Advertorial

Tak Tinggalkan Pedagang Kecil, Bupati Lamsel Borong Dagangan UMKM untuk Halal Bihalal “Pesta Rakyat”

Kompas.com - 23/03/2026, 20:38 WIB

KOMPAS.com – Semarak perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 H di Kabupaten Lampung Selatan diwarnai pemandangan berbeda dan penuh kehangatan. Ribuan warga tumpah ruah memadati Rumah Dinas Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi dalam acara Halal Bihalal yang digelar pada Sabtu (21/3/2026).

Menariknya, acara silaturahmi ini digelar tanpa prasmanan mewah bergaya elite. Bupati memilih memborong puluhan gerobak Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal untuk disajikan secara gratis kepada seluruh masyarakat yang hadir.

Langkah strategis ini diambil selaras dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang mengimbau para pejabat pemerintah untuk tidak menggelar open house secara berlebihan atau bermewah-mewahan di tengah situasi ekonomi saat ini.

Mengubah format acara menjadi "Pesta Rakyat" yang membumi, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan membuktikan bahwa silaturahmi yang bermakna dapat terjalin erat dengan memberdayakan ekonomi warga sekitar.

Pemilihan UMKM sebagai pilar utama jamuan halal bihalal ini memberikan dampak sosial dan ekonomi yang signifikan.

Pada umumnya, momen libur Lebaran kerap menjadi waktu yang sepi pembeli bagi para pedagang kaki lima dan pelaku usaha kecil. Namun tahun ini, inisiatif memborong dagangan tersebut menjadi berkah Idulfitri yang nyata bagi mereka.

Bagi para pelaku UMKM, langkah ini bukan sekadar tentang dagangan yang ludes terjual, melainkan bentuk kehadiran nyata seorang pemimpin yang merangkul dan tidak meninggalkan rakyat kecilnya di tengah situasi yang tidak mudah.

Senyum bahagia para pedagang yang melayani ribuan porsi makanan menjadi pemandangan yang mendominasi area halaman Rumah Dinas.

Antusiasme masyarakat pun tidak terbendung. Ribuan warga dari berbagai pelosok kecamatan di Lampung Selatan rela antre dan menempuh perjalanan puluhan kilometer demi bersalaman langsung dengan bupati tercinta mereka.

Tanpa ada sekat protokoler yang berlebihan, Rumah Dinas Bupati benar-benar bertransformasi menjadi "Rumah Bersama" bagi rakyat.

Warga dari berbagai lapisan masyarakat berbaur menjadi satu, menikmati hidangan lokal seperti pecel, bakso, hingga makanan tradisional secara gratis.

Acara halal bihalal ini tidak sekadar menjadi ajang saling memaafkan, tetapi juga menjadi bukti kuatnya ikatan emosional antara pemimpin dan rakyatnya.

Melalui pendekatan yang sederhana namun tepat sasaran, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan sukses menghadirkan kebahagiaan yang merata, menjaga roda ekonomi kerakyatan tetap berputar, sekaligus memberikan teladan perayaan hari besar yang berpihak pada kesejahteraan masyarakat luas.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau