Advertorial

SPKLU Signature 2,7 MVA Hadir di Bekasi, Dukung Ekosistem EV

Kompas.com - 03/04/2026, 14:17 WIB

KOMPAS.com - Ekosistem kendaraan listrik di Tanah Air memasuki babak baru dengan resminya pengoperasian Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) Signature berkapasitas 2,7 MVA di Summarecon Mall Bekasi, Jawa Barat (Jabar).

Fasilitas tersebut mencatatkan sejarah sebagai SPKLU dengan kapasitas terbesar pertama di Indonesia saat ini.

Proyek strategis hasil sinergi antara PLN UID Jabar, Summarecon Group, dan PT Usaha Chunlan Indonesia (UCI) itu berlokasi di kawasan premium untuk mendukung mobilitas ramah lingkungan.

Pada tahap awal, SPKLU Signature telah dilengkapi dengan 10 unit ultra fast charging berkapasitas 240 kW yang menghadirkan pengalaman pengisian daya ultracepat sesuai standar global.

Direktur PT Usaha Chunlan Indonesia Yeny Maria mengatakan, langkah tersebut bukan hanya tentang membangun SPKLU, melainkan juga tentang menghadirkan standar baru.

Dengan kapasitas 2,7 MVA dan teknologi ultra fast charging, pihaknya menghadirkan solusi yang siap menjawab kebutuhan masa depan.

“Kami berkomitmen penuh untuk terus mendorong penyediaan infrastruktur energi hijau yang berkesinambungan sebagai bagian dari perjalanan menuju net zero emission (NZE) Indonesia," ujar Yeny dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Kamis (2/4/2026).

Peresmian fasilitas tersebut juga dibarengi dengan Deklarasi Summarecon Bekasi sebagai kawasan “Zero Downtime” pertama di Jabar.

SPKLU Signature ini merupakan hasil sinergi antara PLN UID Jabar, Summarecon Group, dan PT Usaha Chunlan Indonesia (UCI) itu berlokasi di kawasan premium untuk mendukung mobilitas ramah lingkungan. Dok. PT Usaha Chunlan Indonesia SPKLU Signature ini merupakan hasil sinergi antara PLN UID Jabar, Summarecon Group, dan PT Usaha Chunlan Indonesia (UCI) itu berlokasi di kawasan premium untuk mendukung mobilitas ramah lingkungan.

Langkah tersebut menjadi komitmen nyata dalam memastikan keandalan energi tanpa gangguan bagi pengguna kendaraan listrik sekaligus memperkuat infrastruktur energi bersih yang berkelanjutan.

Pemilihan lokasi di Summarecon Mall Bekasi menjadikan SPKLU tersebut sebagai pusat pengisian daya yang terintegrasi dengan gaya hidup modern.

Sebagai salah satu destinasi lifestyle terbesar, Summarecon Mall Bekasi menawarkan akses mudah bagi pemilik kendaraan listrik sembari menikmati fasilitas dari beragam penyewa ternama di dalam mal.

General Manager PLN UID Jabar Sugeng Widodo menambahkan, keandalan listrik merupakan fondasi utama dalam mendukung pertumbuhan bisnis.

Pihaknya pun berkomitmen menghadirkan layanan terbaik bagi pelanggan melalui penguatan sistem kelistrikan di kawasan-kawasan strategis.

“Melalui kehadiran SPKLU dan penguatan keandalan sistem kelistrikan, PLN berkomitmen untuk menghadirkan layanan terbaik bagi pelanggan serta mendukung perkembangan kawasan," kata Sugeng.

Kehadiran SPKLU raksasa tersebut tidak hanya menjadikan Summarecon Bekasi sebagai pusat ekonomi dan gaya hidup, tetapi juga ikon baru kawasan berbasis energi bersih di Jabar. Dok. PT Usaha Chunlan Indonesia Kehadiran SPKLU raksasa tersebut tidak hanya menjadikan Summarecon Bekasi sebagai pusat ekonomi dan gaya hidup, tetapi juga ikon baru kawasan berbasis energi bersih di Jabar.

Kawasan berbasis energi bersih

Sementara itu, Center Director Summarecon Mall Bekasi Ugi Cahyono menjelaskan, traffic pengunjung mal mencapai 180.000 orang dengan volume rerata 14.000 kendaraan.

Dengan profil pengunjung yang semakin adaptif terhadap gaya hidup berkelanjutan, kehadiran SPKLU Signature dinilai sebagai langkah yang sangat tepat.

“Kehadiran SPKLU ini diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi pengunjung dengan menghadirkan kenyamanan dalam berbelanja dan kemudahan pengisian daya kendaraan Listrik dalam satu ekosistem terintegrasi, tanpa harus berpindah tempat,” kata Ugi.

Kehadiran SPKLU raksasa tersebut tidak hanya menjadikan Summarecon Bekasi sebagai pusat ekonomi dan gaya hidup, tetapi juga ikon baru kawasan berbasis energi bersih di Jabar.

Peresmian fasilitas tersebut diharapkan menjadi katalis kuat untuk mempercepat adopsi kendaraan listrik di seluruh tanah air sekaligus membuka jalan bagi pembangunan infrastruktur berkapasitas besar lainnya di masa depan.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai layanan ini, kunjungi Instagram resmi @cicibeny atau klik tautan berikut.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau