Advertorial

Rayakan Idul Fitri, GEM Group Perkuat Integrasi Budaya Indonesia–Tiongkok

Kompas.com - 25/03/2026, 17:36 WIB

KOMPAS.com – GEM Group melalui anak usaha yang dikelolanya di Indonesia —PT QMB New Energy Materials dan International Green Industrial Park (IGIP) menggelar rangkaian kegiatan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah dengan melibatkan karyawan serta masyarakat sekitar.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam memperkuat integrasi budaya sekaligus mempererat hubungan Indonesia dan Tiongkok.

Hal tersebut sejalan dengan prinsip “Integrasi Budaya, Tumbuh Bersama Indonesia” yang hadir melalui berbagai inisiatif guna mendorong kolaborasi dengan masyarakat lokal menuju masa depan yang berkelanjutan.

Dalam momentum Idul Fitri yang identik dengan kebersamaan, GEM menyampaikan ucapan selamat kepada masyarakat Indonesia. Perusahaan berharap, perayaan ini membawa kedamaian, kebahagiaan, serta memperkuat semangat persatuan dan kerja sama kedua negara.

Salah satu karyawan dari Departemen Manufaktur HPAL di QMB, Andi Ayu Lestari, mengapresiasi dukungan perusahaan selama Ramadhan dan Lebaran. Ia menyebut, perusahaan tidak hanya menyediakan fasilitas ibadah yang layak, tetapi juga mendukung kebutuhan karyawan, seperti penyediaan makanan berbuka puasa setiap hari.

“Perhatian ini membuat kami merasa dihargai dan didukung, terutama selama menjalankan ibadah puasa,” ujar Ayu dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Rabu (25/3/2026).

Dorong keterlibatan sosial dan masyarakat

Tak hanya dirasakan oleh karyawan internal, dukungan GEM juga menyasar masyarakat sekitar kawasan industri melalui berbagai program.

Sejak pertengahan Maret, perusahaan menggelar sejumlah kegiatan sosial, mulai dari pembagian bantuan hingga program edukasi bagi anak-anak yang tinggal di sekitar Kawasan IGIP.

GEM Group menggelar pawai kebersamaan untuk merayakan Idul Fitri 1447 H pada Jumat (20/3/2026). Dok. GEM Group GEM Group menggelar pawai kebersamaan untuk merayakan Idul Fitri 1447 H pada Jumat (20/3/2026).

Pada Jumat (13/3/2026), perusahaan menyalurkan paket bantuan Idul Fitri kepada ratusan keluarga di desa sekitar, termasuk Sambalagi dan Were’ea.

Kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan manajemen ke desa-desa tersebut untuk memberikan dukungan tambahan berupa kebutuhan pokok dan bantuan finansial.

Tak hanya itu, perusahaan juga menggelar lomba azan dan tilawah Al Quran bagi anak-anak pada Senin (16/3/2026). Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah pembinaan generasi muda. Para peserta mendapatkan beasiswa, perlengkapan sekolah, serta sertifikat sebagai bentuk apresiasi.

Rangkaian kegiatan semakin meriah dengan pawai kebersamaan yang melibatkan karyawan dan masyarakat pada Jumat (20/3/2026). Acara kemudian ditutup dengan makan bersama di masjid sehngga mempererat hubungan antara perusahaan dan warga sekitar.

Acara dilanjutkan dengan pelaksanaan shalat Id berjamaah di masjid kawasan IGIP pada Sabtu (21/3/2026). Karyawan mengikuti ibadah dalam suasana khidmat sebagai bentuk rasa syukur sekaligus doa untuk masa depan yang lebih baik.

Setelah shalat Id, kegiatan dilanjutkan dengan silaturahmi di kantin halal. Perwakilan manajemen bersama Komite Keagamaan menyampaikan ucapan selamat Idul Fitri kepada seluruh karyawan. Ucapan itu juga disertai harapan akan kebahagiaan dan kesuksesan ke depan.

Keseruan makan bersama karyawan GEM Group dalam perayaan Idul Fitri 1447 H. Dok. GEM Group Keseruan makan bersama karyawan GEM Group dalam perayaan Idul Fitri 1447 H.

Manajemen GEM menyebut, Idul Fitri menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antar-karyawan dari berbagai latar belakang budaya. Nilai keberagaman, inklusivitas, dan kolaborasi menjadi fondasi dalam operasional perusahaan di Indonesia.

Perayaan Idul Fitri ditutup dengan makan bersama yang menghadirkan suasana hangat. Karyawan Indonesia dan Tiongkok berbagi hidangan tradisional serta saling bertukar ucapan.

Perkuat hubungan dua negara

Melalui berbagai kegiatan selama Ramadhan dan Lebaran, GEM menegaskan komitmennya untuk membangun hubungan yang didasarkan pada asas saling menghormati, pemahaman budaya, dan pertumbuhan bersama.

GEM menilai, hubungan Indonesia dan Tiongkok dalam beberapa tahun terakhir terus berkembang dalam kerangka Kemitraan Strategis Komprehensif.

Kerja sama kedua negara kini tidak hanya berfokus pada aspek ekonomi melalui industri daur ulang baterai dan pengolahan nikel untuk industri kendaraan listrik. Lebih dari itu, kerja sama Indonesia dan Tiongkok juga mencakup pembangunan berkelanjutan dan pertukaran budaya.

Melalui operasionalnya di Indonesia, termasuk di kawasan QMB dan IGIP, GEM berupaya berkontribusi dalam pembangunan industri yang lebih hijau sekaligus memperkuat hubungan jangka panjang kedua negara.

Sebagai bagian dari GEM Group, kedua anak perusahaan itu pun turut menjalankan berbagai inisiatif sosial dan budaya, termasuk perayaan Idul Fitri yang melibatkan karyawan dan masyarakat sekitar. Upaya ini diharapkan dapat memperkuat harmoni sosial serta menciptakan manfaat berkelanjutan bagi semua pihak.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau