KOMPAS.com – Seiring dengan dorongan penggunaan perangkat hemat energi yang kian meningkat beberapa tahun terakhir, pemerintah Indonesia secara aktif mulai mengampanyekan efisiensi listrik di ranah rumah tangga. Kampanye tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya pengurangan emisi dan penghematan energi nasional.
Perangkat pendingin ruangan atau air conditioner (AC) pun menjadi salah satu fokus utama. Sebab, perangkat rumah tangga itu memakan daya listrik terbesar dengan durasi pemakaian rata-rata hingga delapan jam per hari.
Menjawab tantangan tersebut, berbagai produsen kini menawarkan perangkat AC inverter yang dirancang lebih hemat energi hingga 50 persen dibandingkan AC standar.
Meski demikian, keraguan masih kerap muncul di kalangan masyarakat, khususnya mengenai daya tahan antara AC inverter dan non-inverter. Banyak dari mereka yang beranggapan bahwa AC berteknologi inverter cenderung lebih mudah rusak.
Untuk memastikan AC Inverter lebih tahan lama, berikut beberapa hal yang penting untuk diperhatikan:
Perangkat AC membutuhkan perhatian lebih, terutama sejak dari tahap instalasi. Pasalnya, AC terdiri dari dua unit yang mencakup unit indoor dan outdoor sehingga pemasangannya perlu dilakukan sesuai standar, terlebih pada sistem grounding dan instalasi listrik.
Selain sistem kelistrikan, pengaturan pipa yang mengalirkan suhu dingin dari kompresor ke unit indoor pun tak boleh luput diperhatikan. Batas jarak antara indoor dan outdoor AC perlu disesuaikan dengan rekomendasi pabrikan.
Jika penempatannya terlalu dekat, sirkulasi refrigerant dapat terganggu. Sebaliknya, posisi yang terlalu jauh bisa menurunkan efisiensi pendinginan dan pemborosan listrik.
Oleh karena itu, tahap instalasi perlu dilakukan sesuai prosedur oleh teknisi yang berpengalaman. Dengan begitu, kerusakan dan pendinginan AC inverter yang lebih lama dapat terhindarkan.
Perawatan AC inverter tak hanya terhenti di tahap instalasi, tetapi juga secara rutin setelah AC terpasang. Sirkulasi udara dalam ruang yang membuat AC terpapar debu dan kelembapan sering kali menjadi penyebab performa AC menurun dan memicu kondensasi yang berisiko merusak komponen.
Ilustrasi pembersihan AC oleh teknisi. Untuk menghindari kerusakan, pembersihan AC perlu dilakukan minimal sekali dalam rentang waktu tiga bulan. Beberapa bagian seperti pre filter yang menjadi penghadang debu, serta partikel berukuran lebih besar bisa dibersihkan secara mandiri. Sementara untuk perawatan lebih menyeluruh dapat dilakukan dengan bantuan teknisi.
Dengan mencurahkan perhatian pada setiap tahapan instalasi dan perawatan, kepercayaan bahwa AC inverter lebih mudah rusak pun tak lebih dari sekadar anggapan. Sebaliknya, teknologi inverter justru menghadirkan kenyamanan dan tidak membuat tagihan listrik membengkak.
Mengenal duo AC Inverter Daikin yang hemat energi
Bagi Anda yang sudah siap beralih ke AC inverter, AC DAIKIN Nusantara Prestige dapat menjadi pilihan. Hadir dalam dua model pilihan, AC DAIKIN ALPHA Inverter dan DAIKIN Beta Inverter yang hemat listrik sudah memiliki Tanda Hemat Energi dengan tingkatan bintang 4 dan 5 sesuai ketetapan Sertifikat Hemat Energi dari pemerintah Indonesia.
Kedua perangkat AC tersebut juga dibekali fitur Low Watt Mode yang dapat diaktifkan melalui remote control. Hasilnya, AC DAIKIN single split dapat beroperasi dengan hanya mengandalkan 50 persen kebutuhan daya listrik tanpa mengurangi kenyamanan.
Soal ketahanan performa, kedua AC DAIKIN sudah menerapkan pelapisan khusus untuk melindungi evaporator dan kondensor. Perlindungan tersebut pun membuat kedua komponen utama mempunyai ketahanan lebih tinggi terhadap debu, kelembapan, endapan garam, hingga cuaca ekstrem yang berpotensi menimbulkan korosi.
Pasalnya, teknologi Super PCB mampu memproteksi perangkat agar dapat beroperasi tanpa gangguan, alih-alih langsung merusak printed circuit board (PCB) yang menjadi bagian utama kelistrikan sebuah AC.
Bagi Anda yang ekstra perhatian pada kebersihan udara tak perlu khawatir. AC ALPHA Inverter DAIKIN sudah dilengkapi dengan fitur berlapis untuk melakukan penyaringan hingga mengeliminasi berbagai partikel merugikan kesehatan yang terdapat pada sirkulasi udara dalam ruang tempat AC terpasang.
Hal ini berkat adanya kolaborasi antara Gin-Ion filter yang membantu memerangkap berbagai partikel berbahaya dengan teknologi STREAMER dari DAIKIN yang kemudian bekerja mengeliminasi berbagai virus dan bakteri.
Promo 30 Hari Bebas Worry yang ditawarkan Daikin. Untuk diketahui, saat ini DAIKIN menawarkan program promosi 30 Hari Bebas Worry yang mencakup penawaran penggantian jika terjadi kerusakan sparepart pada unit indoor ataupun outdoor AC DAIKIN Nusantara Prestige.
Ada pula garansi AC Nusantara Prestige DAIKIN dengan masa 5 tahun kerusakan kompresor dan 3 tahun untuk biaya jasa dan spare part yang terhitung 30 hari sejak tanggal pembelian.
Kedua model AC single split DAIKIN dapat dibeli di jaringan toko elektronik di seluruh Indonesia serta platform penjualan daring. Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui situs resmi DAIKIN.