanyak 698 personel.

Direktur Operation Telkom Akses Ambari menegaskan bahwa kesiapan siaga RAFI tidak hanya ditentukan oleh jumlah personel, tetapi juga oleh kedisiplinan operasional dan kecepatan respons dalam menjaga kualitas layanan.

"Seluruh tim harus menjalankan disiplin operasi secara konsisten, mulai dari kehadiran tepat waktu, kesiapan material dan perangkat kerja, hingga pengawalan order serta kualitas layanan sesuai SLA," ujar Ambari seperti dikutip dari siaran pers yang diterima Kompas.com, Rabu (18/3/2026).

Ambari juga menekankan pentingnya sikap proaktif dan responsif selama periode siaga RAFI. Seluruh personel diminta selalu siap menerima dan menindaklanjuti setiap eskalasi atau order layanan secara cepat, serta memperbarui progres penanganan secara berkala.

Menurutnya, keberhasilan Posko RAFI 2026 juga ditentukan oleh kolaborasi solid dengan seluruh pemangku kepentingan, termasuk ekosistem TelkomGroup dan mitra kerja di berbagai wilayah.

"Seluruh personel harus terus memperkuat koordinasi dan saling mendukung dengan stakeholder agar setiap tantangan operasional dapat ditangani secara cepat dan tepat," ucap Ambari.

Melalui kesiapan posko operasional, dukungan logistik, serta puluhan ribu teknisi yang disiagakan di berbagai wilayah, Telkom Akses optimistis dapat menjaga kualitas layanan jaringan selama periode Ramadhan dan Idul Fitri 2026.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau