KOMPAS.com – Minat masyarakat Indonesia terhadap fashion item dari brand lokal terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir.
Survei Jakpat menunjukkan, sebanyak 85 persen dari 1.394 responden lebih memilih produk lokal ketimbang produk asing . Tren ini tak hanya terjadi di kalangan Gen Z, tetapi juga menjalar ke Gen Milenial hingga Gen X.
Di tengah geliat tersebut, brand fesyen lokal wanita juga ikut berkembang pesat, termasuk di kategori tas. Salah satu brand yang pertumbuhannya menonjol dalam satu tahun terakhir adalah ITISYOURSS.
ITISYOURSS berdiri pada 2020 yang awalnya bergerak di bidang merchandise dengan ilustrasi. Namun, sang pendiri, Tasha Liawati, melihat peluang yang lebih kuat di industri fesyen.
Pada 2024, ITISYOURSS melakukan rebranding dan memantapkan diri sebagai jenama yang fokus pada tas wanita muda dengan kualitas premium, tetapi tetap terjangkau.
Dalam kurun satu tahun setelah rebranding, ITISYOURSS mampu mencatat penjualan hingga 85.000 produk.
Tas yang dibuat untuk menemani aktivitas harian
ITISYOURSS menghadirkan beragam model tas yang dirancang untuk kebutuhan perempuan Indonesia, mulai dari jalan-jalan, sekolah, kuliah, hingga bekerja. Fokusnya adalah menghadirkan tas yang bukan hanya terlihat menarik, melainkan juga bisa diandalkan untuk aktivitas sehari-hari.
“Kami melihat minat pasar yang tinggi terhadap fashion item, khususnya tas yang merupakan barang penting dalam mendukung aktivitas konsumen sehari hari,” ujar Tasha dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Kamis (9/4/2026).
Maka dari itu, imbuhnya, ITISYOURSS ingin berkontribusi memberikan opsi tas yang ideal, fashionable, durable, dan fungsional untuk para perempuan di Indonesia.
Material nylon crinkle premium
Dari sisi material, ITISYOURSS menggunakan bahan nylon crinkle premium. Material ini dipilih karena cocok untuk perempuan aktif, terutama yang rutin menggunakan transportasi umum.
Bahan nylon crinkle dikenal ringan (lightweight) dan tahan air (water repellent) sehingga cipratan air tidak mudah menembus ke dalam tas.
ITISYOURSS juga melengkapi produknya dengan extra-padding untuk memberi rasa empuk dan kenyamanan lebih saat digunakan.
Desain timeless, clean, dan puffy sebagai ciri khas
Selain material, ITISYOURSS juga menonjolkan desain tas yang timeless dan clean sehingga tidak “mengganggu” penampilan pengguna saat dipakai. Sentuhan puffy juga menjadi ciri khas yang memberi kesan menggemaskan serta nyaman.
Tasha menjelaskan, tim product development ITISYOURSS rutin melakukan riset untuk menghasilkan produk yang stylish, tetapi tetap timeless dan cantik ketika dipakai.
“Salah satu produk terlaris kami, Airy Backpack, banyak disukai oleh konsumen karena desainnya yang timeless, aesthetic, clean, dan tidak merusak (tampilan) outfit. Tidak juga membuat penggunanya terlihat seperti ‘kura-kura’, meskipun kapasitas ransel kami muat banyak,” jelas Tasha.
Produksi 100 persen perajin lokal
Di balik pertumbuhan bisnis ITISYOURSS, ada prinsip yang terus dipegang Tasha, yaitu local to local. Tasha mengatakan, seluruh produk ITISYOURSS diproduksi 100 persen oleh perajin lokal untuk konsumen Indonesia.
ITISYOURSS juga menegaskan ambisinya untuk menjadi brand yang tidak sekadar berjualan, tetapi juga memiliki dampak bagi komunitas yang terlibat di dalamnya, termasuk perajin lokal yang memproduksi setiap tas.
Tasha meyakini, produksi lokal dapat terus berkembang dan bersaing secara kompetitif dengan produk asing. Ia juga berharap, konsumen semakin percaya dan mendukung brand lokal karena hal tersebut turut membantu perputaran ekonomi di Indonesia.