KOMPAS.com — Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI) dan gamemarketplace asal Indonesia, VCGamers, memperkuat sinergi untuk meningkatkan ketahanan siber serta mendorong pertumbuhan ekonomi digital nasional.
Sinergi tersebut diwujudkan melalui kunjungan sivitas akademik Program Studi Manajemen Pertahanan Unhan ke VCGamers. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya untuk menghubungkan perspektif akademis dengan praktik industri di era digital.
Sebagai platform digital karya anak bangsa, VCGamers mencatat pertumbuhan dalam beberapa tahun terakhir. Hingga kini, VCGamers memiliki lebih dari 2 juta pengguna terdaftar di seluruh Indonesia dengan lebih dari 1 juta pengguna aktif bertransaksi.
VCGamers juga didukung oleh lebih dari 25.000 penjual serta telah memproses lebih dari 12 juta transaksi. Capaian ini mencerminkan kepercayaan tinggi pasar terhadap ekosistem yang dibangun.
Dalam kunjungan tersebut, mahasiswa Unhan berkesempatan melihat langsung proses operasional di berbagai divisi, mulai dari developer, marketing, operasional, hingga human resource (HR) dan finance.
Mahasiswa juga mendapatkan pemahaman terkait praktik keamanan siber dan pengelolaan ekonomi digital di industri teknologi.
Chairman VCGamers Wafa Taftazani mengatakan, kolaborasi industri dan akademisi amat penting dalam menghadapi tantangan digital yang semakin kompleks.
Menurutnya, dalam era digital yang semakin terhubung, keamanan data dan sistem menjadi isu krusial yang tidak hanya berdampak pada sektor bisnis, tetapi juga memiliki implikasi langsung terhadap ketahanan nasional.
“Oleh karena itu, perlu ada kolaborasi antara industri dan akademisi dalam menciptakan sistem yang aman, tangguh, dan adaptif terhadap ancaman siber yang terus berkembang,” katanya dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Kamis (2/4/2026).
Ia juga menyinggung peluang transformasi digital untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, termasuk melalui pemberdayaan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).
“Teknologi dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan daya saing UMKM, memperluas akses pasar, serta menciptakan model bisnis yang berkelanjutan,” ujarnya.
VCGamers pun menyatakan komitmennya untuk memperkuat ekosistem digital yang inklusif, aman, dan berkelanjutan serta membuka peluang kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk institusi pendidikan dan sektor strategis nasional.
Dekan Fakultas Manajemen Pertahanan Unhan Mayor Jenderal TNI Priyanto mengapresiasi peran VCGamers sebagai perusahaan teknologi dalam negeri yang digerakkan generasi muda dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi bangsa.
Ia berharap, mahasiswa Unhan dapat melihat teknologi sebagai salah satu aspek ketahanan negara yang perlu difokuskan.
“Kami melihat bagaimana suatu usaha yang diawaki oleh anak-anak muda. Generasi muda ini adalah tulang punggung bangsa. Tentunya kami bangga. Perusahaan yang digerakkan oleh generasi muda ini tidak hanya menghasilkan profit, tetapi juga memberikan manfaat bagi negara dan bangsa,” kata Priyanto.
Ia juga berharap, kegiatan itu dapat menjadi bekal bagi mahasiswa untuk memahami dunia industri serta mendorong kontribusi nyata dalam memperkuat ketahanan nasional melalui sektor ekonomi digital.