Advertorial

Di Tengah Lonjakan Tren MPV Listrik, BYD M6 Jadi Favorit Keluarga Indonesia

Kompas.com - 09/04/2026, 15:11 WIB

KOMPAS.com – Di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap kendaraan listrik di Indonesia, kebutuhan mobil keluarga juga ikut berkembang. Kendaraan tidak lagi sekadar berfungsi sebagai alat transportasi, tetapi juga dituntut menghadirkan kenyamanan, efisiensi, serta fleksibilitas untuk menunjang mobilitas harian yang semakin dinamis.

Perkembangan itu turut mendorong hadirnya berbagai pilihan kendaraan listrik yang mulai menyasar segmen keluarga, termasuk di kategori multi purpose vehicle (MPV).

Di Indonesia, MPV masih menjadi pilihan utama berkat kapasitas penumpang yang besar serta fleksibilitas penggunaan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari aktivitas harian hingga perjalanan jarak jauh.

Seiring kemajuan teknologi kendaraan listrik, segmen tersebut pun mulai bertransformasi. Kehadiran MPV berbasis listrik menjadi alternatif yang mulai dilirik, terutama bagi konsumen yang mengutamakan efisiensi energi tanpa mengabaikan fungsi sebagai kendaraan keluarga.

Salah satu model yang hadir di segmen itu adalah BYD M6. MPV listrik ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan keluarga dengan menawarkan kabin yang fleksibel serta sistem penggerak listrik untuk mendukung mobilitas sehari-hari.

BYD M6 menawarkan fleksibilitas melalui pilihan konfigurasi 6 dan 7 penumpang, sehingga pengguna dapat menyesuaikan tata letak kursi sesuai kebutuhan.

Dari sisi dimensi dan fungsi, karakter MPV tetap dipertahankan. Kabin yang lega serta akses keluar-masuk yang relatif mudah menjadi nilai tambah untuk penggunaan harian, termasuk saat membawa anak-anak ataupun orang tua.

Jarak tempuh panjang

Dari sisi performa, BYD M6 dibekali sistem penggerak listrik yang dirancang untuk menunjang mobilitas dalam kota ataupun perjalanan jarak menengah.

Berdasarkan informasi dari laman resmi BYD, kendaraan itu memiliki jarak tempuh hingga sekitar 530 kilometer dalam pengujian NEDC.

Kapasitas baterainya mencapai 71,8 kWh yang dirancang untuk memberikan efisiensi energi serta daya jelajah yang cukup panjang dalam sekali pengisian.

Motor listrik pada BYD M6 mampu menghasilkan torsi maksimum hingga 310 Nm. Karakter torsi instan pada kendaraan listrik memungkinkan respons akselerasi yang lebih halus dan cepat, terutama saat digunakan dalam kondisi lalu lintas perkotaan yang dinamis.

Selain itu, sistem penggerak listrik pada BYD M6 juga dirancang untuk memberikan pengalaman berkendara yang lebih senyap dibandingkan kendaraan bermesin konvensional. Hal ini menjadi salah satu faktor yang mendukung kenyamanan, terutama saat digunakan sebagai kendaraan keluarga.

Dukungan teknologi untuk efisiensi dan keamanan

BYD M6 juga dilengkapi dengan teknologi baterai yang menjadi salah satu keunggulan kendaraan listrik BYD, yaitu Blade Battery. Teknologi ini menggunakan material lithium iron phosphate (LFP) yang dirancang untuk meningkatkan keamanan dan stabilitas baterai.

Blade Battery dikenal memiliki ketahanan terhadap suhu tinggi serta struktur yang lebih kokoh. Desain ini tidak hanya berkontribusi pada aspek keamanan, tetapi juga membantu menjaga efisiensi penggunaan energi dalam jangka panjang.

Selain itu, sistem manajemen baterai pada MPV tersebut juga berfungsi untuk mengatur suhu dan kinerja baterai agar tetap optimal dalam berbagai kondisi penggunaan.

Dengan demikian, performa kendaraan tetap terjaga, baik saat digunakan dalam perjalanan pendek maupun jarak menengah.

Eksterior dan interior yang dirancang khusus untuk keluarga

Selain spesifikasi dan teknologi, aspek desain dan kenyamanan juga menjadi bagian penting dalam menunjang pengalaman berkendara.

Dari sisi tampilan, BYD M6 mengusung desain yang menonjolkan fungsi sebagai kendaraan keluarga.

Dikutip dari laman resmi BYD, mobil tersebut memiliki proporsi bodi yang memanjang khas MPV untuk memaksimalkan ruang kabin sekaligus memberikan keseimbangan antara kapasitas penumpang dan kenyamanan berkendara.

Desain bagian depan dibuat aerodinamis dan ramping untuk mengoptimalkan aliran udara. Desain ini mencerminkan kesederhanaan dan estetika desain generasi baru kendaraan BYD.

Lampu depannya sudah menggunakan teknologi LED yang mendukung visibilitas saat berkendara, baik di dalam kota maupun perjalanan jarak jauh.

Masuk ke bagian interior, kabin M6 didukung oleh desain kursi yang ergonomis serta penggunaan material yang dirancang untuk memberikan pengalaman duduk yang lebih baik, termasuk pada baris kedua dan ketiga.

Pada beberapa varian, kursi model captain seat turut memberikan ruang personal yang lebih luas bagi penumpang.

Dari sisi fitur, interior BYD M6 dilengkapi berbagai teknologi pendukung kenyamanan, seperti layar infotainment berukuran 12,8 inci yang dapat diputar untuk navigasi dan hiburan selama perjalanan. Selain itu, tersedia pula konektivitas smartphone serta fitur pengisian daya nirkabel untuk menunjang kebutuhan pengguna modern.

Selain itu, karakter kendaraan listrik yang minim suara dan getaran membuat suasana kabin terasa lebih tenang. Hal ini menjadi nilai tambah, terutama saat kendaraan digunakan untuk perjalanan bersama keluarga dalam durasi yang panjang.

Berkat deretan keunggulan itu, BYD M6 berhasil menyabet sejumlah penghargaan, yakni Best Medium MPV EV 2024, Best Functional car 2024, Best EV of The Year 2024, Best Family MPV EV 2025, dan First Family EV 2025.

Dengan kombinasi kapasitas kabin, jarak tempuh, kenyamanan, serta dukungan teknologi kendaraan listrik, BYD M6 hadir sebagai salah satu pilihan utama di segmen MPV bagi keluarga yang mulai mempertimbangkan transisi ke kendaraan listrik.

MPV listrik itu tidak hanya ditujukan untuk kebutuhan mobilitas harian, tetapi juga untuk perjalanan jarak menengah hingga luar kota dengan tetap mengedepankan kenyamanan dan efisiensi dalam penggunaan.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau