KOMPAS.com – Dunia teknologi terus bergerak cepat. Para pengembang perangkat lunak pun dituntut untuk ikut beradaptasi. Salah satu cara yang kini semakin relevan adalah memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) sebagai asisten dalam proses coding sehari-hari.
Merespons kebutuhan tersebut, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk melalui inisiatif Telkom AI Center of Excellence (AI CoE) menggelar AI Connect Offline Series di AI Center Makassar, Sulawesi Selatan.
Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kapabilitas para developer di kawasan Indonesia bagian timur dalam memanfaatkan kecerdasan buatan pada pengembangan perangkat lunak.
Mengusung tema "Exploring the Role of AI Coding Assistants in Modern Software Development", forum ini membahas pemanfaatan AI dalam mendukung pengembangan aplikasi, mulai dari penulisan kode hingga optimalisasi berbasis data.
Kian produktif dengan AI
Pada kesempatan tersebut, Direktur IT Digital Telkom Faizal Rochmad Djoemadi turut menekankan bahwa talenta digital punya peran penting dalam mendorong transformasi di berbagai sektor.
Ia juga menyoroti pemanfaatan teknologi, seperti machine learning dan deep learning, dalam mendukung pengolahan data serta pengembangan sistem berbasis kecerdasan buatan.
"Pemanfaatan AI Coding Assistants menjadi salah satu langkah strategis dalam meningkatkan produktivitas developer serta mempercepat siklus pengembangan solusi digital yang relevan dengan kebutuhan industri," kata Faizal dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Kamis (2/4/2026).
Kegiatan ini merupakan implementasi pilar AI Connect, salah satu dari lima pilar utama dalam AI CoE. Pilar tersebut berfokus pada penguatan kolaborasi antara talenta digital, komunitas, dan pelaku industri.
AI CoE terintegrasi dengan AI Campus, AI Playground, AI Hub, dan AI Native dalam membangun ekosistem AI yang komprehensif.
Direktur Operasional Digisaurus.id Muhammad Zulfikar Aris sebagai salah satu mitra komunitas turut berbagi pengalaman praktis mengenai penggunaan AI Coding Assistants untuk meningkatkan efisiensi kerja serta menghasilkan kode yang lebih optimal.
Dalam sesinya, pembahasan difokuskan pada cara AI Coding Assistants dalam mempercepat siklus pengembangan perangkat lunak secara menyeluruh.
Teknologi ini, lanjutnya, dapat membantu para developer dalam menyusun kode secara lebih efisien, meminimalkan kesalahan, hingga mengoptimalkan performa aplikasi berbasis data.
Pemanfaatan asisten berbasis AI pun kini menjadi bagian penting dalam alur kerja modern developer untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas output secara signifikan.
Praktik langsung hingga platform komunitas
Untuk memberikan pengalaman yang lebih komprehensif, kegiatan ini dilengkapi dengan sesi praktik langsung. Para peserta mengembangkan aplikasi portofolio sederhana menggunakan platform, seperti FlutterFlow, sehingga mendapat gambaran konkret mengenai percepatan pengembangan aplikasi melalui pemanfaatan teknologi AI.
Pada kesempatan sama, Telkom turut memperkenalkan Telkom AI Connect Community Platform sebagai wadah kolaborasi digital. Platform ini menyediakan informasi teknologi terkini, pengembangan kompetensi, serta akses terhadap peluang proyek dan kerja lepas bagi para talenta digital.
Melalui kegiatan ini, Telkom terus mendorong penguatan ekosistem talenta digital sekaligus peningkatan literasi teknologi di masyarakat.
AI Center Makassar diharapkan dapat berperan sebagai pusat kolaborasi yang berkelanjutan dalam mendukung kelahiran inovasi digital dan pengembangan kapabilitas talenta di Indonesia.