Advertorial

Unhan dan VCGamers Sinergi Perkuat Ketahanan Siber dan Ekonomi Digital

Kompas.com - 03/04/2026, 10:00 WIB

KOMPAS.comUniversitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI) dan gamemarketplace asal Indonesia, VCGamers, memperkuat sinergi untuk meningkatkan ketahanan siber serta mendorong pertumbuhan ekonomi digital nasional.

Sinergi tersebut diwujudkan melalui kunjungan sivitas akademik Program Studi Manajemen Pertahanan Unhan ke VCGamers. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya untuk menghubungkan perspektif akademis dengan praktik industri di era digital.

Sebagai platform digital karya anak bangsa, VCGamers mencatat pertumbuhan dalam beberapa tahun terakhir. Hingga kini, VCGamers memiliki lebih dari 2 juta pengguna terdaftar di seluruh Indonesia dengan lebih dari 1 juta pengguna aktif bertransaksi.

VCGamers juga didukung oleh lebih dari 25.000 penjual serta telah memproses lebih dari 12 juta transaksi. Capaian ini mencerminkan kepercayaan tinggi pasar terhadap ekosistem yang dibangun.

Dalam kunjungan tersebut, mahasiswa Unhan berkesempatan melihat langsung proses operasional di berbagai divisi, mulai dari developer, marketing, operasional, hingga human resource (HR) dan finance.

Mahasiswa juga mendapatkan pemahaman terkait praktik keamanan siber dan pengelolaan ekonomi digital di industri teknologi.

Chairman VCGamers Wafa Taftazani mengatakan, kolaborasi industri dan akademisi amat penting dalam menghadapi tantangan digital yang semakin kompleks.

Menurutnya, dalam era digital yang semakin terhubung, keamanan data dan sistem menjadi isu krusial yang tidak hanya berdampak pada sektor bisnis, tetapi juga memiliki implikasi langsung terhadap ketahanan nasional.

“Oleh karena itu, perlu ada kolaborasi antara industri dan akademisi dalam menciptakan sistem yang aman, tangguh, dan adaptif terhadap ancaman siber yang terus berkembang,” katanya dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Kamis (2/4/2026).

Ia juga menyinggung peluang transformasi digital untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, termasuk melalui pemberdayaan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

“Teknologi dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan daya saing UMKM, memperluas akses pasar, serta menciptakan model bisnis yang berkelanjutan,” ujarnya.

VCGamers pun menyatakan komitmennya untuk memperkuat ekosistem digital yang inklusif, aman, dan berkelanjutan serta membuka peluang kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk institusi pendidikan dan sektor strategis nasional.

Dekan Fakultas Manajemen Pertahanan Unhan Mayor Jenderal TNI Priyanto mengapresiasi peran VCGamers sebagai perusahaan teknologi dalam negeri yang digerakkan generasi muda dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi bangsa.

Ia berharap, mahasiswa Unhan dapat melihat teknologi sebagai salah satu aspek ketahanan negara yang perlu difokuskan.

“Kami melihat bagaimana suatu usaha yang diawaki oleh anak-anak muda. Generasi muda ini adalah tulang punggung bangsa. Tentunya kami bangga. Perusahaan yang digerakkan oleh generasi muda ini tidak hanya menghasilkan profit, tetapi juga memberikan manfaat bagi negara dan bangsa,” kata Priyanto.

Ia juga berharap, kegiatan itu dapat menjadi bekal bagi mahasiswa untuk memahami dunia industri serta mendorong kontribusi nyata dalam memperkuat ketahanan nasional melalui sektor ekonomi digital.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau